Thursday, July 25, 2024

Atasi Buah Durian Rontok, Pucat, dan Hambar

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Buah durian rontok menjadi kendala bagi pekebun. Menurut Pekebun di Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong, I Ketut Kari, buah durian montong yang rontok setelah dibelah warna daging buah durian pucat dan bercita rasa hambar.

“Gejala serupa juga ditemui pekebun durian montong di beberapa daerah,” kata Ketut. Gejala rontok buah itu terutama hanya pada jenis durian montong. Menurut Ketut, padahal dari segi tren montong sedang naik daun.

Menurut Fungsional Pengawas Mutu Bidang Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Andreas S.P., rontok buah bisa karena beragam faktor meliputi kurang nutrisi, imbas perubahan iklim, dan serangan hama bahkan virus.

Andreas menambahkan, kasus kerontokan buah durian montong itu masih dalam tahap kajian. Menurut praktikus pupuk di Provinsi DKI Jakarta, Catur Diaz Mirzada, S.P., gejala buah durian montong rontok meski belum matang terjadi sejak sedekade silam.

Gejalanya ujung buah, hampir seperempat bagian buah, mentah dan keras tetapi buah sudah jatuh. Pemicunya tidak memupuk, kurang memupuk, ataupun tidak tepat memberikan pupuk. Menurut Catur lazimnya pekebun durian sekadar memupuk dengan Urea.

Padahal pohon juga memerlukan unsur lain seperti kalsium (Ca), magnesium (Mg), dan boron (B) untuk hasil panen yang maksimal. Pada masa persiapan bunga, pembesaran, dan pematangan buah, durian memerlukan Ca dan B untuk kerja sel yang lebih kuat.

Ia menuturkan jika kekurangan unsur hara yang bersifat immobile itu, menyebabkan ujung buah rusak, buah mengkal, kulit buah mudah pecah, dan daya simpan lebih singkat.

Lebih lanjut Catur mengatakan, jangan lupa sertakan Ca yang siap saji dalam setiap aplikasi N, P, K, Mg, S, Fe, Mn, Zn, Mo, dan Cu untuk tanaman raja buah itu.

Ca bersifat immobile sehingga tidak mudah direlokasi dari daun tua ke daun muda ataupun ke buah. Catur pun membuat kalkulator khusus durian. Pekebun tinggal memasukkan target produksi dalam kilogram, lalu kalkulator menampilkan jumlah pupuk per tanaman di perangkat berbasis Microscoft Excel itu.

Rekomendasi dosis pemupukan dari kalkulator itu juga mempertimbangkan kebutuhan hara untuk bagian yang tidak dimakan, porsi vegetatif pohon, serta kehilangan nutrisi akibat menguap, tercuci hujan, atau faktor lain yang mengurangi ketersediaan nutrisi tanah.

Kuncinya para pekebun durian memupuk secara hemat, tepat guna, tepat waktu, tepat cara, dan tepat formula. Dampaknya pertumbuhan dan produktivitas tanaman anggota family Malvaceae itu pun optimal.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kelapa Genjah Merah Bali, Eksotis dan Produktif

Trubus.id—Kelapa genjah merah bali merupakan kelapa baru yang eksotis dan produktif. Secara umum berbunga pada umur 2—2,5 tahun dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img