Thursday, June 13, 2024

Delapan Hal Unik Tentang Durian

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id— Durian buah populer di Indonesia. Di Tanah Air banyak sekali penggemar sang raja buah ini. Bahkan seringkali kontes durian digelar untuk meraih durian-durian lokal unggul. Namun, terlepas dari itu, faktanya ada 8 hal menarik yang jarang diketahui seputar durian. 

1. Ahli Botani asal Inggris, Alfred Russel Wallace, menjuluki durian sebagai raja buah. Pada 1856 ia juga menulis Durio zibethinus dalam buku berjudul “On the Bamboo and Durian of Borneo”.

2. Relief durian terdapat pada salah satu dinding Candi Borobudur. Gambar pohon durian itu berada dalam satu bingkai dengan 11 perempuan kerajaan. Candi Borobudur dibangun pada 775—820. Artinya masyarakat di Indonesia mengenal durian sejak 1.300 tahun lalu.

3. Buku berjudul Java Essay karya Masatoshi Iguchi mengisahkan ekspedisi Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang mendapati banyak pohon durian di Bogor, Jawa Barat, pada 1687.

4. Triptofan dalam durian bermanfaat untuk otak. Tubuh mengubah senyawa itu menjadi serotonin dan melatonin yang berfungsi merangsang rasa kantuk. Ikuti rasa kantuk itu dan bangun dalam keadaan lebih segar.

5. Kulit buah durian berfaedah sebagai bahan bakar untuk mengasapi ikan karena menimbulkan bau yang sedap. Abu sisa pembakaran juga bermanfaat memutihkan kain sutra.

6. Durio zibethinus kerap mengeluarkan bau kuat. Periset Wong dan Tie menemukan 63 komponen senyawa yang menyebabkan keluarnya bau pada buah durian. Riset itu menunjukkan senyawa volatil pada durian terdiri atas esters, ketones, dan sulfur.

7. Rumphius pada abad ke-18 menyarankan tidak meminum alkohol sehabis makan durian karena menyebabkan gangguan cerna dan napas berbau tak sedap.

8. Durian kanyao asal Thailand termasuk durian termahal. Jenis durian itu terjual seharga 1,5 juta baht setara Rp630 juta pada festival durian di Thailand pada 2019. Durian itu memiliki rasa manis dan bertekstur lembut.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi  Gelar Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi

Trubus.id—Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yakni Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img