Thursday, August 18, 2022

Antara Harry Potter, Wilma dan Scralet O’hara

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Pemutaran perdana . lm Harry Potter and the Prisoner of Azkaban medio 2004 benar-benar meraih sukses besar. Seperti dua . lm terdahulu, kisah petualangan muridmurid di sekolah sihir Hogwarts itu langsung menyedot penonton di berbagai belahan bumi. Dalam sekejap . lm yang dibintangi Daniel Radcli. e, Emma Watson, dan Rupert Grint itu masuk jajaran box o. ce.

Seperti ingin menyamai kesuksesan fi lm dan novel karya JK Rowling itu, Lim, penangkar adenium di Chiao-Tou, Kaohsiung, Taiwan, meluncurkan harry potter II dan new harry potter. Tanaman gurun berbunga indah itu turunan dari harry potter —karya Lim juga— yang telah lebih dahulu popular.

Sekilas tidak ada perbedaan di antara keduanya. Namun, perhatikan lebih seksama. Harry potter II memiliki corak merah lebih tua. Warna kuning di tengahtengahnya lebar. Ukuran bunga lebih besar, diameter mencapai 8—10 cm dalam kondisi optimal. “Ini bisa jadi saingan tetuanya, harry potter,” ujar Octa Sugih, pemilik Red Flower di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Padahal, adenium pertama bercorak merah tebal itu sampai sekarang masih tetap diminati. Buktinya permintaan di Flona Sari Nursery milik Sembiring di Jatiwaringin, Pondokgede, Jakarta Timur, tetap tinggi. Dengan penampilan lebih menonjol harry potter II bakal cepat populer.

Lebih bermotif

Tampaknya Taiwan kini tengah menunjukkan taringnya sebagai pencipta varietas baru. Menurut Handry Chuhairy, pemilik Han Garden di Serpong, Tangerang, Banten, dengan penampilan lebih bermotif, kembang gurun dari negara berbentuk daun tembakau itu bakal jadi rebutan.

Sebut saja little princess koleksi Octa Sugih yang didatangkan Januari silam. Ia jadi salah satu kebanggaan kolektor di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, itu lantaran tergolong langka. “Lihat corak merah di tengahnya, jarang dimiliki oleh varietas lain,” ujar Octa. Biasanya corak adenium di pinggir mahkota.

Lain lagi dengan sakura. Warna merah di pinggir petal yang kontras dengan putih menjadi ciri khasnya. Jenis ini mirip la on thong yang sudah lama masuk Indonesia. Ukuran bunga lebih kecil, hanya sekitar 6—7 cm. Phantom, juga asal Taiwan tak kalah memukau. Tepi mahkota berbercak pink lembut. Yang istimewa, warna itu bertahan pada turunan-turunannya.

Red plum koleksi Handry juga istimewa. Siaw hung mei nama aslinya bermahkota merah tua dibatasi putih di ujung. Ukuran bunga kecil, tak lebih dari 4 cm, tapi mekarhingga 6 hari.

Hasilkan varietas baru

Gencarnya penyilang Taiwan menghasilkan jenis baru membuat Th ailand sedikit “gerah”. Maklum, selama ini negara Gajah Putih itulah kiblat adenium. Th ailand pun tak mau ketinggalan merilis jenis baru. Adenium negeri Siam itu rata-rata bercorak lembut. Sebagai contoh, wilma, koleksi Octa. Warnanya putih dengan sedikit motif pink lembut di petal. Dengan mahkota bulat tampak lebih feminim. Warna itu mengingatkan pada sosok Wilma, tokoh kartun istri Fred Flinston yang gemar memakai aksesori dan baju serba putih. Mirip wilma, ada nim nuang. Bedanya kalau Wilma mahkota saling tumpuk, petal nim nuang renggang-renggang.

Dari Amerika Serikat muncul jenis baru. Seperti scarlet o’hara, koleksi Handry. Warnanya merah menyala seakan menatap tajam yang melihatnya. Tak ada corak lain selain merah di petalnya. Kesannya tegas seperti pendirian perempuan tangguh Scarlet O’hara dalam novel Gone With the Wind. Diameter bunga sekitar 7—9 cm. Keunggulannya, bunga mampu mekar hingga 1 minggu.

Nah, kini tinggal Anda pilih mana yang diinginkan untuk menghias rumah. Harry potter II asal Taiwan, wilma dari Th ailand, atau scarlet o’hara asal Amerika Serikat, sama cantiknya. (Dewi Permas)

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img