Wednesday, August 10, 2022

Batu dan Kopyor

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Saat mencicipi lengkeng kopyor sebaiknya Anda hati-hati. Karena begitu kulit tipisnya dibuka, crot! Air langsung muncrat keluar. Itu lantaran daging buah tak kering alias berair. Namun, daging buah tebal dan rasanya manis.

Di sentra lengkeng Jawa Tengah itu ada juga varietas batu. Ukuran buah lebih kecil dibandingkan kopyor, tapi dari segi rasa, ia lebih unggul. Kulit buah tebal dan berwarna cokelat tua. Daging buah kering.

Kopyor dan batu merupakan lengkeng warisan. Buktinya, umur tanaman lebih tua dibandingkan si empunya. Sebut saja lengkeng setinggi pohon kelapa dengan lingkar batang 2 pelukan orang dewasa yang terletak di sebelah kanan depan rumah Slamet Bibit, SAg di Ambarawa. Ditaksir umur pohon lebih dari 50 tahun, sang empunya, 34 tahun. Meski tak muda lagi, tapi kopyor dan batu tetap enak dicicipi. (Rosy Nur Apriyanti/Peliput: Hermansyah)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img