Monday, April 15, 2024

Budidaya Kerapu Intensif Panen 4,5 Bulan

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Lazimnya panen kerapu 7—8 bulan setelah tebar di tambak. Namun peternak di Desa Jumpiring, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Yeni Rahayu Noor Ayna, memanen kerapu pada 4,5 bulan.  Selanjutnya panen kerapu setiap pekan.

Hal itu wajar bisa terjadi karena Yeni memelihara kerapu dengan sungguh-sungguh. Setidaknya ada 3 faktor yang memengaruhi pertumbuhan kerapu yakni bibit, kualitas air, dan pakan.

Yeni menggunakan bibit kerapu asal Bali berukuran 7—10 cm saat penebaran perdana ke tambak. Kemungkinan benih berukuran 10 cm yang bisa dipanen lebih awal.

Benih yang baik tidak hanya dilihat dari ukuran. Ciri lain benih kerapu unggul yaitu normal, sehat, dan berukuran seragam. Sebaiknya pembudidaya membeli bibit di tempat terpercaya yang memiliki sertifikat Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) seperti balai perikanan.

Sebetulnya bobot ikan beravariasi pada umur 4,5 bulan yaitu 0,3—0,5 kg. Kerapu berbobot 0,5 kg termasuk ukuran konsumsi tergantung permintaan pasar. Berdasarkan pengalaman Yeni, pengepul juga membeli kerapu berbobot 0,5 kg.

Lazimnya restoran menghendaki kerapu berbobot 0,5—0,8 kg. Yeni juga memperhatikan betul kualitas air. Ia rutin memasukkan air baru ke dalam tambak agar ikan nyaman.

Air segar membuat nafsu makan ikan bagus sehingga memengaruhi pertumbuhan kerapu. Penyakit akibat virus, bakteri, atau parasit kerap menyerang kerapu ketika kualitas air menurun. Yeni mengatakan, ketersediaan oksigen pun harus memadai dalam tambak.

Oleh sebab itulah, Yeni meletakkan kincir air untuk memasok oksigen bagi kerapu. Kincir air pun menambah kapasitas tambak. Hal penting lainnya agar bisa panen cepat ala Yeni yaitu kualitas pakan.

Ia hanya menggunakan ikan rucah segar berkualitas bagus sebagai pakan karena berprotein tinggi. “Pemberian pakan tidak boleh terlalu banyak karena bisa menumpuk dan menimbulkan amonia,” kata Yeni.

Pemberian pakan kerapu bisa 2 kali sehari pada pagi dan sore. Takarannya 3—5% dari total biomassa di tambak. Artinya jika di kolam ada sekitar 1 ton ikan, maka pakan yang diberikan mencapai 30—50 kg per hari. Pekerja mesti memotong ikan rucah sesuai ukuran mulut ikan agar mudah dimakan kerapu.

Ikan rucah mudah busuk sehingga pembudidaya mesti menyimpan dengan baik. Kerapu tidak memakan ikan rucah busuk. Yeni tidak menggunakan pelet lantaran masa budidaya lebih lama mencapai lebih dari 6 bulan.

Semua hal yang dilakukan Yeni termasuk prosedur operasional standar budidaya kerapu. Cara itu bisa diterapkan di tempat lain. Sayangnya kondisi setiap tempat budidaya berbeda. Yang pasti perawatan intensif menghasilkan kerapu berkualitas.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Sensasi Rasa Pir pada Durian Kawe

Trubus.id—Indonesia memiliki ragam durian lokal yang tak kalah enak. Salah satunya durian kawe dari Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img