Friday, August 19, 2022

Agar Umbi Bermutu Tinggi

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Panen terlalu cepat mengakibatkan bobot umbi terlalu kecil. Adapun panen terlambat berakibat bobot umbi terlalu besar dan berpotensi busuk.

TRUBUS — Kiat membudidayakan ubi jalar sesuai kriteria pasar ekspor.

Fajar Budi Laksono lazim menanam ubi jalar ubi ase putih, ubi madu (cilembu), dan beniazuma pada Agustus—September. Itu waktu terbaik karena penanaman pada musim kemarau. Petani di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, itu memperkirakan panen pada Januari—Februari di tahun berikutnya. Fajar menuai rata-rata 20 ton umbi per hektare.

Petani kelahiran 1 Desember 1979 itu mengirimkan ubi jalar hasil panen ke pabbrik PT Indowooyang Indonesia di Kota Cirebon, Jawa Barat. Perusahaan menghendaki ubi berbobot mulai 1,2 ons, bahkan sampai 6 ons lebih. Umbi berukuran kurang atau lebih dari bobot itu termasuk afkir sehingga ditolak. Syarat lain umbi bebas busuk dan lanas akibat serangan hama Cylas formicarius.

Bahan saus

Ubi cilembu yang bagus biasanya rasa manis, tekstur daging padat (tidak lembek), warna daging jingga (tidak kuning/pucat). Itulah ciri umbi berkualitas tinggi untuk memasok pasar ekspor. Selama ini Fajar mampu memenuhi kriteria pasar itu hasil penanaman pada Agustus—September. Petani ubi jalar sejak 2014 itu menghindari penanaman pada musim hujan karena daun tumbuh terlalu lebat sehingga mengganggu pertumbuhan umbi.

Dalam setahun, pria 42 tahun itu menanam ubi jalar hanya sekali. Jika ditanami ubi lagi produksi menurun. Agar terhindar dari kerugian, ia menanam padi di musim tanam berikutnya. Sejatinya standar mutu tergantung pemanfaatan umbi. Sekadar contoh Zazid yang memasok pabrik saus mengabaikan ukuran. Ia mengembangkan jenis ubi jalar ase bandung. “Ukuran tidak terlalu diperhatikan, makin besar makin disukai. Asal tidak ada ulat atau lanas bisa masuk spesifikasi,” kata Zazid.

Umumnya petani ubi jalar mengaplikasikan pupuk hanya sekali.

Salah satu kunci menghasilkan umbi bermutu tinggi adalah pemberian nutrisi. Pupuk NPK berimbang salah satu pilihan para pekebun demi memanen ubi bermutu. Petani ubi jalar di Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Harianto Dulmahya, mengandalkan pupuk organik dan anorganik. “Dengan perlakuan itu dapat memaksimalkan panen hingga 30 ton umbi per hektare,” kata pria kelahiran Maret 1979 itu.

Limbah perkebunan kelapa sawit terbukti meningkatkan produksi ubi jalar. Periset dari Fakultas Pertanian, Universitas Riau, Muhammad Yasir dan Erlida Ariani menyatakan, kombinasi 10 ton pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit dan 100 kg pupuk kalium per ha menghasilkan 103 umbi per plot. Kombinasi itu merupakan yang paling tepat. Selain itu kombinasi pupuk itu berpengaruh nyata pada diameter umbi, bobot umbi segar per tanaman, bobot umbi segar per meter persegi, dan indeks hasil.

Harianto memanen ubi jalar paling cepat lima bulan dan paling lama enam bulan setelah tanam. Pada saat itu bobot umbi 0,8 ons—6 ons. Hasil panen tidak maskimal bila panen terlalu cepat lantaran bobot umbi terlalu kecil. Sebaliknya terlambat memanen mengakibatkan bobot umbi terlalu besar hingga umbi berpotensi membusuk dalam tanah. Meski begitu, pemanenan lebih cepat upaya mengantisipasi serangan hama boleng Cylas formicarius.

Hama itu lazim menyerang pada musim kemarau. Serangga dewasa menyerang sehingga umbi berlubang. Pencegahannya dengan penggenangan lahan jika tidak ada hujan dalam sebulan. “Memang belum pernah saya alami, tapi itu salah satu taktik kalau nanti mendapati serangan hingga 50%,” kata Harianto.

Kunci Kualitas Tinggi

  1. Buat saluran air di sisi sawah agar tanah lahan benar-benar kering. Setelah itu air dialirkan ke lahan.
  2. Sepekan berselang petani siap mengolah tanah itu.
  3. Petani biasanya mempersiapkan bibit secara mandiri dengan memanafaatkan penanaman sebelumnya.
  4. Bibit yang berkualitas bersumber dari umbi yang sudah 3—5 kali tanam. Namun, itu sulit didapatkan karena petani jarang melakukan peremajaan.
  5. Potong batang ubi jalar sepanjang 15 cm cocok sebagai bibit. Satu tanaman satu potongan (potongan pertama). Kalau jumlahnya cukup, potongan pertama saja paling bagus, tidak perlu potongan kedua.
  6. Pemupukan hanya sekali dalam satu musim tanam yakni 1—2 bulan setelah tanam. Dosis 1—1,5 sendok makan pupuk NPK berimbang per tanaman. (***)
    Sumber: Fajar Budi Laksono

Kiat Hasilkan Umbi Ekspor

  1. Berikan 2 ton pupuk organik per hektare ketika persiapan pembuatan bedengan.
  2. Berselang 25—30 hari setelah tanam berikan pupuk NPK, pupuk tunggal nitrogen, dan pupuk yang mengandung amonium sulfat.
  3. Campurkan ketiga jenis pupuk dengan perbandingan 1:1:1. Penggunaan pupuk lebih sedikit yakni 300—400 kg per hektare. (***)
    Sumber: Harianto Dulmahya

(Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol/ Peliput: Andriyansyah Perdana Murryantoro)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img