Thursday, August 18, 2022

Bianglala di Bunga Cattleya

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Blc hawaiian rainbow “king of king” hanya salah satu dari 9 cattleya baru koleksi Himawan Orchid. Semuanya dihadirkan untuk memuaskan penggemar anggrek di tanah air. Sepal dan petal tampil dengan 2—3 warna nan eksotis, tak ubahnya pelangi di lazuardi. Mereka didominasi warna ungu, selain putih dan kuning. Ukuran bunga pun besar, 17—20 cm. Keistimewaan lain ia rajin berbunga dan jumlahnya banyak.

Untuk mendapatkan angrek-anggrek itu, perburuan dilakukan sampai Taiwan. Tak tanggung-tanggung ada tanaman yang harganya mencapai US$500, lantaran baru, cantik, dan unik. Malah ada beberapa jenis yang mengalami mutasi. Inilah ke-9 cattleya hasil perburuan itu.

Blc Chinese beauty “phoenix”

Paduan warna magenta tua dengan sepal merah muda membuat cattleya itu mempesona. Keindahannya kian bertambah lantaran di petal ada splash putih berbentuk huruf V. Ukuran bunga besar mencapai 17 cm. Tanaman berasal dari Malang, Jawa Timur, itu rajin berbunga baik di dataran tinggi maupun rendah. Pada lingkungan sejuk seperti Temanggung, ia bisa berbunga 3—4 kali per tahun. Setiap tanaman menghasilkan 2—3 tangkai yang masing-masing digelayuti 2 kuntum.

Blc Chinese beauty “orchid queen”

Sosok hampir serupa dengan chinese beauty “phoenix” tetapi ukuran bunga lebih besar, 18 cm. Ia lebih glamor dengan paduan 3 warna. Petal berwarna putih dihiasi merah magenta di pinggirnya. Splash kuning muda di tengah-tengah petal mempercantik penampilan sang ratu. Tanaman itu diperoleh dari Taiwan 2 tahun silam.

Blc Chinese beauty “orchis”

Di antara ketiga koleksi, chinese beauty “orchids” paling rajin berbunga. Ia tak pernah berhenti menebar pesona. Saat mekar permukaan batang bisa tertutup lebatnya bunga. Maklum, setiap tanaman bisa mengeluarkan 2—3 tangkai yang masing-masing digelayuti 3—5 kuntum. Petal berwarna ungu muda amat kontras dengan corak berbentuk huruf V berwarna kuning. Meski ukuran bunga lebih kecil, hanya 14 cm, ia tetap digandrungi kolektor. Sebanyak 20 tanaman yang diboyong dari Taiwan langsung ludes dalam tempo singkat

Lc Butterfly empress “superb”

Anggrek ini pernah mengukir prestasi di ajang lomba anggrek di Taman Anggrek Indonesia Permai 2001, Jakarta Timur. Dengan 3 kuntum dalam 1 tangkai ia berhasil meraih juara 3 di kategori cattleya warna lain. Paduan warnanya unik, pink tua dengan splash magenta, kuning muda, dan putih mampu memikat juri. Ukuran bunga mencapai 17 cm. Keunggulan tanaman ini setiap tangkai bunga bisa mengeluarkan 6 kuntum. Padahal, tiap tanaman menghasilkan 3—4 tangkai.

Blc Dinh thuy yen ”orchidglade II”

Daya tarik anggrek ini pada petal berwarna kuning tua dibingkai merah senada dengan sepalnya. Bunga berukuran kecil hanya 14 cm. Dengan lidah bergelombang berwarna merah darah, ia tampak eksotis. Sayangnya, jenis ini pelit berbunga, hanya sekali setahun. Sosok tanaman pun kurang menarik karena batang tampak kurus. Ia rentan terserang penyakit busuk batang.

Blc Hawaiian rainbow “king of king”

Ini dia kembaran sang jawara kontes anggrek di Roses Garden, Bangkok, Thailand, Desember silam. Kombinasi warna putih bersih dengan splash ungu tua membuat ia digemari hobiis anggrek. Cattleya asal Hawaii, Amerika Serikat itu rajin berbunga. Dalam setahun mampu berbunga 2—3 kali.

Blc White spark “universal love crystal”

Di dunia anggrek jenis white spark “universal love crystal” termasuk pendatang baru. Keistimewaan varietas ini, bentuk bunga bulat dan overlap. Paduan warna sang ratu asal Taiwan itu lembut mempesona. Petal putih kombinasi ungu tua di pingggirnya. Motif yang tidak ditemukan pada cattleya lain. Ukuran bunga besar, mencapai 17 cm.

Lc Chiou jye chen ”jin dind #1”

Cattleya ini super jumbo, ukuran bunga mencapai 20 cm. Saking besarnya bunga tidak bisa mekar sempurna. Supaya bunga mekar penuh tanaman harus diberi penaung untuk meredam terik matahari. Sosok bunga mirip kupukupu, dengan sepal terbuka lebar ke samping dan agak menekuk. Petal berwarna ungu muda dengan splash putih. Sepal ungu tua berbercak kuning.

Blc Taiwan queen “sweet monkey”

Kolektor anggrek di Indonesia umumnya mengenal jenis taiwan queen, varietas golden monkey. Sweet monkey ini penyimpangan dari golden monkey. Dari 10 tanaman yang diboyong dari Taiwan, muncul 1 yang bentuknya berbeda. Tampilan warna masih di dominasi kuning. Daun bunga berwarna merah tua dengan splash kuning tua. Lidah bercorak garis-garis kuning dan membentuk huruf V. Sedangkan golden monkey warna kuning terlihat mencolok. (Ferdinad, hobiis anggrek di Temanggung, Jawa Tengah)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img