Thursday, February 9, 2023

Bangun Kemitraan sebagai Upaya Konservasi Terumbu Karang

Rekomendasi

Trubus.id — Ekosistem terumbu karang berperan penting bagi kehidupan biota laut dan manusia. Tak hanya memberikan manfaat ekologi, terumbu karang juga menguntungkan bagi masyarakat di sekitar pesisir pantai dari sisi ekonomi. Oleh karena itu, konservasi terumbu karang perlu dilakukan.

Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) melakukan penandatanganan perjanjian kemitraan dengan PT MARS Symbioscience Indonesia untuk pengelolaan terumbu karang di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Victor Gustaaf Manoppo, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, mengatakan, kemitraan ini merupakan bentuk komitmen KKP dalam melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024. 

“Melalui kemitraan ini, kami berharap kegiatan restorasi dan rehabilitasi terumbu karang semakin efisien dan efektif guna mencapai target yang telah ditetapkan,” kata Victor dikutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Lebih lanjut, Victor menyebut kemitraan ini nantinya akan dijadikan model untuk lokasi lain sehingga seluruh kawasan konservasi terutama ekosistem terumbu karang di Indonesia dapat dijaga untuk kesehatan laut yang semakin baik.

Menurutnya, target luas kawasan konservasi pada 2024 sebesar 26,9 juta hektare dan saat ini telah tercapai target luas kawasan konservasi sebesar 28,4 juta hektare.

Sementara itu, tanggung jawab Indonesia kepada dunia adalah menargetkan pada 2045 terdapat kawasan konservasi seluas 97,5 juta hektare atau sekitar 30 persen dari luas perairan Indonesia.

Imam Fauzi, Kepala BKKPN Kupang, mengatakan, dengan perjanjian kemitraan ini, diharapkan PT MARS Symbioscience Indonesia dapat berkolaborasi untuk pengelolaan terumbu karang.

“Demikian juga dari segi ekonomi, ini dapat membantu masyarakat sekitar menjadi salah satu mata pencaharian alterrnatif yang dapat dikembangkan,” papar Imam.

Di kesempatan yang sama, Marlyn Sumbung, Direktur PT MARS Symbioscience Indonesia, menyambut baik kemitraan ini dapat sebagai bentuk kontribusi nyata dalam restorasi terumbu karang di Indonesia. 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Racikan Bahan Alami Berkhasiat Perlu Dilakukan Pengujian Terlebih Dahulu

Trubus.id — Apa saja yang dipetik dari alam tidak serta-merta tergolong jamu. Suatu racikan alami dari berbagai jenis daun,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img