Friday, December 9, 2022

Ayam Pedaging Berbulu Elok

Rekomendasi

Ayam gorila multiguna sebagai pedaging ungggul, petelur, dan ayam hias.

Ayam gorila dewasa jantan.

Trubus — Postur tubuh lebih berotot, berdada bidang, dan kaki besar. Proporsi badan pun padat dan bulat sarat daging. Itu penampilan ayam gorila yang khas. Penulis sebagai pemulia ayam itu memberikan nama gorila karena bersosok gagah, kuat, dan jantan. Pertumbuhan ayam gorila sangat cepat. Ayam pedaging itu hanya membutuhkan waktu sebulan untuk mencapai bobot 1,2 kg.

Bandingkan dengan ayam kampung yang memerlukan 3—4 bulan untuk mencapai bobot yang sama. Oleh karena itu, masa panen ayam gorila lebih cepat hanya 1,5— 2 bulan dengan bobot rata-rata 1,5 kg per ekor. Selain itu konsumsi pakan ayam gorila juga lebih rendah daripada jenis ayam pedaging lainnya. Rasio konversi pakan atau Feed Convertion Ratio (FCR) ayam gorila hanya 1,8—2,2.

Berfungsi ganda

Hasil persilangan ayam gorila dengan ayam kampung.    (Dok. Candra Rianto)

FCR ayam gorila hanya 1,8—2,2 berarti untuk menghasilkan 1 kg daging hanya memerlukan 1,8—2,2 kg pakan. Adapun FCR ayam kampung lokal rata-rata mencapai
3—3,5. Ayam gorila merupakan hasil persilangan antara ayam kampung aseel sebagai induk jantan dan broiler sebagai induk betina. Induk persilangan lain (cross breed) berupa ayam petelur plymouth rock. Ayam kampung aseel yang mendominasi genetika.

Ayam kampug aseel mewariskan postur gagah dan berotot. Adapun broiler menurunkan karakter kepadatan daging dengan pertumbuhan bobot yang cepat. Sementara itu ayam plymouth rock mewariskan karakter ayam petelur dengan corak bulu jali-jali. Oleh karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan ayam gorila sebagai ayam petelur dengan produktivitas 40%. Peternak yang memilihara 100 ekor ayam dewasa mampu memanen 40 butir per hari.

Jika sebagai ayam petelur masa produktif ayam gorila hingga berumur 5 tahun. Selama periode itu induk dapat bertelur 20—30 butir tiap dua pekan. Corak bulu ayam gorila sangat indah dan beragam seperti hitam, jali-jali, putih, dan cokelat. Itulah sebabnya ayam gorila layak sebagai ayam hias. Itu karena ayam gorila hasil perkawinan berbagai ras ayam pilihan sehingga banyak unsur genetika dan memengaruhi corak bulu.

Corak ayam gorila beragam. (Dok. Candra Rianto)

Penulis tengah mengembangkan ayam gorila agar berkualitas ayam hias yang lebih tinggi dan gagah dengan menambahkan genetik ayam shamo dan ayam malay ke dalam persilangan. Ayam eksotis seperti shamo dan malay memiliki harga yang tinggi. Oleh karena itu, ayam gorila menjadi solusi bagi peternak maupun pehobi yang memilki dana terbatas.

Namun, ayam gorila berfungsi sebagai pedaging. Tekstur daging ayam gorila seperti ayam kampung yang empuk dan gurih. Ayam dewasa atau berumur 7—12 bulan berbobot mencapai 5—6,5 kg. Proses penyilangan induk-induk berlangsung selama tujuh tahun sejak 2013. Ayam gorila dengan karakter stabil sejak turunan keempat. Kelebihan lain ayam gorila memiliki kebiasaan tenang dan tidak membutuhkan ruang gerak yang luas.

Tersebar

Karakter itu memudahkan peternak. Ayam gorila menghabiskan waktu untuk makan dan tidur saja sepanjang hari. Peternak cukup membuat kandang dengan luas secukupnya. Biaya pembuatan kandang jadi lebih ekonomis. Ayam gorila juga tidak memiliki sifat kanibal yang ditandai dengan menyerang ayam lain sehingga menyebabkan luka seperti botak di bagian ekor. Luka-luka itu berpengaruh pada harga jual serta memperlambat pertumbuhan ayam.

Telur ayam gorila. (Dok. Candra Rianto)

Satu hal yang perlu diperhatikan peternak yaitu ayam gorila masih memiliki sifat liar. Peternak harus mendekati dan sering berinteraksi agar mereka bisa lebih jinak selama proses pemeliharaan. Ayam gorila mampu menyumbangkan 50% genetik dalam persilangan. Misalnya persilangan ayam gorila jantan dan ayam kampung betina bertubuh kecil. Keturunan mereka lebih cepat pertumbuhannya, 50% dibandingkan dengan ayam kampung biasa.

Itu berdampak positif untuk mengingkatkan kualitas ayam kampung yang pertumbuhannya lambat dan produksi telur rendah. Oleh karena itu, banyak peternak yang menggunakan ayam gorila sebagai bahan silangan untuk mendapatkan F1 yang unggul. Persilangan itu menghasilkan keturunan berkualitas sehingga banyak peternak yang membesarkannya seperti itu Bengkulu, Kalimantan Barat, dan Sumatera Barat.

Para peternak mengatakan, beberapa gangguan kesehatan, kanibalisme, dan serangan virus tidak terjadi selama budidaya. Tentunya hal itu berlaku selama melakukan pemeliharaan yang baik seperti pakan yang cukup, vaksinasi lengkap, serta sanitasi kandang yang baik. Ayam gorila multiguna sebagai penghasil daging dan telur, untuk memperbaiki genetik ayam kampung, dijual kembali, atau konsumsi pribadi. (Candra Rianto, peternak dan pemulia ayam di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Mentan Ingin Produk Hortikultura Segera Tembus Pasar Mancanegara

Trubus.id — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk hortikultura, seperti buah dan sayur bisa tembus pasar mancanegara. Mengingat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img