Saturday, August 13, 2022

Aquarama 2007 Pindah Tempat

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Di Suntec City, perhelatan itu akan digelar besar-besaran. Di sana pula akan diperingati napak tilas perjalanan Aquarama selama 20 tahun.

Letak Suntec City sangat strategis. Hanya berjalan kaki, pengunjung Aquarama dapat menikmati berbagai hal. Espanades Theater tampak di depan mata. Bangunan dengan konstruksi kulit durian itu setiap sore hingga malam hari menyajikan berbagai atraksi kesenian dan konser musik. Mau berbelanja murah? Cukup berjalan melintasi tugu Singa, lambang Singapura, tibalah di kawasan Cina Town. Bak Manggadua di Jakarta Utara, segala barang dengan harga terjangkau kantong dijual di sana.

Berbagai kemudahan itu pula yang mendorong panitia memutuskan pindah tempat. Memang selama pameran di Singapore Expo, peserta seringkali mengalami berbagai kesulitan. Contoh kecil mencari makanan. Saat perut lapar yang tersedia hanya kedai-kedai kecil menjajakan burger. Namun, lihatlah di sekitar Suntec City. Segala macam restoran dengan aneka masakan Cina, Melayu, hingga Eropa tersedia. ‘Transportasi ke mana pun di Singapura berpusat di sini,’ kata Linda.

Adu cantik

Seperti perhelatan yang sudah-sudah, penyelenggaraan Aquarama yang akan digelar 24-27 Mei 2007 itu mengundang peserta dari seluruh dunia. Mereka mewakili berbagai elemen seperti produsen, eksportir-importir, badan-badan pemerintah, klub-klub ikan hias, hingga wahana paling kecil, hobiis. ‘Ada kepentingan besar untuk menunjukkan perusahaan kami eksis di mata pembeli. Malah kalau bisa mendapat buyer baru,’ kata Herman Oei, direktur PT Asher Primatama Lestari, eksportir ikan hias di Tangerang.

Eksportir lain seperti Hendra Iwan Putra, Kosim Karman, Jap Khiat Bun, dan Mohammad Saldi pun sepakat datang. ‘Singapura itu dekat, jadi ada kewajiban untuk datang sekadar say hello,’ ungkap Jat Khiat Bun, pemilik CV Maju Aquarium di Cibinong, Kabupaten Bogor. Hal berbeda disampaikan Kosim. ‘Saya ingin melihat ikan-ikan baru yang memiliki prospek pasar ke depan,’ ujar manajer bisnis PT Buana Biru di Jakarta Barat itu.

Nama Indonesia cukup disegani di kalangan peserta kontes ikan hias Aquarama. Berkali-kali peserta tanahair mendulang juara utamanya di kategori cupang. ‘Ada gengsi jika menang di Aquarama,’ kata Hermanus J Haryanto, pemilik Betta4Ever di Harmoni, Jakarta Barat. Apalagi kiblat crowntail adalah Indonesia. Hermanus sendiri berencana mengirim 33 cupang ke sana.

Mengetes hasil tangkaran dan perawatan maskoki menyulut kedatangan Ever Tagoli ke Aquarama. Boleh dibilang selain diskus dan cupang, kategori maskoki adalah favorit. Selama ini peternak Th ailand, Cina, dan Malaysia, bergantian menguasai daftar juara. ‘Siapa tahu ikan yang dibawa bisa menang,’ harap pemilik Weyver Goldfish Farm di Bandung itu.

Farm visit

Tak hanya pameran dan kontes, panitia Aquarama pun mengadakan berbagai seminar ikan hias. Mulai soal penyakit, jenis-jenis baru, hingga peluang pasar. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya yang harus bayar, seminar kali ini dengan pembicara pakar-pakar ikan dunia seperti Dr Alex Ploeq dan Dr Gerald Basleer diadakan gratis. ‘Supaya animo masyarakat mencintai ikan hias semakin tinggi,’ kata Linda.

Salah satu unggulan Aquarama adalah farm visit. Jika sebelumnya Qian Hu Fish Farm menjadi kunjungan wajib peserta yang mendaft ar, panitia kali ini mengubahnya. Dari manifest program yang dikirim kepada Trubus, peserta akan melakukan kunjungan ke-6 farm. Kunjungan itu dimulai dari Hup Soon Aquarium, eksportir platy dan swordtail, lalu terakhir Mainland Tropical Farm, eksportir maskoki dan koi, di kawasan Pasar Ris.

Yang menarik, di sela-sela kunjungan itu peserta akan menyinggahi Aqua Fauna Fish Industry di Lim Chu Kang. Pemerintah Singapura sejak 4 tahun lalu memang mendirikan semacam pusat informasi ekspor-impor dan alih teknologi ikan hias. Anggotanya seluruh eksportir dan pemain ikan hias di negeri itu. Inilah kesempatan para peserta untuk mengintip informasi, karena biasanya lembaga itu tertutup untuk umum. Jadi, bila memungkinkan kunjungilah Aquarama 2007. (Lani Marliani)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img