Friday, December 9, 2022

Cegah Kerdil Sejak Hamil

Rekomendasi

Ubi jalar kuning dan kacang merah kaya nutrisi untuk ibu hamil.

Chaidir Masyhuri Majiding, S.Gz., M.Si. periset Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor.

Trubus — Ubi jalar kuning dan kacang merah paduan pas untuk perempuan hamil. Penganan itu membantu mengatasi kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Padahal, defisit energi itu memicu kerdil atau stunting—gagal pertumbuhan tubuh dan otak pada anak. Kasus kerdil di Indonesia mencapai 37%. Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa Indonesia menjadi negara ke-5 tertinggi dengan jumlah balita kerdil setelah India, Cina, Nigeria, dan Pakistan.

Jumlahnya mencapai 17,3% berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Rikerdas) 2018. Riset Riset ilmiah Chaidir Masyhuri Majiding, S.Gz., M.Si. menunjukkan kombinasi ubi jalar kuning dan kacang merah efektif mencegah defisit energi ibu hamil. Menurut Chaidir perbandingan ubi jalar kuning dan kacang merah 3:1. Adapun energi produk minuman berkontribusi 17,05% dari acuan label gizi (ALG).

Uji klinis

Chaidir memilih ubi jalar kuning Ipomoea batatas dan kacang merah Phaseolus vulgaris karena kandungan nutrisinya yang lengkap dan baik untuk tubuh. Ubi jalar sumber karbohidrat yang kaya serat. Adapun kacang merah merupakan sumber protein dan rendah lemak. Tujan lain Chaidir yakni ingin memanfaatkan bahan pangan lokal. Apalagi produksi ubi jalar dan kacang merah juga melimpah.

Fajria Saliha Puspita Prameswari, S.Gz., M.Si. dosen Ilmu Gizi di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat.

Periset alumnus Departemen Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor itu mengolah kedua bahan pangan menjadi minuman yang praktis dan lezat. Satu kemasan berisi 50 gram serbuk minuman instan. Menurut rekan Chaidir, Fajria Saliha Puspita Prameswari, S.Gz., M.Si. ibu hamil dapat mengonsumsi minuman instan itu dalam kondisi panas atau dingin. “Satu bungkus minuman cukup dilarutkan dalam 200 ml air agar rasanya pas” kata perempuan kelahiran 19 April 1995 itu.

Dosis konsumsi 100 gram per hari. Artinya ibu hamil mengonsumsi 2 bungkus sehari sebagai pengganti camilan. “Dosis itu sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI),” kata periset kelahiran 10 Juli 1994 itu. Menurut Badan  Penelitian dan Pengembangan Pertanian ubi jalar kuning ,mengandung 533,8 ug betakaroten, 4,93% serat, 4,87% gula total, dan 2,12% protein.

Adapun kandungan gizi kacang merah antara lain 215 kalori, 13,4 gram protein, 23% folat, 22% mangan, dan 17% zat besi. Minuman instan berbahan kedua ubi jalar dan kacang merah mengandung energi total 423 kcal, 14,28% protein, 9,92% lemak, dan 70,53% karbohidrat. Chaidir dan Fajria Saliha Puspita Prameswari menguji klinis minuman instan itu. Mereka melibatkan ibu hamil yang tergolong kurang energi kronik (KEK) dari sembilan Puskesmas di Kota Bogor, Jawa Barat.

Kondisi KEK dibuktikan dari ukuran lingkar lengan ibu hamil yakni kurang dari 23,5 cm. Sebanyak 24 perempuan hamil dengan KEK mengonsumsi minuman nutrisi selama 8 pekan. Hasilnya terdapat peningkatan bobot badan rata-rata 5 kilogram dan penambahan lingkar lengan sebesar 1 cm.

Hasil itu membuktikan bahwa minuman nutrisi dapat memasok energi bagi penderita kekurangan energi kronik. Menurut Fajria hasil pengujian menunjukkan minuman nutrisi dapat bersaing dengan minuman nutrisi komersial. Bahkan, minuman itu lebih baik karena memanfaatkan bahan-bahan alami tanpa tambahan pengawet. Selain itu harga minuman nutrisi pun relatif murah.

Cegah stres

dr. Danang Ardiyanto. dokter di Rumah Sakit Hortus Medicus, Tawangmangu, Jawa Tengah.

Menurut dokter di Rumah Sakit Hortus Medicus, dr. Danang Ardiyanto, mengatur asupan makanan dengan kecukupan kalori dan sumber protein yang cukup hal mendasar yang perlu dilakukan. Harap mafhum, kekurangan energi karena asupan makanan yang belum memenuhi kebutuhan. Usia ibu yang terlalu muda yakni sebelum 18 tahun juga menjadi pencetus KEK, karena terjadi persaingan penyerapan nutrisi antara janin dan ibu.

Danang mengatakan kurangnya energi dapat mengakibatkan ibu mudah lelah dan berisiko menurunnya produksi air susu. Selain itu, menurut Danang kelelahan juga menyebabkan kesulitan persalinan. Pada janin, stunting juga memicu kematian. Dokter di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat Tradisional, Tawangmangu, Jawa Tengah, itu mengatakan kekurangan energi sebenarnya dapat dicegah, salah satunya adalah perencanaan waktu kehamilan yang ideal yakni usia antara 20—30 tahun.

Pencegahan stunting dengan mengatur asupan makanan yang cukup kalori dan sumber protein dapat dilakukan. Salah satunya dengan bantuan konsumsi minuman instan. Dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu mengatakan, beban psikis seperti stres juga memicu gangguan asupan nutrisi ibu hamil. Oleh karena itu, sebaiknya perempuan mengandung dapat mengelola stres. Salah satunya dengan menyeimbangkan antara aktivitas fisik dan istirahat yang cukup. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

Previous articleRamah Bagi Hati
Next articleAgar Tidur Kian Pulas
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Keunggulan Kapal Canggih Penebar Pakan Ikan

Trubus.id — Kapal penebar pakan ikan bisa menjadi alternatif para pembudidaya yang memelihara ikan di tambak yang luas. Salah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img