Friday, August 19, 2022

Arwana Berenang Menukik

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Setahun lalu ikan melompat dari akuarium. Karena terluka, sirip ekor bawah saya gunting. Tiga bulan kemudian sirip tumbuh normal dan kembali berenang. Nafsu makan baik, tapi cara berenang lebih banyak menukik. Saya sudah menutup bagian dasar dengan warna gelap, tetapi tidak ada perubahan. Yang ingin saya tanyakan:

 

  1. Normalkah gaya berenang seperti itu?
  2. Bagaimana supaya arwana berenang menghadap ke depan dan posisinya di tengah akuarium?
  3. Berapa hari air harus diganti?
Deny Kurniawan
Jl. Kamboja, Halim
Perdana Kusuma No.15
Jakarta Timur

Anton Saksono

  1. Gaya berenang menukik pertanda ada parasit atau kutu yang menempel di tubuh arwana.
  2. Ikan perlu diobati. Tangkap ikan dan cabuti kutu di balik sisik satu per satu, lalu masukkan ke akuarium yang telah diisi air bersih. Berikan garam dan antibiotik selama 3 hari. Selama itu jangan diberi pakan. Pada hari ke-4 air dikuras setengahnya, lalu diisi dengan air baru dan tambahkan garam. Ulangi perlakuan itu sekali lagi. Tempatkan arwana Anda di akuarium berukuran dua kali lebih besar daripada akuarium sebelumnya. Gunakan filter yang baik agar sirkulasi air lancar. Jangan beri pakan ikan mas, berikan serangga dan reptil seperti jangkrik, belalang, kodok, kadal, atau udang.
  3. 3. Setiap hari, 1/4 dari ketinggian air harus diganti.***

Meramu Pakan Ikan

Saya ingin membuat pakan ikan dengan bahan yang mudah diperoleh. Yang saya tanyakan:

  1. Bagaimana cara membuat pakan ikan dengan bahan baku gaplek, bekatul, daun ubi jalar, daun lamtoro, dan vitamin? Berapa komposisi masing-masing bahanitu?
  2. Apakah campuran itu bisa diberikan pada gurami dan lele?
Samsul Huda
Slumbung RT 03/RW 02
Ngadiluwih, Kediri 64171

Pepen Effendy

  1. Masing-masing bahan dihaluskan dengan gilingan daging. Supaya takaran tepat harus diketahui kandungan nutrisi masing-masing bahan seperti protein, energi, asam amino esensial, dan asam lemak. Tanpa mengetahui hal itu komposisi bahan sulit ditentukan.  ahan digiling kembali untuk menghasilkan butiran yang disebut pelet, lalu dijemur hingga kering.
  2. Campuran bisa digunakan pada gurami dan lele asal kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhan ikan. Bila tidak, hanya sebagai pakan tambahan.***

Ayam Kampung Pedaging

Saya tertarik berternak ayam kampung pedaging. Berdasarkan pengalaman peternak, dari DOC sampai siap jual butuh waktu 6 bulan. Namun, di suatu majalah pernah diinformasikan ayam kampung sudah dapat dipanen pada umur 2 bulan. Yang ingin saya tanyakan:

  1. Apakah benar ayam kampung dapat dipanen setelah 2 bulan?
  2. Apabila saya menggunakan tepung daun untuk pakan, sebaiknya daun apa saja?
  3. Bila ransum itu dijadikan pelet, bahan apa yang perlu ditambahkan agar pelet tidak cepat hancur, tetap kering, dan tahan lama?
  4. Bagaimana cara pemberian pakan agar ekonomis, apakah secara kontinu atau berkala?
  5. Berapa perbandingan antara bekatul, bungkil jagung, konsentrat petelur, dan tepung ikan agar ayam bertelur maksimal?
Waludi
SMU Negeri I Pemalang
Jl. Jend. Gatot Subroto, Pemalang
Jawa Tengah

Suyono

  1. Ayam kampung berumur 2 bulan masih terlalu kecil, bobotnya sekitar 6—7 ons. Para peternak di Bantul, Yogyakarta, memang menjual ayam kampung pedaging saat berumur 70 hari. Bobot ayam 0.9—1.1 kg/ekor. Mereka memelihara ayam di tempat gelap, tidak terkena cahaya matahari agar pertumbuhan lebih bongsor.
  2. Daun lamtoro bisa menjadi pilihan.
  3. Pelet dibuat dari tepung komplit yang diuapi dengan panas tertentu. Bahan yang menjadi lunak tadi lalu dicetak menjadi butiran.
  4. Berikan pakan sesuai kebutuhan. Ayam kampung berumur 2—30 hari diberikan secara ad libitum alias tersedia setiap saat. Sedangkan untuk ayam berumur 1—3 bulan waktu pemberian pakan, biasanya diberikan 2 kali sehari.
  5. Perbandingan antara bekatul, bungkil jagung dan konsentrat 2:2:1. Tepung ikan dapat digunakan sebagai tambahan.***

Chagoi Mati Mendadak

Lima bulan lalu saya membeli chagoi dalam kondisi sehat dan mulus. Selama dipelihara tidak banyak kendala, hanya sirip terserang cendawan dan diobati sampai sembuh. Belum lama ini, tiba-tiba warna chagoi berubah kekuningan, meski masih lincah berenang. Namun, esok pagi ikan itu mati. Yang ingin saya tanyakan:

  1. Mengapa tiba-tiba chagoi berubah warna menjadi kekuningan?
  2. Bagaimana cara mengatasinya jika ikan mengalami hal demikian?
  3. Apa obatnya?

Hendro Rustanto

Jl. Blitar 136 Ngunut

Tulungagung, Jawa Timur

Dani Hutomo Lianto

  1. Chagoi berubah warna agak kekuningan kemungkinan terinfeksi.
  2. 2&3. Ambil ikan dan tempatkan dalam bak karantina berfilter. Kemudian diberi garam dan antibiotik.***
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img