Friday, December 2, 2022

Dari Pantai Minyak Perawan itu Datang

Rekomendasi

Sejak saat itu Sudradjat selalu membuat minyak perawan dari kelapa dalam. Selain memiliki kadar minyak tinggi, kelapa dalam juga mudah diperoleh. Pasalnya, ia memiliki penyebaran yang lebih luas dibanding kelapa genjah. “Sebanyak 90—95% kelapa di Indonesia adalah kultivar kelapa dalam,” ujar dosen perkebunan Institut Pertanian Bogor itu.

Menurut ayah 4 putra itu semua jenis anggota famili Palmae bisa dibuat VCO. Namun, kelapa dalam lebih cocok dibanding kelapa genjah. Musababnya, ukuran buah besar dan umur ekonomi panjang. Artinya, kelapa dalam menghasilkan endosperm (daging buah, red) lebih tebal sekitar 29,7—35% dari total bagian buah dibanding kelapa genjah. Walaupun umur mulai berbuah 7—15 tahun, tetapi populasi per ha bisa mencapai 130 pohon dengan jarak tanam 9 m x 9 m. “Secara genetik kelapa dalam memang menghasilkan minyak lebih tinggi,” ujar Ir Ade Wahyar, MS, dosen perkebunan Institut Pertanian Bogor.

Wajar bila jenis kelapa dalam dipilih untuk VCO. Selain kadar minyak tinggi, kandungan asam laurat kelapa dalam lebih tinggi dibanding kelapa genjah. “Asam laurat kelapa dalam mencapai 45%,” ucap Sudradjat. Menurut alumnus S3 Universitas ENSA de Rennes, Perancis, itu semakin tinggi asam laurat, kemampuan minyak perawan sebagai antibodi dan antiparasit di dalam tubuh semakin tinggi.

Kelapa genjah seperti genjah nias dan raja jarang diolah menjadi VCO. Itu lantaran daging buahnya tipis dan kadar minyak rendah. Walaupun kelapa genjah mampu berproduksi lebih tinggi—1,5 kali dibanding kelapa dalam —tetapi sosok buah kecil. Artinya minyak yang dihasilkan lebih sedikit.

Pilih pantai

Tak ada yang menyangkal bila Cocos nucifera tersebar luas. Daya adaptasi lingkungan yang tinggi memungkinkan ia tumbuh di mana saja. Namun, di dunia virgin coconut oil letak geografi s tanaman berbuah bulat itu sangat berpengaruh.

Di daerah pegunungan kelapa dapat tumbuh. Namun, pertumbuhannya lambat karena pada suhu rendah proses metabolisme berjalan lambat. Tak heran bila kelapa di gunung umumnya berbuah umur 8—10 tahun. Produksi pun 25% lebih rendah dibanding kelapa pantai. Demikian rendemen minyak di bawah 60%, lazimnya 60—65%.

Oleh karena itu, para pengolah VCO biasanya menggunakan kelapa di daerah tepi pantai seperti Lampung, Sulawesi, Jambi, dan Bengkulu. Di sana kelapa tumbuh subur. Kadar minyak yang diperoleh pun lebih tinggi lantaran suhu 27—280C optimal untuk pertumbuhan. “Suhu tinggi sangat cocok untuk mempercepat proses metabolisme tanaman,” ujar Sudradjat. Apalagi curah hujan tinggi 1.400—2.500 mm/tahun sehingga ketersediaan air terjamin.

Selain suhu, faktor tanah juga berpengaruh. Tanah di pesisir pantai kaya khlorida (Cl) yang terikat pada senyawa garam dapur (NaCl). “Cl berfungsi untuk membuka dan menutup stomata. Itu penting untuk fotosintesis,” kata pakar kelapa itu. Selain Cl, natrium juga berperan untuk mensubstitusi kalium. Kalium dibutuhkan pada masa pembentukan bunga dan buah. Bila kalium selalu tercukupi maka kandungan asam laurat tinggi.

Tua, 12 bulan

Untuk menghasilkan VCO berkualitas tentu diawali dengan pemilihan kelapa berkualitas pula. Selain jenis kelapa dan lokasi penanaman, waktu panen juga sangat berpengaruh. Kelapa yang dipanen muda kadar minyak masih rendah. Buatlah VCO dari buah kelapa yang telah matang. Buah kelapa matang tandanya kulit cokelat kering dan kalau dikoclakkoclak bunyinya nyaring.

Secara genetis, kerabat pinang-pinangan itu mulai membentuk minyak pada umur 6 bulan setelah penyerbukan. Kadar minyak maksimal pada umur 12 bulan setelah bunga betina dibuahi. Itulah saat yang tepat untuk memanen. Bila masa panen lewat secara otomatis kadar minyak menurun. Daging buah menjadi benyek dan berbau tengik.

Nah lantaran VCO terkait dengan kandungan asam laurat dan kapriat tinggi, dianjurkan buah berasal dari pohon tua. “Pada umur 12 tahun ke atas, pohon kelapa telah matang fi siologis. Kandungan asam laurat pun tinggi dan bagus,” kata mantan pembantu dekan III Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Dengan begitu khasiatnya pun bertambah jitu. (Rahmansyah Dermawan)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Balitbangtan Menjajaki Kolaborasi dengan Turki atas Keberhasilannya Sertifikasi Varietas

Trubus.id — Balitbangtan yang telah bertransformasi Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) mulai memperkuat jejaring internasional salah satunya dengan kunjungan ke...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img