Thursday, August 18, 2022

Bogor Nirwana Cat Exhibition & Contest 2007 Toxedo Penuh Pesona

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sejak awal bertanding, klangenan Cacang Efendi dari Bekasi itu terlihat prima meski sempat terserang flu. Kepalanya tetap lincah mengikuti arah mainan yang dipegang juri. Flunya tidak parah karena hanya perbedaan suhu di luar dan di dalam arena kontes, ujar Yulian Susanty.

Toxedo memang pant as juara . Wajah bulatnya tampak eksotis dengan bola mata jingga. Lidahnya selalu terjulur bak merayu untuk mendapatkan mainan yang dipegang juri. Warna bicolornya sempurna karena tak dipengaruhi warna lain di atas kedua warna itu, kata Santy yang menjabat ketua CFI.

Lincah

Toxedo bukan tanpa pesaing. Ia ditempel ketat oleh Chandra Cameroon. Kucing eksotis berumur 10 tahun itu tak kalah lincah. Ia senang bermain sehingga gerakannya lincah, kata Cacang yang juga menjadi pemiliknya. Bulu putih dan cokelat tembaga menambah anggun penampilannya. Sayang, paduan warna itu tidak kontras. Ada sedikit kumpulan bulu putih di antara bulu cokelat tembaga di punggung. Itu cukup mengganggu penampilannya, kata Santy. Sebab itu, peraih juara best exotic kitten pada Trubus Cat Show Valentine Day Maret 2007 itu tergusur oleh Toxedo.

Di luar perebutan best of breed exotic, pemilihan best longhair kitten tak kalah seru. Hugo Napoleon tampil memukau dengan bulu panjang putih dan bersih. Otot kakinya kuat menopang tubuh setiap kali bergerak. Bulunya bertekstur halus, tutur Santy. Berry Hendra, sang pemilik dari Bandung, memang merawat Hugo sangat telaten. Bulunya disisir setiap hari supaya tidak gimbal. Ia juga dimandikan 2 minggu sekali, ujarnya. Wajar bila kucing berbobot 4,5 kg itu dinobatkan juri sebagai juara pertama.

Di kelas dewasa, gelar best longhair jatuh ke pelukan klangenan Cacang lainnya, BJ Nakula. Penampilannya luar biasa, dengan bulu panjang campuran hitam, abu-abu, dan cokelat. Meski tubuh besar berbobot 5 kg. Nakula tetap aktif. Saat tangan juri bergerak memainkan kerincingan ia lincah mengikuti. Itu karena Nakula rutin berlatih ketangkasan selama 1-2 jam setiap hari, tutur Cacang.

Hias kandang

Kontes yang diselenggarakan oleh CFI (Cat Fancy Indonesia) pada awal Juli 2007 itu semakin semarak dengan lomba menghias kandang. Kontestan wajib menghias kandang dengan tema perumahan, tutur Yenny, panitia lomba. Berbekal styrofoam, Erika asal Bogor menghias kandang kucing menyerupai rumah. Kandang itu dibuat beratap hijau segitiga dengan pintu bercat biru. Pojok kanan atas pintu dipasang ornamen bintang laut sebagai hiasan. Tak lupa jejeran stick ice cream dipakai sebagai pagar. Karena serasi tema, kandang itu dinobatkan sebagai juara.

Lain halnya Dini Aminarti. Bintang sinetron Wulan ditayangan sebuah televisi swasta itu menghiasi kandang Oreo dengan kertas colekat dan hijau. Satu per satu kertas cokelat digulung membentuk ranting yang merambat di jeruji. Kertas hijau dipakai sebagai dedaunan. Suasana kandang dibuat bernuansa alam, ujar Dini. Namun, di mata juri kreasi itu agak melenceng dari tema sehingga Dini hanya berada di posisi kedua.

Serangkaian acara kontes dan pameran itu ditujukan untuk mempererat hubungan antarpencinta kucing. Supaya tidak ada jurang antara pemain lama dan baru, kata Santy. Tak hanya itu, dengan kontes dapat mendorong meningkatnya kualitas kucing, terutama ternakan lokal. (Lastioro Anmi Tambunan)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img