Sunday, August 14, 2022

Demi Dua Sehat

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Kurkumin pada kunyit membantu meningkatkan imunitas tubuh.

Komunitas belajar mengolah tanaman obat untuk menjaga kekebalan tubuh. Setelah praktik, mereka menjajakan beragam minuman segar yang mendatangkan laba.

Trubus — Jika harus memilih sehat atau kekayaan melimpah, banyak orang memilih yang pertama. Petuah Latin mengatakan, “Bona valetudo melior est quam maximae divitiae,” ada benarnya juga. Kondisi badan yang sehat lebih berharga daripada kekayaan yang berlimpah-limpah. Pantas permintaan minuman herbal kian meningkat sejak pandemi korona pada Maret 2020.

Kunyit asam dan jahe asam produksi Kelompok Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Masyarakat berbondong-bondong mencari tanaman obat untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Di beberapa sentra sulit mendapatkan rimpang jahe, kunyit, dan temulawak. Salah satu lokapasar atau marketplace terbesar di Indonesia mencatat peningkatan 200% khusus produk minuman kesehatan sejak pandemi korona. Wartawan Trubus ke Pasar Beringharjo, Yogyakarta, juga mendapati banyak tanaman obat yang habis.

Racikan modern

Selain itu dampak pandemi korona banyak orang yang kehilangan pekerjaan dan mata pencaharian. Itulah sebabnya PT Supra Boga Lestari bersama Kelas Trubus memberikan pelatihan pembuatan minuman herbal bagi 20 warga di Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Melalui pelatihan itu diharapkan memberikan alternatif usaha kepada masyarakat.

Pelatihan pengolahan tanaman obat itu merupakan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility PT Surya Boga Lestari dalam bentuk pemberdayaan ekonomi. Minuman itu bisa berfaedah untuk konsumsi sendiri sekaligus berpeluang pasar cukup besar. Ini merupakan peluang masyarakat agar mampu bertahan di tengah pandemi. Apalagi kini usaha mikro, kecil, dan menengah sangat mudah menjangkau konsumen dengan media sosial.

“Pelatihan ini sangat diperlukan dalam masa seperti sekarang, selain menjadi lebih mengetahui khasiat herbal kami juga belajar cara merintis usaha minuman herbal,” ujar koordinator peserta, Tri Sugiarti. Peserta mendapatkan pelatihan pada 23 dan 26 Oktober 2020 serta pendampingan saat membuat usaha minuman herbal. Kelas Trubus menghadirkan narasumber pelatihan yang kompeten, yakni praktikus Nova Dewi.

Peserta pelatihan belajar mengeringkan herbal yang baik.

Para peserta belajar meracik minuman kunyit asam dan jahe asam baik berupa cair maupun serbuk. Paduan rimpang kunyit dan buah asam minuman herbal yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh terutama pada masa pandemi korona. Nova Dewi mengajarkan cara membuat minuman herbal yang enak dan modern. Padahal, selama ini herbal identik dengan tradisional dan pahit.

“Menjaga kualitas bahan baku merupakan hal penting untuk membuat minuman yang diproduksi memiliki rasa lezat,” ujar Nova Dewi yang sehari-hari meracik jamu. Panitia memilih minuman kunyit asam sebagai produk utama lantaran memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain itu masyarakat mudah memperoleh bahan baku di pasaran. Menurut Nova sebaiknya masyarakat menggunakan biang kunyit.

Selain memiliki warna yang bagus untuk tampilan produk, kandungan kurkumin dalam biang kunyit juga lebih banyak. Kunyit yang dipanen muda menyebabkan kadar kurkumin tidak maksimal. Padahal, senyawa kurkumin itulah penyumbang manfaat terbesar bagi imunitas tubuh. Kurkumin berperan sebagai antibakteri, antioksidan, antiinflamasi, antikanker, penurun gula darah, dan imunomodulator.

Praktik bisnis

Kurkumin bekerja dengan mengikat reseptor virus sehingga menghalangi virus menempel di sel tubuh sekaligus menghambat proses perbanyakan virus di tubuh inang. Kurkumin bersifat imunomodulatoris—agen kimia yang memodifikasi respons kekebalan atau fungsi sistem kekebalan tubuh baik menstimulasi maupun menghambat produksi unit-unit sistem kekebalan tubuh.

Kandungan kurkumin ini pula lah yang membuat kunyit asam identik sebagai minuman pereda nyeri haid. Paduan kunyit asam juga memiliki beragam khasiat lainnya. Tak hanya multifungsi, kunyit asam juga nikmat dikonsumsi baik dalam bentuk panas maupun dingin. Itu sebabnya penggemar kunyit asam sangat banyak di tanah air.

Penyerahan produk minuman herbal peserta hasilndari program pelatihan dan pendampingan kepada pejabat eksekutif PT Supra Boga Lestari, Meshvara Kanjaya.

Setelah mengikuti pelatihan, beberapa peserta memulai usahanya menjual minuman herbal. “Ini memang merupakan hasil yang diharapkan dari program CSR. Kami berharap produk-produk ini juga dapat dijual di gerai pasar swalayan grup kami,” ujar pejabat eksekutif PT Supra Boga Lestari, Meshvara Kanjaya. Saat peresmian The Gourmet di Jakarta Selatan, Meshvara juga mencicipi produk kunyit asam dan jahe asam yang telah diproduksi oleh peserta.

Pelatihan yang digagas PT Supra Boga Lestari itu berdamapak ganda. Pertama, melalui produk minuman herbal modern seperti ini diharapkan kesadaran komunitas menjaga kesehatan menggunakan herbal makin mengingkat. Kedua, pelatihan itu sekaligus mendorong kewirausahaan komunitas. Sehat tubuh dan sehat “dompet” dambaan semua orang. (Rizky Fadhilah)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img