Sunday, April 12, 2026

Cara Berbuka Puasa yang Tepat agar Tubuh Cepat Pulih dan Tidak Kembung

Rekomendasi
- Advertisement -

Berbuka puasa menjadi momen penting untuk mengembalikan energi dan cairan tubuh setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, jika dilakukan terlalu terburu-buru, berbuka justru bisa memicu rasa kembung, lemas, hingga gangguan pencernaan.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman, menekankan pentingnya berbuka secara bertahap agar tubuh dapat beradaptasi kembali dengan baik. Melalui tayangan IPB Pedia di kanal YouTube IPB TV, ia menjelaskan bahwa berbuka puasa sebaiknya dimulai dengan air putih hangat dan makanan manis alami seperti kurma.

“Berbuka puasa sebaiknya diawali dengan air putih, kemudian makan manis alami seperti kurma atau buah. Hal ini membantu membangunkan sistem pencernaan secara perlahan agar tubuh tidak mengalami shock,” tutur Ahmad.

Setelah seharian berpuasa, tubuh mengalami penurunan energi dan kekurangan cairan. Oleh karena itu, proses berbuka perlu dilakukan secara terencana dan tidak berlebihan. Ia juga mengingatkan bahwa banyak orang cenderung makan terlalu banyak saat berbuka.

“Mengatur nafsu makan itu penting. Setelah menahan diri seharian, kita sering ingin makan semuanya. Nah, itu tidak ideal,” kata Ahmad.

Tujuan berbuka puasa mencakup lima hal yaitu mengikuti sunah, mengembalikan energi, merehidrasi tubuh, menjaga kesehatan, serta mencegah makan berlebihan.

Ahmad juga mengingatkan agar masyarakat menghindari makanan terlalu pedas, tinggi lemak jenuh, serta minuman dingin saat awal berbuka. Alasannya karena suhu dingin dapat membuat lambung kaget setelah lama kosong. Makanan pedas berisiko menimbulkan iritasi. Terutama bagi individu yang memiliki masalah lambung.

Setelah tahap awal berbuka, menu utama dianjurkan mengikuti prinsip gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat dalam satu piring. Kombinasi ini membantu menjaga stabilitas gula darah, mengembalikan energi, serta membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

Sumber: https://www.ipb.ac.id/news/index/2026/03/air-hangat-jadi-awal-berbuka-yang-ideal-guru-besar-fkgiz-ipb-university-ungkap-manfaatnya/


Artikel Terbaru

Mengubah Sampah Jadi Listrik di TPPAS Galuga Bogor: Peluang dan Tantangannya

Rencana menyulap tumpukan sampah menjadi energi listrik di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Galuga, Kabupaten Bogor, Provinsi...

More Articles Like This