Tuesday, August 9, 2022

Bomber Genggam Tiga Modal

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Bomber memang istimewa. Selain mengantongi syarat juara, ia juga memiliki kaki kuat yang bisa menopang bobot tubuhnya seberat 800 g. Performance kelinci ini sangat bagus,’ kata Dr Ir Yono C Raharjo, MSc, juri asal  Bogor. Tengok saja pada angka penilaian conformity atau sosok tubuh yang mencapai angka 4,5 dari skala 5.

Bulu pendek dan halus Bomber juga mencuri perhatian juri lain. ‘Tidak ada bulu kasar. Ini menandakan kelinci digromming baik,’ ujar Gusti Merdeka Putra, juri lain dari Bogor. Untuk menyakinkan, Gusti meraba seluruh bulu di tubuh Bomber terutama pada perut yang selama ini kerap dijumpai bulu-bulu kasar lantaran bersinggungan dengan lantai atau alas kandang.

Bertubuh besar

Jalan Bomber menuju juara tidak mudah karena mesti mengalahkan 51 pesaing. ‘Kualitas semua kontestan hampir sama,’ ujar Yono. Contohnya 2 netherland dwarf milik Yogi di Jakarta. Keduanya memiliki bulu halus bak sutra. Sayang, telinga dan kaki mereka kalah tegak dibandingkan Bomber sehingga keduanya hanya merebut juara kedua dan ketiga.

Di kelas rex, Lala tampil maksimal dengan tubuh besar dan corak bulu kombinasi hitam dan putih. ‘Bulunya halus dan tebal. Corak totolnya pun berukuran seragam,’ ujar Yono. Keistimewaan lain, tubuh Lala padat dan berisi. Hal ini menjadi nilai tambah karena dapat dimanfaatkan daging dan bulunya. Sebetulnya sosok Denok, rival utama, mirip dengan sang jawara. Sayang corak dan warna bulu di tubuh klangenan Nanda itu senada, biru keabu-abuan. Sebab itu Denok harus puas di posisi kedua. Sesungguhnya Pretty bertubuh paling besar. Flamish giant milik Dede dari KK Rabbit di Lembang, Kabupaten Bandung, berbobot 6,1 kg. Lantaran tubuhnya yang besar itu ia menjadi kampiun kelas flamish giant.

Bulu panjang

Persaingan ketat juga berlangsung di kelas lain. Tiffany, juara ke-1 kategori angora di kontes di Lembang 13 Juli 2009, kembali unjuk gigi. Dengan modal bulu putih bersih bak salju, Funny kembali menjadi juara. Wajahnya tampak bersahabat meski sesekali tampak menghindar saat disentuh juri.

Penampilan sang penantang tak kalah cantik. Angora milik Ani di Bandung itu istimewa dengan bulu cokelat muda di kedua telinga. Bulu putih yang membungkus tubuh gempalnya pun tebal dan cerah. Keistimewaan itu membuatnya hanya berselisih 1 angka dari sang jawara. ‘Sulit mencari kekurangan keduanya. Kualitas mereka sudah mendekati standar angora,’ kata Yono.

Berbeda di kelas lop bulu panjang. Chanel menang tanpa perlawanan berarti. Klangenan Bintang Primajie asal Bandung itu tenang dan ramah. Ia juga memiliki warna bulu tebal spesial: kombinasi hitam, cokelat muda, dan abu-abu.

Persaingan sekitar 106 kelinci di 6 kelas yang dilombakan itu membuat semarak Rabbit Festival yang berlangsung pada 9 Agustus 2009 di Hotel Salak, Bogor. Peserta datang dari berbagai kota seperti Jakarta, Sukabumi, dan Bandung. ‘Kontes ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan antarhobiis kelinci khususnya di Jakarta dan Jawa Barat,’ ucap Gusti.

Selain lomba, pada acara itu juga digelar sosialisasi peningkatan kualitas kelinci hias. ‘Yang terpenting saat ini mensosialisasikan pemberian ear mark alias cap di telinga. Ini berguna untuk akte kelahiran seperti halnya stambum pada anjing,’ kata Yono. (Lastioro Anmi Tambunan)

< Juara netherland dwarf kontes Rabbit Festival Hotel Salak Bogor, milik Cecep

> Juara flamish giant kontes Rabbit Festival Hotel Salak Bogor, milik KK Rabbit

Foto-foto: Lastioro Anmi Tambunan

 

Jawara Hotel Salak

Ketegori Nama Pemilik/Asal Nilai

Netherland dwarf

Bomber Cecep/Sukabumi 1287

– Yogi/Jakarta 1268,5

Yogi/Jakarta 1246

Rex

Lala Agus/Jakarta 1361

Denok Nada/Sukabumi 1348,5

– Adi/Bandung 1338,5

Lop bulu panjang

Chanel Bintang/Bandung 1131

– Oman/Bandung 1108,5

– Lembang Brother/Bandung 1102,5

Lop bulu pendek

Jeff Priyo/Jakarta 1188

Aqin/Jakarta 1149

Rumah Kelinci/Tangerang 1131

Flamish giant

Pretty KK Rabbit/Bandung 1311,5

– Duep/Bandung 1254,5

– Kusno/Cimahi 1244

Angora

Tiffany Hadiman/Bandung 1307

– Hadiman/Bandung 1306

– Budi Icong/Bandung 1291,5

Juara lop bulu panjang kontes Rabbit Festival Hotel

Salak Bogor, milik Bintang di Bandung

Juara pertama angora kontes Rabbit Festival Hotel

Salak Bogor, milik Hadiman di Lembang

Juara lop bulu pendek kontes Rabbit Festival Hotel

Salak Bogor, milik Priyo di Jakarta

Juara rex kontes Rabbit Festival Hotel Salak Bogor,

milik Agus di Jakarta

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img