Monday, November 28, 2022

Bendung Darah di Atas Luka

Rekomendasi

 

Malahan setengah bulan setelah khitan, darah tetap mengalir. Padahal, teman-teman Tantrimo yang khitan bersama sudah sembuh. Oleh karena itu Tantrimo menjalani perawatan di rumahsakit Suwondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah memeriksa Tantrimo, dokter mendiagnosis hemofili alias gangguan pembekuan darah. Akibat gangguan itu darah Tantrimo gagal membeku sehingga terus mengalir di luka khitan.

Menurut dr Lulu Zulva, dokter yang berpraktek di Pati, hemofili merupakan penyakit keturunan yang diwariskan dari orangtua kepada anak. Pada penderita hemofili darah tidak dapat membeku dengan sendirinya karena kekurangan pembekuan darah. Secara genetis tubuhnya tidak dapat memproduksi protein pembekuan darah dalam jumlah cukup. Hemofili juga dapat disebabkan oleh mutasi pada gen yang memproduksi protein pembekuan darah, tetapi kasus ini jarang terjadi.

Lazimnya, saat terjadi luka pada pembuluh darah, trombosit akan melekat di luka. Kolagen dan protein lain seperti trombin muncul di luka untuk mempercepat perlekatan trombosit. Kemudian protein pembeku darah akan aktif di permukaan untuk membentuk jaringan beku penyumbat luka yang disebut fibrin. Pada penderita hemofili jaringan beku penyumbat luka tidak terbentuk, sehingga darah di atas luka sulit berhenti.

Semakin hari kondisi Tantrimo semakin parah. Hampir dua pekan dirawat, tetapi darah masih mengalir. Bahkan tubuhnya semakin kurus dan perut membuncit akibat kurang pasokan gizi. Tantrimo memang menolak makan. ‘Melihat kondisi Tantrimo saat itu, saya berkeyakinan sepertinya ia sudah tidak dapat tertolong lagi,’ ujar Uswatun, ibu asuh Tantrimo.

Teripang

Di tengah kepasrahan itu, Uswatun berusaha mencari jalan terbaik demi kesembuhan Tantrimo. Ia sering menceritakan keadaan Tantrimo kepada dokter-dokter kenalannya. Seorang dokter menyarankan agar Tantrimo mencoba ekstrak teripang. Ia pun menuruti saran dokter. Uswatun memberikan ekstrak teripang 2 kali sehari masing-masing 2 sendok makan.

Tiga hari rutin mengkonsumsi ekstrak teripang luka Tantrimo mulai mengering. Namun, dokter yang merawat Tantrimo tidak berani membuka perban bekas luka khitan. ‘Takut nanti terjadi pendarahan lagi,’ ujar Uswatun menirukan alasan dokter. Dokter malah menyarankan Uswatun memindahkan Tantrimo ke rumahsakit dr Karjadi di Semarang untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Di rumahsakit terbesar di Semarang itu, Tantrimo masuk unit gawat darurat. Ia mendapat perawatan serius oleh 3 dokter ahli sekaligus; dokter hematologi, bedah, dan gizi. Sembari menjalani perawatan dokter, Uswatun tetap memberikan ekstrak teripang kepada Tantrimo. ‘Karena saat pertama menggunakan efeknya bagus, maka saya terus memberikan teripang pada Tantrimo tanpa sepengetahuan dokter,’ kata Uswatun.

Setelah 17 hari rutin mengkonsumsi ekstrak teripang dan 2 pekan mendapatkan perawatan intensif, keadaan Tantrimo mulai membaik. Lukanya kering total dan kondisi tubuhnya mulai pulih. ‘Padahal kata dokter, Tantrimo bisa dirawat intensif hingga satu bulan. Tapi ini cuma dua pekan kondisinya sudah membaik dan boleh pulang,’ ujar Uswatun girang.

Protein tinggi

Ekstrak teripang memang ampuh mengatasi luka. Menurut Lulu teripang kaya protein. Jumlahnya mencapai 86%. Proteinprotein itu sangat diperlukan dalam proses pembekuan darah.

Menurut Prof Zaiton Hassan dan M A Kaswandi dari Universitas Kebangsaan Malaysia, efek penyembuhan luka itu juga lantaran kandungan asam lemak. Asam lemak pada teripang Stichopus chloronotus antara lain miristat, palmitat, palmitoleat, stearat, oleat, linoleat, arakhsidat, behenat, erusat, eicosapentaenat (EPA), dan docosahexaenat (DHA). Kedua senyawa terakhir itulah yang memperbaiki jaringan rusak.

Teripang juga kaya kolagen, yang berperan dalam proses pembekuan darah. Kadarnya mencapai 80%. ‘Teripang efektif menutup luka karena memiliki faktor penumbuh sel,’ kata dr Maria Theresia Karnadi, kepala Poliklinik Kejaksaan Tinggi Jakarta Selatan. Itu terlihat ketika satwa laut itu terbelah, menyatu kembali, hanya dalam 9-90 hari. Dengan kemampuan itulah luka Tantrimo pulih setelah mengkonsumsi teripang. (Ari Chaidir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img