Tuesday, August 9, 2022

Agar Kolesterol Tak Melambung

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Konsumsi air rebusan jagung selama setahun turunkan kadar kolesterol Utoyo dari 600 mg/dl jadi 200 mg/dlAir rebusan tongkol jagung menurunkan kadar kolesterol total yang melambung.

Utoyo, kepala Desa Mungkung, “Saya sudah tidak takut konsumsi daging kambing lagi, karena saya sudah punya obatnya”Rebus Jagungdr Prapti: Air rebusan jagung mengandung senyawa flavonoid berfaedah memperbaiki metabolisme tubuhMatahari hampir tepat di atas ubun-ubun. Utoyo berjalan kaki ke masjid untuk salat Jumat. Namun, kepala Desa Mungkung, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, itu tiba-tiba merasa pusing lalu jatuh pingsan. Beberapa warga bergegas membawa Utoyo ke Rumahsakit Umum Wonosobo. Di rumahsakit itu penyebab Utoyo pingsan akhirnya terkuak, yakni kadar kolesterol total 600 mg/dl, kadar normal kurang dari 200 mg/dl.

Kadar trigliserida ayah satu anak itu juga tinggi sekali, yakni 900 mg/dl,  normal kurang dari 150 mg/dl. Dokter menyarankan Utoyo agar menjalani rawat inap. Menurut kepala Poli Obat Tradisional Rumahsakit dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, dr Arijanto Jonosewojo SpPD, sejatinya tubuh memerlukan kolesterol untuk mempertahankan kelenturan sel. Tubuh memproduksi kolesterol di hati. Namun, faedah itu dapat berubah menjadi petaka bila dalam tubuh jumlahnya berlebihan.

Makanan berlemak

Kadar kolesterol dan trigliserida setinggi itu harus diwaspadai. Biasanya penderita pusing dan pegal yang sangat hebat disertai kesemutan. Gejala itu terjadi karena pembuluh darah tersumbat endapan kolesterol. Akibatnya pasokan oksigen yang dibawa darah ke organ-organ tubuh pun terganggu. Hasil penelitian Health Care Organization (HCO), organisasi yang peduli terhadap masalah atau isu-isu kritis berkaitan dengan kesehatan di Indonesia menunjukkan, kolesterol tinggi kini menjadi ancaman serius bagi dunia kesehatan  di Indonesia.

Lembaga itu mencatat pada 2011 sekitar 70% masyarakat Indonesia mempunyai kadar kolesterol tinggi. Bila dibiarkan, kondisi itu mengundang penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, dan stroke. Menurut hasil penelitian HCO, penyebab tingginya jumlah pasien yang berkadar kolesterol melambung adalah pengetahuan masyarakat Indonesia tentang kolesterol, cara menjaga kadar kolesterol yang baik dalam tubuh, dan cara mengatasi kenaikan kadar kolesterol masih terbatas.

Akibatnya masyarakat sering kali mengabaikan pola makan sehat. Mereka cenderung banyak mengonsumi makanan berlemak yang menjadi salah satu penyebab menumpuknya kadar kolesterol dalam tubuh. Tampilan serta cita rasa makanan tinggi kolesterol memang menggugah selera. Itu pula yang diduga menyebabkan kadar total kolesterol Utoyo melambung. Ia acap tak kuasa menahan hasrat untuk menyantap berbagai hidangan berlemak tinggi pada saat menghadiri undangan warga seperti acara syukuran dan pernikahan.

Kebiasaan itu membuat Utoyo kerap merasa pegal dan sakit kepala sejak 2010. Namun, ia tak pernah menggubris gejala itu hingga akhirnya ia pingsan saat berjalan ke masjid. Sepekan lamanya Utoyo menjalani rawat inap. Namun, kondisi tubuhnya tak kunjung membaik. Ia masih pusing dan badan pegal. Akhirnya Utoyo pulang ke rumah setelah menandatangani surat pernyataan tidak menuntut rumahsakit bila terjadi sesuatu yang fatal karena menolak perawatan.

