Monday, November 28, 2022

Belang Menawan

Rekomendasi

Harga jual dua bibit menteng setinggi 30 cm itu Rp17-juta.

Itu memang bukan menteng biasa, tetapi variegata. Daunnya menarik dengan paduan warna hijau dan putih sehingga terlihat kontras. Lazimnya daun menteng berwarna hijau polos. Keistimewaan lain, pola variegata marginata atau pola variegata di pinggir daun  muncul di tiap helai daun. “Variegatanya benar-benar sempurna,” kata Chandra Gunawan Hendarto di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, yang melepas dua menteng itu.

Baccaurea racemosa variegata juga unggul karena tahan terkena sinar matahari langsung. Bandingkan dengan spesies tanaman variegata lain yang umumnya membutuhkan naungan agar daun tak terbakar. Sebelum melepas dua pohon itu, Chandra memperbanyak tanaman anggota famili Phyllanthaceae itu. Maklum, pada saat itu Chandra hanya memperoleh sepot menteng variegata dari pehobi di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

Tanpa menunggu lama, rekan Chandra, Ricky Hadimulya, pun langsung mencangkok menteng variegata setinggi 30 cm itu. “Dengan perbanyakan secara cangkok diharapkan dapat tanaman serupa,” kata penangkar buah di Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu. Dari perbanyakan itu, Ricky memperoleh empat tanaman berpenampilan belang. Dua dari empat tanaman itulah yang memikat hati Direktur Taman Nasional Gardens by the Bay, Singapura. Chandra melepas kedua-nya  US $2.000 setara Rp17.000.000 pada 2011.

Unik

Kehadiran variegata pada beberapa bagian tanaman seperti daun dan buah memang menambah apik tampilan tanaman. Bila muncul pada tanaman buah, perannya pun menjadi ganda. “Penghasil buah serta hiasan,” tutur pehobi tanaman variegata di Pluit, Jakarta Utara, Adelia Anastasia. Peluang kemunculan tanaman variegata sangat kecil, “Satu per sejuta kemunculan tanaman,” tutur Ir Edhi Sandra MSi, ahli fisiologi tumbuhan dari Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Belum lagi jika keberadaan tanaman itu juga sudah langka. Wajar bila harganya pun berlipat ganda. Selain menteng, Chandra juga mengoleksi alkesa Lucumma nervosa variegata yang diperoleh dari Filipina pada 2008. Yang menarik, bukan hanya daun berpenampilan variegata, tapi juga buahnya. “Warna kulit buahnya kuning dan hijau. Tekstur buahnya sama tetapi rasanya tidak enak,” ujar Chandra. Kini pohon setinggi 3 m itu menghiasi halaman depan rumah pemilik Nurseri Godongijo itu.

Chandra memburu tanaman abnormal hingga ke luar negeri karena sosoknya yang aneh. Selain menteng dan alkesa, pria 54 tahun itu juga mengoleksi sukun, mangga, dan miracle fruit variegata. Selain Chandra, Adelia Anastasia dan Teddy Soelistyo di Serpong, Tangerang, pun kepincut tanaman mutasi itu. Walaupun harga selangit, mereka menempuh berbagai upaya demi mendapatkan tanaman abnormal itu.

Adelia Anastasia mengoleksi puluhan tanaman buah variegata hasil buruan sejak 2009. Ia menanam langsung beberapa tanaman, itu di tanah lainnya dalam pot. “Saya suka sekali dengan tanaman buah variegata, tak hanya cantik tetapi juga menghasilkan,” ujarnya.

Lihatlah pepaya variegata koleksi Adelia, tanaman pepaya tampil cantik berkat kehadiran bercak putih di tiap helai daun. Warna putih muncul lantaran tanaman tidak cukup memproduksi klorofil-zat hijau daun. Sawo variegata setinggi 50 cm koleksinya itu tak kalah elok. Warna putih tampak membentuk pola garis-garis horizontal tipis di atas dasar daun yang berwarna hijau yang sohor dengan sebutan banded. Alhasil daun sawo yang lazimnya berwarna hijau pekat terlihat lebih cerah, paduan putih dan hijau muda.

Kuning keemasan

Ada lagi pohon jamblang Syzygium cumini variegata. Pohon itu tumbuh ngelancir, tetapi kian ke pucuk pola variegata berwarna kuning keemasan kian mencolok. Adelia juga menanam beberapa jenis tanaman buah variegata seperti jambu jamaika, pisang, dan jerudi halaman rumahnya yang lain di Cimanggis, Kota Depok.

Koleksi tanaman buah variegata Adelia seperti mangga rentan terkena panas berlebihan. Itu sebabnya, ia meletakkan tanaman abnormal itu di halaman rumah yang ternaungi atap, beberapa ia letakkan di bawah pohon kelapa. “Alhasil panas matahari tidak terkena tanaman secara langsung,” tutur Adelia.

Teddy Soelistyo pun meletakkan tanam-an variegata di bawah naungan. Ia antara lain mengoleksi silverberry dan alkesa. Total jenderal Teddy mengoleksi 10 tanaman buah variegata yang dikumpulkannya sejak 2000. Salah satu koleksinya yang unik ialah pohon buni Antidesma bunius variegata. Teddy menjumpai pohon buni di halaman rumah warga kala berlibur ke Ciwidey, Kabupaten Bandung, pada 2010. Ia terpikat karena tiap helai daun tanaman anggota keluarga Phyllanthaceae itu berwarna paduan hijau dan putih.

Pantas bila pria yang hobi bepergian itu memiliki banyak tanaman unik. Pasalnya, “Tiap kali pergi ke daerah-daerah di Indonesia, yang saya cari lebih dahulu itu nurseri,” ujarnya. Koleksi lain ia peroleh juga dari pencari tanaman. Para pemburu tanaman biasanya memperoleh tanaman dari pencarian ke nurseri hingga hutan-hutan di pelosok daerah. Ia memperoleh nangka variegata dari pencari tanaman asal Jakarta. Sosoknya cantik, warna daun hampir seluruhnya putih gading. Zat hijau daun hanya tampak menghiasi sedikit saja bagian daun.

Koleksi lain pria asli Madiun itu ialah silverberry variegata. Teddy memperolehnya dari hasil pencarian di Surakarta, Jawa Tengah, 3 bulan lalu. Warna kuning paduan hijau tampak cantik menghiasi daun yang lazimnya hijau. Kini buni, nangka, dan silverberry variegata itu tampil elok bersama koleksi Teddy yang lain seperti jeruk, sawo, jambu jamaika, dan alkesa variegata.  (Tri Istianingsih)

 

FOTO-FOTO:

  1. Selain di pot, jambu mawar variegata juga cocok ditanam langsung di tanah
  2. Menteng variegata tahan paparan cahaya matahari
  3. Pola variegata banded pada pohon sawo
  4. Paduan hijau dan kuning pada pohon alkesa memperindah tampilan taman Chandra Gunawan
  5. Bibit nangka nan elok, warna daun hampir seluruhnya putih gading
  6. Buni variegata koleksi Teddy Soelistyo
  7. Pepaya koleksi Adelia Anastasia unik, variegata berwarna putih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img