Wednesday, February 8, 2023

Cegah Kepunahan, Sebanyak 3.000 Ekor Ikan Nemo Ditebar di Perairan Maluku

Rekomendasi

Trubus.id — Sebanyak 3.000 ekor ikan nemo ditebar di Perairan Maluku. Penebaran ikan nemo ini bertujuan mengantisipasi kepunahan ikan endemik di perairan Indonesia.

Melansir dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tb. Haeru Rahayu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan perwujudan menjalankan strategi konsep ekonomi biru agar tercapai pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.

Menurutnya, ikan nemo juga dikenal sebagai clown fish, yakni salah satu komoditas yang sangat diminati oleh para penghobi ikan hias. Oleh karena itu, restocking ini menjadi salah satu upaya menjaga kelestarian ikan nemo dari ancaman kepunahan.

Restocking ikan nemo merupakan hasil budidaya melalui salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), yakni Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon yang telah berhasil membudidayakan ikan nemo sebanyak 50 varian.

Tebe—sapaan akrab Tb. Rahayu—menambahkan, restocking benih ikan nemo di perairan Tidore, Maluku Utara ini, merupakan hasil proses budidaya. Dipilihnya ikan nemo untuk restocking juga sudah dikaji dan perairan di sini tempatnya untuk ikan-ikan karang tersebut.

Lenih lanjut, menurut Tebe, kegiatan restocking ini merupakan kegiatan rutin Kementerian Kelautan dan Perikanan dan telah dilakukan di berbagai perairan umum di Indonesia.

“Tujuan kegiatan restocking ikan untuk mempertahankan dan melestarikan ekosistem perairan, memelihara kesehatan lingkungan perairan, serta mempertahankan keberlanjutan perikanan,” jelas Tebe.

Hingga saat ini, berbagai komoditas budidaya telah berhasil dikuasai, tak terkecualijenis ikan hias laut ekonomi tinggi seperti berbagai jenis ikan nemo. Menurut Tebe, keberhasilan produksi ikan massal ini menjadi terobosan penting dalam upaya pelestarian sumber daya perikanan di Indonesia.

“Kita tetap menjaga laut, agar selalu sehat dengan tetap menjaga keseimbangan aspek ekologi, ekonomi dan sosial,” tutur Tebe.

Saat ini produksi benih ikan nemo berkualitas dan induk ikan nemo unggul tengah menjadi prioritas. Sebab, produksi benih massal diarahkan untuk mencukupi kebutuhan benih ikan bagi pembudidaya, ataupun untuk kegiatan restocking ikan di alam atau di perairan umum. 

Selain itu, Tebe juga menekankan untuk mencegah aktivitas penangkapan yang dapat memicu over fishing. Tidak kalah penting, terus melakukan kegiatan budidaya yang berperan sebagai penyangga dan mencegah kepunahan sehingga kelestarian alam bisa terus terjaga.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kementan Dorong Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan Kopi

Trubus.id — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Perkebunan mendorong upaya pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada komoditas tanaman...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img