Saturday, August 13, 2022

Adenium Primadona Masa Depan

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Itulah motif terbaru adenium koleksi nurseri Godongijo di Sawangan, Depok. Berdasarkan pengamatan Handry, corak triwarna seperti itu sangat langka bahkan belum ada di pasaran. Untuk menghasilkan motif putih splash merah dengan corong ungu sangat sulit. Ia termasuk adenium generasi ke-4 karena dihasilkan dari 3 kali persilangan.

Pertama A. swazicum disilangkan dengan A. boehmianum. Dari situ dihasilkan generasi kesatu: eye of the storm atau beauty of taiwan. Generasi pertama disilangkan kembali dengan A. obesum ‘white’. Hasilnya, siautientien pada generasi kedua dan marmora sebagai generasi ke-3. Generasi marmora disilangkan kembali dengan harry potter sehingga mendapatkan motif putih splash merah dengan corong ungu itu.

Jadi kenyataan

Motif adenium triwarna milik nurseri Godongijo yang akan dirilis 2 bulan mendatang itu sebenarnya sudah diprediksi. Sama seperti kemunculan harry potter, bunga double, dan kuning. Lima tahun silam, Handry bersama koleganya di Semarang pernah memprediksi adenium masa depan memiliki motif 2 warna atau lebih.

Untuk mendapatkan corak di bunga anggota famili Apocynaceae itu, mereka menyilangkan A. obesum dan A. swazicum dengan A. somalense var crispum. Sayang kalah cepat, sebelum mendapatkan hasil seperti yang diinginkan, pada 2003 Taiwan ‘melahirkan’ harry potter.

Pada 2004, Handry dan pemilik nurseri Gamacactus menemukan generasi harry potter dengan corong kuning. Dari situ mereka memprediksi warna kuning akan menyebar ke petal. Setahun kemudian terbukti. Ada generasi harry potter dengan warna kuning di petal, tetapi pada hari ke-3 warna memudar menjadi krem. Meski demikian, ‘Itu (bunga kuning, red) merupakan suatu kemajuan untuk adenium masa depan,’ kata ayah 2 anak itu.

Hal serupa terjadi pada bunga tumpuk. Handry memprediksi di masa depan bunga ganda hadir dengan warna merah solid, merah putih, dan memiliki corak. Itu bukan sekadar isapan jempol. Nun di Pathumthani, Thailand, Anant Kulchaiwatna sudah mengawinkan bunga tumpuk dengan harry potter. Sementara Suttikarn Jiamrattanaprateep menyilangkan dokxon dengan bunga berwarna merah splash merah.

Nun di Semarang, Evy Syariefa menemukan adenium koleksi nurseri Gamacactus. Sebut saja adenium berpetal putih yang dikelilingi merah di bagian pinggir dan petal keriting berwarna merah jambu dengan splash merah. Meski bukan silangan terbaru, tapi kerabat Apocynaceae itu menampilkan corak terbaik sehingga dipercaya masih tetap diminati pasar.

Octa Sugih di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, juga memiliki adenium yang tak kalah cantik. Meski penampilannya polos, desert rose itu tampil menarik lantaran berwarna salem. Mawar gurun asal Vietnam itu diboyong pertengahan 2006 dari negeri Siam. Selain salem, pemilik nurseri Red Flower itu juga mengoleksi maroon star yang bercorak. Adenium bermotif atau polos semuanya tampil menawan. Pantas bila Handry langsung tertarik ketika melihatnya. (Rosy Nur Apriyanti/Peliput: Evy Syariefa dan Argohartono A.R)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img