Lutut Fachry terasa lemas saat menyambangi 8 keramba jaring apungnya di Teluk Mangkoso, Kecamatan Soppengriaja, Sulawesi Selatan, pada pertengahan 2001. Belum genap sehari, 500 ekor dari populasi 7.000 benih kerapu tikus berbobot 4—6 g meregang nyawa akibat ulah vibrosis.
Setelah dipindah ke rumah tipe baru, keberhasilan kerang yang dapat diinsersi melonjak menjadi 80% dari sebelumnya hanya 40%. Malahan di rumah tipe baru, berupa kotak fi berglas, kerang tumbuh lebih pesat, penampilan bersih, dan bersosok gemuk.
Achmat Munajat kaget melihat 20 gurami terbujur kaku di pojok kolam. Puluhan ekor lagi tersentak-sentak di permukaan air akibat terserang cendawan Saprolegnia. Sisik rontok, kulit bengkak, dan diselaputi benang putih.
Produktivitas kambing peranakan etawa (PE) menjadi perhatian utama dalam pengembangan usaha ternak rakyat. Alasannya kambing PE dikenal memiliki potensi...