Sunday, July 14, 2024

Alat Penjernih Air Sederhana Kreasi Mahasiswa UNY

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Andong, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, membuat alat penjernih air sederhana. Alat itu terbuat dari paralon dan bahan alami yang mudah didapat di lingkungan sekitar.

Menurut Rodul Khanan, salah seorang mahasiswa KKN UNY, pada pengolahan air, teknik filtrasi atau penyaringan adalah teknik pengolahan air yang diterapkan dengan bantuan media filter seperti pasir misalnya silika, antrasit, senyawa kimia atau mineral seperti kapur, zeolit, karbon aktif, resin, ion exchange, membran, biofilter, atau teknik filtrasi lainnya. 

Oleh karena itu, perlu dibuat alat pengolahan air portabelyang murah dan mudah dioperasikan serta dapat dipindahkan ke tempat yang lain sehingga bisa membantu masyarakat mendapat air bersih dengan mutu yang layak.

Sementara itu, Estu Panduaji Wijaya, mahasiswa KKN UNY lainnya, menjelaskan ada beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan alat penjernih air. Di antaranya paralon, pasir silika, spons aquadine, mangan zeolite, kawat kassa, dan karbon aktif.

Mangan zeolite berfungsi sebagai katalis dan pada waktu yang bersamaan besi dan mangan yang ada dalam air teroksidasi menjadi bentuk ferri-oksida dan mangan-dioksida yang tak larut dalam air,” jelas Estu seperti dilansir dari laman Universitas Negeri Yogyakarta

Adapun fungsi pasir silika adalah untuk menghilangkan kandungan lumpur atau tanah dan sedimen pada air minum atau air tanah atau air PDAM atau air gunung pada industri pengolahan air. 

Sementara itu, karbon aktif berfungsi untuk menghilangkan polutan mikro misalnya zat organik, bau, serta menghilangkan kandungan besi (Fe), menghilangkan sedikit mangan (Mn), dan warna kuning pada air tanah atau sumber air lainnya.

Dalam proses penyaringan karbon aktif terjadi proses absorpsi, yakni proses penyerapan zat-zat yang akan dihilangkan oleh permukaan arang aktif. Apabila seluruh permukaan karbon aktif sudah jenuh atau sudah tidak mampu lagi menyerap, harus diganti dengan karbon aktif yang baru. 

Selanjutnya, penggunaan bahan sponsberfungsi untuk menyerap endapan-endapan air yang membuat warna air menjadi keruh. 

Proses perakitan

Proses perakitannya pada paralon utama terdiri atas pasir silika, spons aquadine, mangan zeolite, dan pasir silika lagi. Pada paralon kedua yang berukuran lebih kecil diisi dengan karbon aktif dan spons aquadine. Air dituangkan pada paralon utama, setelah disaring akan masuk paralon kedua dan air hasil sulingan dapat digunakan.

Menurut Winda Pramudya Wati, anggota KKN UNY yang lain, air hasil proses filtrasi tidak berasa, berbau, dan berwarna sehingga layak dimanfaatkan masyarakat untuk mandi dan mencuci.

“Alat dan bahan yang diperlukan dalam membuat alat filtrasi air mudah didapatkan, pembuatannya mudah, murah, dan perawatannya tidak susah,” kata Winda.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Bahan Alami untuk Ternak Ayam

Trubus.id—Lazimnya kunyit sebagai bumbu masakan. Namun, Curcuma domestica itu juga dapat menjadi bahan untuk menambah nafsu makan ayam....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img