Jagung

Para kerabat, rekan, dan warga berdatangan menjenguk Utoyo di rumah. Soleh Rosyadi (42 tahun) yang menjenguk menceritakan pengalamannya mengidap kolesterol tinggi. Saat berusia 35 tahun ia merasakan gejala persis Utoyo: pusing, pegal, dan kesemutan. Hasil pemeriksaan dokter, gejala itu akibat kadar kolesterol total dalam darah tinggi. Sejak saat itu Soleh mengonsumsi obat dokter. Namun, meski sepekan mengonsumsi, kesembuhan tak kunjung datang.

Oleh karena itu Soleh berkonsultasi dengan seorang dokter dan herbalis di Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dr Prapti Utami. Prapti menyarankan Soleh untuk meminum air rebusan jagung. Setelah tiga hari mengonsumsi, gejala pusing dan tubuh menggigil lenyap. Utoyo yang menjabat kepala desa selama 11 tahun itu pun berhasrat sembuh. Ia rutin merebus tiga tongkol jagung muda tanpa kupas dan dicuci bersih dalam 10 gelas air hingga tersisa 8 gelas.

Ia meminum air rebusan jagung itu untuk sehari. “Selama sakit saya tidak pernah mengonsumsi obat lain, hanya minum air rebusan jagung setiap hari,” katanya. Ia juga mengonsumsi jagung yang telah matang. “Konsumsi jagung dapat menunda lapar sehingga menekan nafsu makan,” tuturnya. Setelah sepekan mengonsumsi, kondisi Utoyo berangsur-angsur pulih. Ia tidak lagi mengeluh pusing dan badan pegal.

Utoyo lalu melanjutkan konsumsi air rebusan jagung hingga setahun. Hasil cek darah terakhir pada Mei 2012 menunjukkan bahwa kadar kolesterol total Utoyo turun menjadi 200 mg/dl dan trigliserida 100 mg/dl. Bagaimana cara kerja air rebusan jagung mengendalikan kadar kolesterol tinggi? Riset ilmiah yang menjelaskan duduk perkara air rebusan jagung mengatasi penyebab penyakit mematikan itu memang belum ada. Menurut dr Prapti, air rebusan jagung mengandung senyawa flavonoid, senyawa fenol yang terdiri atas 15 atom karbon yang terdapat dalam tumbuhan.

Senyawa antioksidan itu berfaedah memperbaiki metabolisme tubuh. Ia menghambat oksidasi low density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat sehingga lemak tidak menumpuk di pembuluh darah. Flavonoid juga dipercaya dapat mencegah terjadinya proses penyempitan pembuluh darah sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner. Hingga kini Utoyo masih rutin meminum air rebusan jagung untuk menjaga kondisi tubuh.

Gara-gara mengonsumsi air rebusan tanaman anggota famili Poaceae itu, ia tak lagi resah saat menyantap hidangan saat menghadiri undangan. “Alhamdulillah sampai saat ini saya tidak pernah sakit kepala atau pun pegal. Jadi saya tidak takut lagi konsumsi daging karena sudah punya obatnya,” tutur Utoyo. (Muhamad Khais Prayoga)

 

Keterangan Foto :

  1. Utoyo, kepala Desa Mungkung, “Saya sudah tidak takut konsumsi daging kambing lagi, karena saya sudah punya obatnya”
  2. dr Prapti: Air rebusan jagung mengandung senyawa flavonoid berfaedah memperbaiki metabolisme tubuh
  3. Konsumsi air rebusan jagung selama setahun turunkan kadar kolesterol Utoyo dari 600 mg/dl jadi 200 mg/dl
  4. Konsumsi makanan berlemak tinggi, salah satu penyebab penumpukan kolesterol dalam tubuh
Previous articleTertawan Tubuh Besar
Next articleLuka Kanker pun Kering
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img