Wednesday, June 19, 2024

Bikin Nutrisi Pupuk Organik Cair Sendiri, Manfaatkan Bahan Baku Alami

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Misno Prasetyo memberikan pupuk kandang, NPK, Urea, dan pupuk organik cair (POC) bikinan sendiri untuk tanaman padi miliknya. Misno menuturkan, pemberian POC mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pestisida.

Semula ia membutuhkan sekitar 2 kuintal Urea dan 2 kuintal NPK sekali aplikasi. Semenjak menggunakan POC, ia hanya menghabiskan 5 kg Urea dan 5 kg NPK. Misno menggunakan bahan-bahan alami untuk membuat POC (lihat ilustrasi).

Kapasitas pembuatan pupuk berbahan 50 liter air kelapa dan 50 liter air rebusan kedelai itu mencapai 100 liter. Misno memanfaatkan air rebusan kedelai karena terdapat pabrik pengolahan tahu di dekat rumah.

Bahan lainnya berupa daun lamtoro, kelor, buah maja, labu kuning, mengkudu, dan gula merah. Masing-masing bahan sebanyak 3 kg. Misno juga menambahkan 0,5 kg bekatul, 0,5 kg tepung beras, dan 0,5 liter dekomposer.

Pupuk kaya nutrisi itu siap digunakan jika fermentasi berhasil. Misno melarutkan 250 ml POC itu ke dalam tangki berkapasitas 15 liter. Aplikasi POC saat tanaman berumur 15 hari setelah tanam (hst) dengan cara disemprot bersamaan dengan pemberikan 5 kg Urea dan 5 kg NPK.

Selanjutnya pemupukan secara berkala setiap 10—15 hari. Hasilnya tanaman padi tumbuh subur serta serangan hama dan penyakit menurun.

Tanaman padi miliknya di lahan seluas 5.000 m2 tumbuh subur dengan rumpun hijau. Malai padi pun padat dan berisi. Gangguan hama dan penyakit relatif rendah. Misno mampu memanen 2,1 ton gabah kering panen (GKP).

Hasil panen itu dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan sawah milik tetangga sekitar. “Petani sekitar hanya mampu panen paling banter 1 ton GKP di lahan yang sama,” kata Misno.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Budidaya Udang Vannamei Superintensif, Padat Tebar Padat Hasil Panen

Trubus.id—Budidaya udang vannamei superintensif  merupakan cara budidaya dengan tingkat kepadatan tinggi mencapai 1.000 ekor per m2 atau rata-rata 370...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img