Wednesday, June 17, 2026

Berawal dari Hobi, Usaha Koi di Bogor Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Rekomendasi

Kecintaan terhadap ikan koi membawa Sugiarto Budiono menekuni usaha ikan hias hingga berkembang menjadi bisnis berskala internasional. Pendiri Jakarta Koi Centre itu memulai usahanya dari hobi memelihara koi sejak 1995.

Pada awalnya, Sugiarto hanya memelihara koi di kolam taman rumah. Namun, pengalaman tersebut justru memberinya banyak pelajaran. Ia sempat mengalami kegagalan akibat sistem pemeliharaan yang belum tepat.

Dari pengalaman itu, Sugiarto mulai mendalami teknik budidaya koi, terutama mengenai kualitas air. Menurutnya, keberhasilan memelihara koi bukan hanya bergantung pada ikan, melainkan pada kondisi air kolam.

“Memelihara ikan sebenarnya memelihara air,” ujarnya.

Prinsip itu kemudian menjadi dasar pengelolaan usaha di Jakarta Koi Centre. Saat ini, fasilitas yang dimiliki tidak hanya digunakan untuk pembesaran ikan, tetapi juga mencakup pusat karantina hingga fasilitas ekspor koi.

Sugiarto menerapkan sistem filtrasi kolam yang terstandarisasi untuk menjaga kualitas air tetap stabil. Selain itu, tersedia instalasi karantina resmi guna memastikan kesehatan ikan sebelum dipasarkan ataupun dikirim ke luar negeri.

Ia juga memanfaatkan kolam terbuka agar ikan memperoleh sinar matahari secara langsung. Paparan cahaya alami dinilai membantu memperkuat dan mencerahkan warna koi sehingga tampil lebih menarik.

Bisnis koi yang dirintis dari kegemaran pribadi itu kini memberikan hasil menjanjikan. Harga jual koi di tempat tersebut sangat bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga mencapai Rp5 juta per ekor tergantung kualitas, ukuran, dan corak warna ikan.

Dari usaha itu, Sugiarto mampu meraih omzet sekitar Rp100 juta hingga Rp200 juta per bulan.

Menurutnya, keberhasilan bisnis ikan koi tidak hanya bergantung pada faktor keberuntungan. Ketekunan menjaga kualitas air, konsistensi pemeliharaan, dan kejujuran dalam menjalankan usaha menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan.

Ia berharap industri ikan hias Indonesia mampu semakin berkembang dan bersaing di pasar global. Potensi ikan koi lokal dinilai besar untuk menembus pasar internasional apabila didukung kualitas budidaya yang baik dan standar pemeliharaan yang konsisten.


Artikel Terbaru

Kementan Mulai Salurkan Benih Tebu Unggul untuk Pengembangan Kebun Rakyat

Kementerian Pertanian mulai menyalurkan benih tebu unggul asal Kebun Benih Datar (KBD) secara berjenjang melalui mitra penangkar. Program itu...

More Articles Like This