Tuesday, August 9, 2022

Antibiotik dari Bekicot

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Mereka menemukan antibiotik alami bermutu dari lendir bekicot Achatina fulica dan Achatina variegata. Kedua bekicot itu memang banyak ditemukan di daerah terpencil.

Pengujian dilakukan terhadap bakteri gram positif Bacillus subtilis dan Staphylococus aureus. Melalui berbagai rangkaian metode seperti cakram kertas, uji inhibisi metabolik, fi ltrasi gel, dan elektroforesis gel, ternyata kandungan protein lendir mengandung antibiotik sebesar 4,8 mg/ml. Kedua bakteri yang diinkubasi selama 24 jam pada suhu 300C terhambat pertumbuhannya, sampai akhirnya mati. Walau begitu, riset para peneliti itu belum dapat menjelaskan mekanisme kerja lendir untuk membunuh bakteri gram positif.***

Kertas Daun Nanas

Limbah tak selamanya tidak berguna. Buktinya, daun nanas yang selama ini terbuang percuma dapat dimanfaatkan seratnya. Hasil penelitian J Tri Astuti dan Holia Onggo, peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Fisika Terapan LIPI menunjukkan, serat daun nanas bermanfaat sebagai bahan baku pulp dan kertas. Kertas asal daun itu berkelas mutu II (nilai 275). Kadar alfa selulosa daun nanas 57,81% sehingga rendemennya tinggi.

Menurut mereka, produksi kertas dari daun nanas mudah dilakukan dan diterapkan pada industri rumah tangga (skala 5.000 lembar kertas seni per bulan). Dengan demikian, kegiatan ini bisa mendorong tumbuhnya bisnis pemanfaatan serat daun nanas di sentra-sentra perkebunan nanas.***

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img