Wednesday, September 28, 2022

Bikin Hijauan Sendiri

Rekomendasi
Sprout atau kecambah jagung menjadi alternatif pakan ternak.
Sprout atau kecambah jagung menjadi alternatif pakan ternak.

Kecambah jagung pakan alternatif untuk penggemukan kambing.

Lahan seluas 200 m² di Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, itu relatif terbatas untuk menampung 60 kambing perah. Itulah sebabnya Suryono harus mencari rumput untuk pakan kambing. Namun, biaya transportasi dan tenaga kerja untuk mencari rumput terlalu tinggi dan tidak sebanding dengan hasil.

Untuk mengatasi masalah itu, Suryono membuat pakan berupa tunas atau sprout jagung. Ayah 3 anak itu kemudian membangun instalasi untuk menyemaikan jagung sebagai pengganti hijauan bagi peliharaannya. Pria 42 tahun itu kemudian memanfaatkan teknik akuaponik untuk mengairi media tumbuh jagung. Suryono memanen tanaman jagung saat berumur 7—10 hari setelah semai.

Panen rutin
Menurut Suryono dari lahan berukuran 6 m x 10 m menghasilkan 600 kg tunas jagung per hari. Itu setara panen rumput di lahan 2 hektare. Perhitungan Suryono, dari persemaian 1 kg biji jagung mendapatkan 7—10 kg tunas sebagai hijauan. Suryono menuturkan, tunas atau kecambah jagung juga sebagai alternatif pengganti hijauan saat musim kemarau dan rumput sangat sulit dicari.

Suryono menggunakan kecambah  jagung sebagai pakan ternak sejak 2012.
Suryono menggunakan kecambah jagung sebagai pakan ternak sejak 2012.

Suryono mengatakan, biaya pembelian benih jagung tertutupi dari hasil penjualan budidaya ikan lele. Harap mafhum ia menanam benih jagung untuk pakan dengan metode akuaponik. Di kolam 18 m² ia menebarkan 6.000 benih ikan berukuran 3—5 cm. Pakan ikan berupa maggot atau larva lalat dan cacing limbricus dari media kotoran kambing. Setelah 90 hari usai penebaran ia memanen 400 kg ikan lele.

Hasil penjualan ikan—di tingkat peternak Rp15.000 per kg—itulah yang menjadi andalan untuk pembelian benih jagung. Selama ini Suryono membutuhkan 15 kg jagung setara Rp52.500 per hari. Dengan demikian pembelian benih jagung tidak membebani ongkos produksi susu kambing. Selama ini Suryono menyemai 15 kg benih jagung per hari. Ia menghamparkan benih secara rapat di atas nampan.

Penyiraman tiga kali sehari dengan cara pengabutan. Ia memanen kecambah jagung itu pada hari ke-10 atau 11. Akar jagung itu saling berkait sehingga sepintas mirip karpet. Dengan demikian ia mampu memanen 105 kg hijauan jagung per hari. Menurut anak ke-7 dari 8 bersaudara itu, produksi hijauan jagung tidak tergantung cuaca. Kelebihan lain, ia dapat menanam dan memanen setiap hari, menyesuaikan volume panen dengan kebutuhan pakan kambing. Pemberian hijauan kecambah jagung kapan saja sebanyak 10% bobot tubuh ternak per hari.

Protein naik

Sprout jagung dapat dipanen pada umur 7—10 hari.
Sprout jagung dapat dipanen pada umur 7—10 hari.

Peternak kambing di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Bangun Dioro, juga memanfaatkan kecambah jagung sebagai pakan bagi kambing perah miliknya. Menurut Bangun perubahan dari biji jagung menjadi kecambah meningkatkan kandungan protein, dari 9% menjadi 18%. Lonjakan kadar protein hingga 100% itu berpengaruh pada peningkatan produksi susu pada kambing.

“Pembuatan fodder (pakan, red) lebih efektif waktu, bersih, dan tidak ada kontaminasi dari cacing atau parasit lain,” kata Bangun. Pada dasarnya kecambah jagung bagus untuk kambing atau domba karena merupakan pengganti hijauan dan dapat juga sebagai pengganti konsentrat. Namun, Bangun tidak merekomendasikan kecambah jagung untuk penggemukan lantaran biayanya tidak sebanding dengan hasil yang didapatkan.

drh Benediktus Bobby Chrisenta, peternak kambing.
drh Benediktus Bobby Chrisenta, peternak kambing.

Dokter hewan alumnus Institut Pertanian Bogor, drh Benediktus Bobby Chrisenta, menjelaskan kecambah jagung mengandung protein dan lemak yang bagus. Namun, kandungan seratnya belum bagus karena masih merupakan sprout. Sprout jagung itu juga mengandung berbagai nutrisi dan vitamin penting seperti vitamin E tinggi yang berpengaruh pada peningkatan produksi susu pada kambing. Riset membuktikan, masalah pada sprout jagung umur 12 hari adalah kandungan air terlalu tinggi. Itu menyebabkan kambing lebih cepat kenyang tetapi asupan nutrisi yang masuk belum terpenuhi. “Sebaiknya dilayukan terlebih dahulu untuk mengurangi kadar air,” kata drh Bobby.

Peternak kambing dari Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman Yogyakarta, Christian Triangga Bayu, juga pernah menggunakan kecambah jagung sebagai fodder atau pakan. Ia memberikan kecambah jagung hanya sebagai pakan tambahan di samping pakan utama yang berupa konsentrat dan hijauan. Menurut Bayu penggunaan kecambah idealnya saat panen raya jagung ketika harga jagung tidak terlalu mahal.

570_ 65Ahli Nutrisi Ternak dari Balai Penelitian Ternak, Dr. Dwi Yulistiani, menyatakan belum pernah meneliti mengenai pengaruh pemberian sprout jagung terhadap kambing atau domba. Menurut Yulistiani Tongkol jagung yang sudah digiling halus dapat dijadikan pengganti rumput sebagai sumber serat, batang jagung dapat dijadikan sebagai hijauan, sedangkan bijinya dapat berfungsi sebagai sumber energi bagi kambing atau domba. “Dari kandungan nutrisinya, tanaman jagung bagus digunakan sebagai pakan kambing atau domba,” kata Dr Yulistiani.(Muhammad Awaluddin/Peliput: Argohartono Arie Raharjo)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Cara Menghasilkan Silangan Palem yang Cantik

Trubus.id — Greg Hambali sangat hobi menyilangkan palem. Saking hobinya menyilangkan tanaman palem, Greg mendapatkan hasil silangan terbaru yang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img