Monday, February 26, 2024

Balitbangtan Mengabarkan Keberhasilan Indonesia Mencapai Ketahanan Pangan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Selain energi, isu pangan global saat ini tengah menjadi perhatian yang serius. Berbagai negara sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi beragam tantangan sektor pangan dan pertanian, tak terkecuali Indonesia. Indonesia dinilai sudah berhasil dalam mencapai ketahanan pangan.

Prof. Fadjry Djufry, Kepala Balitbangtan, mengatakan, isu terkait pencapaian Sustainable Development Goals 2 (SDGs 2) menjadi salah satu prioritas Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti penggunaan teknologi, mengembangkan grand design cadangan pangan nasional, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan.

Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, lanjutnya, Balitbangtan telah melepas varietas baru yang toleran kekeringan, rendaman, kemasaman, dan penyakit. Untuk mengatasi masalah stunting juga telah dilepas dua varietas fortivikasi yaitu Inpari IR Nutri Zinc untuk lahan irigasi, dan Inpago 13 Fortiz untuk lahan kering.

Salah satu faktor penting dalam peningkatan produksi pangan adalah irigasi. Fadjry menyebut hingga 2021, pemerintah Indonesia telah membangun 205 bendungan, ribuan embung, serta diikuti dengan pembangunan saluran irigasi, primer, sekunder dan tersier.

Poin-poin itu disampaikan Fadjry saat hadir mewakili Indonesia dalam Chief Scientist’ Round Table: Science and Innovation for SDG 2 di kantor pusat Food and Agriculture Organization (FAO) di Roma, Italia, Kamis (20/10).

Acara ini adalah rangkaian dari World Food Forum yang bertujuan berbagi pengalaman dalam membangun sistem pangan pertanian yang efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Dalam acara yang dihadiri oleh para ahli pangan dan pertanian dunia tersebut, Fadjry turut menyampaikan terkait upaya Indonesia dalam rangka mewujudkan pertanian maju, yang bertujuan mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan, memperbaiki nutrisi, dan mempromosikan pertanian yang berkelanjutan.

Menurut Fadjry, hal itu merupakan visi yang diusung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Guna mewujudkan visi tersebut modernisasi pertanian terus didorong, mulai dari mekanisasi hingga pemanfaatan citra satelit dalam memantau pertanaman.

“Atau pun penggunaan sistem informasi kalender tanam terpadu untuk membantu petani menentukan aktivitas usaha taninya,” jelasnya, sebagaimana rilis tertulis yang diterima Trubus.

Sumber daya manusia menjadi salah satu hal penting dalam pembangunan pertanian. Fadjry mengatakan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian terus mendorong generasi muda dan wirausaha tani melalui penyediaan kredit usaha rakyat dengan bunga kecil bagi UMKM pertanian dan petani skala kecil lainnya.

Berbagai upaya tersebut menghasilkan capaian sistem ketahanan pangan, Indonesia mendapat pengakuan dari IRRI. IRRI memberi penghargaan kepada Indonesia atas keberhasilan pencapaian swasembada beras dan sistem ketahanan pangan yang tangguh periode 2019–2021 melalui inovasi dan teknologi pertanian yang dimiliki Kementerian Pertanian. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh DG IRRI kepada Presiden Joko Widodo pada 14 Agustus 2022.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Inovasi Pakan Itik: Riset Ilmiah Membuktikan Eceng Gondok Terfermentasi Meningkatkan Bobot Itik

Trubus.id—Riset ilmiah membuktikan eceng gondok terfermentasi meningkatkan bobot itik. Siska Fitriyanti, S.Si, M.P., peneliti muda di Badan Penelitian dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img