Wednesday, February 8, 2023

Alat Penjernih Minyak Jelantah

Rekomendasi

Trubus.id — Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menciptakan alat peniris kerupuk terintegrasi dengan penjernih minyak jelantah. Dengan keunggulan itu, alat ini dapat membantu UMKM yang memproduksi kerupuk dalam meningkatkan daya tahan serta kualitas kerupuk.

Ahmad Sirrullah, ketua tim pemgembang alat, mengatakan, pengembangan alat peniris dan penjernih minyak jelantah bermula dari permasalahan pada kerupuk di Indonesia. Umumnya, kerupuk cepat tengik, melempem, dan cita rasa berubah dibanding saat digoreng dengan minyak yang baru.

Permasalahan tersebut menyebabkan kerupuk rusak dan tidak terjual. Berawal dari kondisi itu mereka berupaya mencari solusi untuk mengatasi persoalan tadi. Alat ini menjadi jawabannya.

“Harapannya, melalui implementasi alat ini produsen kerupuk dapat memperoleh keuntungan maksimal,” kata Ahmad mengutip dari laman Universitas Gadjah Mada.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan alat peniris yang dijual di pasaran pada umumnya tidak dilengkapi dengan fitur penjernih minyaknya. Sementara itu, alat yang mereka kembangkan mempunyai tambahan fitur penjernih minyak dengan tiga bahan adsorben yakni arang aktif, zeolit, dan bentonit.

Cara penggunaan alat tergolong mudah. Kerupuk yang telah digoreng akan dimasukkan ke alat peniris agar kerupuk tidak banyak mengandung minyak. Kerupuk yang telah ditiriskan akan menjadi kerupuk yang tidak berminyak, renyah, tidak mudah melempem, dan tidak tengik. 

Baihaqi Ghozali Hidayat, anggota tim pengembangan alat, menambahkan, alat peniris ini berbeda dengan peniris pada umumnya. Terdapat modifikasi empat tiang penyangga yang tersambung dengan mesin peniris, memudahkan saringan mudah dilepas pasang dan praktis.

Lalu, minyak hasil penirisan akan dijernihkan dengan tiga tabung penjernih dengan masing-masing tabung berisi arang aktif, zeolit, dan bentonit. Minyak yang telah dijernihkan aman dan dapat digunakan untuk penggorengan kembali dengan ketentuan standar SNI. 

Baihaqi menuturkan untuk mencegah remuknya kerupuk, mereka menambahkan dimmer untuk mengatur kecepatan putar mesin peniris. Getaran dari alat baik dan sesuai, ditandai dengan saat kecepatan maksimal, memiliki getarannya minim sehingga kerupuk tidak akan rusak. 

Alat peniris dan penjernih minyak jelantah karya mahasiswa UGM telah diterapkan langsung di UMKM Matahari yang berlokasi di Dusun Gandu, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hasilnya, kualitas kerupuk meningkat dan keuntungan yang diperoleh mitra semakin meningkat. Alat peniris ini meningkatkan kualitas kerupuk karena mampu menghasilkan 167 ml minyak dari 1 kg kerupuk dengan pemutaran mesin peniris selama 1 menit. 

“Penirisan minyak yang dihasilkan lebih banyak daripada ditiriskan tanpa alat yaitu 36 ml/kg,” papar Baihaqi.

Endin Syaifuddin S.Ag selaku pemilik UMKM Kerupuk Matahari mengungkapkan hadirnya alat peniris dan penjernih minyak jelantah menjadikan kerupuk lebih renyah, tidak cepat melempem, dan tidak tengik. Dengan ketahanan kerupuk yang baik, tidak ada kerupuk rusak sehingga meningkatkan daya jual kerupuk.

“Dengan ketahanan yang baik dan tidak ada kerupuk yang rusak menjadikan semua kerupuk laku terjual. Selain itu, UMKM Kerupuk Matahari mampu menghemat pembelian minyak goreng sampai 30 liter/bulan,” tuturnya.

Selain Ahmad dan Baihaqi, anggota lain pengembang alat ini antara lain Dzulfiqar Rafli Haryanto (Kimia), Dinda Iffana Silma (Teknik Kimia), dan Rangga Satria Wicaksana (Teknik Mesin).

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tips Sukses Budidaya Lele agar Menguntungkan

Trubus.id — Budidaya lele tak semudah yang dipikirkan. Beberapa kendala akan ditemui saat seseorang sudah mulai terjun di peternakan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img