Tuesday, August 9, 2022

Aglao Bunglon, Aglao Mutakhir

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Si bunglon itu kini dikoleksi Gunawan Widjaya di Sentul. Pemilik Widjaya Orchids itu tak menyangka corak daun bakal sebagus itu. Maklum waktu awal membeli warna daun hanya kombinasi hijau dan merah yang sudah lazim. Pantas ketika warna hijau menghilang dan berubah jadi cokelat keemasan Gunawan sumringah. Aglaonema berwarna cokelat keemasan memang jarang ditemukan.

Rekan red brownies, red diamond juga mempesona. Sekilas keduanya serupa. Namun, jika diteliti, daun red diamond lebih lemas memberi kesan gemulai dan warna lebih kontras. Batang yang pink menambah kesan cantik berlian merah itu. Koleksi lain adalah hibrid pink. Daun-daun pertama warnanya dominan hijau. Warna deep pink muncul pada daun-daun baru. Warna pink dominan karena ia mengandung “darah” kochin. Hibrida negeri Siam itu sifatnya seperti kanvas kosong yang langsung menyerap bila diberi warna tertentu.

Cabai merah

Meski bukan jenis bunglon, koleksi aglaonema anyar Frans Kusdianto Wiratmahusada di Semarang pun tak kalah elok. Sebut saja red hot chili pepper. Sri rejeki yang namanya mirip grup musik asal Amerika Serikat itu memang istimewa. Daun bergelombang dengan warna merah ngejreng—persis warna cabai merah. “Bentuknya luwes, sedap dipandang dari atas atau samping,” ujar Frans.

Kalau red hot chili pepper tampil berani, golden bay—koleksi lainnya—terlihat feminin. Chinese evergreen itu didominasi warna soft pink di atas dasar hijau. Warna pink makin kental pada daun-daun yang muncul belakangan. Pada daun tua warna hijau masih mencolok. Daun golden bay cenderung lemas—seperti gemulainya tangan penari.

Di negara asal—Th ailand—si cantik nan anggun itu menorehkan prestasi sebagai champion di salah satu kontes aglaonema. Pantas harganya pun aduhai. Anakan terdiri dari 2—3 helai daun dibandrol jutaan rupiah. Yang pasti, bunglon atau bukan, kehadiran aglaonema-aglaonema baru itu pantas jadi pilihan Anda sebagai penghias teras rumah. (Dewi Permas/Peliput: Pupu Marfu’ah)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img