Monday, August 8, 2022

15 Menit

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Padahal baru saat itu juga Merta melihat bonggol koleksi I Made Wardana itu. Ide menjadi pelari datang dari si empunya. Waktu berburu ke pelosok desa di seputaran Gianyar, Dek War-sapaan Made Wardana-langsung terpikat caudeks mawar gurun itu. ‘Ini bisa jadi pelari,’ katanya. Imajinasi pengusaha dan eksportir bambu itulah yang direalisasikan Merta dalam 15 menit.

Namun, sang pelari masih butuh polesan akhir. Setelah pola terbentuk, adenium dibiarkan selama 3 bulan tanpa perlakuan. Selanjutnya, barulah tahap pematangan dilakukan. Pola dihaluskan untuk memperkuat kemiripan dan menambah anatomi dengan goresan membentuk mata, hidung, telinga, dan lain-lain.

Total jenderal proses hingga matang mencapai 1 tahun. Itu juga waktu yang dibutuhkan Merta untuk mematangkan ekspresi petuah-adenium unik terbaik Indonesia saat ini. Sementara untuk menyempurnakan naga, Mujiono butuh waktu 2 tahun. (Evy Syariefa/Peliput: Destika Cahyana)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img