Tuesday, November 29, 2022

5 Langkah Supaya Mempesona

Rekomendasi

Kedewasaan tanaman jadi faktor pembeda penampilan 2 tillandsia itu. Albertiana koleksi Frank berumur di atas 10 tahun. Yang di Jakarta kurang dari 3 tahun. Lagipula tillandsia di nurseri International Tillandsia-yang dikelola Frank-dirawat intensif.

Anggota famili Bromeliaceae itu dibudidayakan di dalam 13 greenhouse beratap plastik UV di lahan seluas 72 ha. Penyiraman dan pemupukannya rutin. Sirkulasi udara pun diperhatikan. Intinya kerabat nanas itu benar-benar dimanjakan.

‘Plastik UV dipakai karena tillandsia menyukai intensitas cahaya tinggi, tapi tidak langsung,’ kata Frank dalam surat elektroniknya. Atap plastik UV juga dipilih oleh Widyastuti di Malang untuk melindungi 50 tillandsia koleksinya dari paparan matahari langsung. Yang digunakan plastik UV yang meneruskan 60% cahaya. Itu berkaca dari habitat asli tillandsia di atap hutan dan gunung di Amerika yang intensitas cahayanya tinggi. Namun, karena hidupnya menggantung di pepohonan, pancaran sinar itu sedikit terhalang oleh dedaunan.

Dekat jendela

Bila disimpan di dalam rumah, letakkan tillandsia di di dekat jendela agar mendapat cahaya optimal. Bila matahari bersinar terik jaraknya dari jendela 1 m. Jika tak ada cahaya masuk ke dalam ruangan, gunakan pencahayaan buatan dari lampu UV yang diletakkan 15-100 cm dari tanaman.

Di International Tillandsia, sebagian besar tillandsia digantung tanpa media tanah. Harap mafhum, tillandsia termasuk tanaman epifit. Di alam ia menempel di pohon lain, tapi tidak mengambil makanan dari inang. Tillandsia menyerap air dan nutrisi terutama lewat daun, bukan akar. Kalaupun ditanam dengan media, pilih yang porous. Dr Purbo Djojokusumo menggunakan media cocochip.

Sebanyak 2-3 kali seminggu tillandsia di nurseri Frank disiram hingga permukaan daunnya basah. Jika cuaca panas, bisa lebih sering. Perlakuan sebaliknya pada cuaca sangat dingin. Di dalam ruangan, penyiraman cukup sekali seminggu. Namun, jika kondisi ruangan lebih kering, bisa lebih sering.

Air diserap dengan prinsip kapilaritas oleh trikoma-sel penyimpan air-yang ada di permukaan daun. Jika warna permukaan daun memutih, itu tanda tanaman kekeringan. Trikoma hanya berisi udara. Jika trikoma penuh terisi air, warna putih berangsur menghijau.

Saat tanaman memerlukan air, air keluar dari trikoma lalu menembus epidermis, jaringan palisada, jaringan spons, endodermis, kemudian masuk ke stomata. Menurut Yos Sutiyoso, pakar fisiologi tanaman, aliran air ke jaringan daun itu karena adanya perbedaan tekanan di dalam dan luar jaringan.

Sebaiknya daun tillandsia mengering kurang dari 4 jam setelah disiram. Itu agar pengambilan karbondioksida untuk fotosintesis tak terhalang. Oleh karenanya, sirkulasi udara harus lancar dan pencahayaan cukup. Jika ditanam dalam wadah, pastikan tak ada air tergenang di dalamnya. Akar dan daun tillandsia membusuk jika hidup di genangan air atau media yang terlalu lembap.

Rumah kerang

Supaya tillandsia gemuk, perlu pupuk. Pupuk khusus bromeliad dengan perbandingan N, P, K sebesar 17:8:22 diaplikasikan Tillandsia International dua kali sebulan. ‘Pemupukan penting untuk perbanyakan dan pembungaan,’ tutur Frank. Jika tidak ada pupuk khusus bromeliad, aplikasi pupuk daun dengan dosis ¼ dibanding normal bisa jadi pilihan. Itu persis dengan yang dilakukan Widya.

Bila tillandsia sudah tumbuh sehat dan prima, tinggal mempercantiknya. Supaya tampil elok, tempelkan di atas potongan kayu, kulit kayu, pakis, kerang, atau keranjang. Widya menggunakan potongan kulit pinus. Teksturnya yang kasar membuat akar mudah mencengkeram. Lagipula kulit kayu pinus tahan lama sehingga tak perlu sering ganti.

Wadah lain yang juga nyaman untuk tillandsia ialah batu, kerang, atau pot. Itu biasanya untuk mewadahi tanaman udara berdaun panjang dan melengkung. Di nurseri dr Purbo Djojokusumo di Bogor ada T. cyanea sedang berbunga dalam pot berendeng dengan T. ionantha di pot gantung. Dengan perawatan prima tanaman udara siap memanjakan mata. (Nesia Artdiyasa/Peliput: Lastioro Anmi Tambunan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img