Monday, August 8, 2022

Dua Sisi Daun Graviola

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Khasiat dan bisnis daun sirsak seiring sejalan.

Sulaeman Lesmana menanam bibit sirsak Annona muricata asal biji itu pada 1983 di lahan miliknya di sebuah sudut Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Dari satu pohon induk itu Sulaeman menambah populasi di kebun lewat perbanyakan generatif. Sulaeman juga menanam bibit sirsak dari penangkar buah.

 

Dari tanaman anggota famili Annonaceae itu Sulaeman memanen buah. Setiap Rabu ia membuat jus dan membawa olahan buah zuurzak itu untuk 35 anggota klub tenisnya. “Kalau saya tidak datang, mereka pasti bertanya-tanya karena berarti tidak ada jatah jus sirsak,” tutur Sulaeman yang juga memasarkan buah di sebuah gerai modern milik seorang rekan di kawasan Setiabudi, Bandung.

Toko buah

Sekarang bukan hanya jus sirsak madu Sulaeman-begitu ia menyebutnya karena rasa buah manis tanpa asam- yang ditunggu-tunggu, tapi juga daunnya. Harap mafhum riset dan pengalaman empiris membuktikan daun graviola itu andal menggempur penyakit maut terutama kanker. Hasil riset peneliti di Sekolah Farmasi Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, Jerry McLaughlin, membuktikan keandalan daun sirsak melawan 7 sel kanker, yaitu kanker serviks, kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, ginjal, pankreas, dan usus besar. Riset dan pengalaman empiris juga membuktikan daun sirsak turut membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus, kolesterol, dan tekanan darah.

Gaung khasiat daun graviola itulah yang terasa hingga ke kebun Sulaeman. Banyak orang meminta daun tanaman asal Amerika Tengah itu. Supaya tidak kerepotan melayani permintaan, pria murah senyum itu akhirnya menitipkan daun-daun sirsak segar yang sudah dikemas untuk dijual di toko tempat ia memasarkan buah sirsak. Juragan tekstil itu bukan hendak melebarkan sayap usaha. “Ini untuk ibadah karena banyak orang yang tertolong dengan mengonsumsi daun sirsak,” kata ayah 3 anak itu.

Masyarakat dan herbalis selama ini memang lebih lazim memanfaatkan daun sirsak segar. Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, selalu meresepkan daun sirsak terutama sebagai pengganti kemoterapi pada pasien kanker. Pasien merebus 10-15 daun segar itu dengan 3 gelas air dengan wadah dari tembikar atau panci tahan karat hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Lalu pasien meminum airnya.

Dokter dan herbalis di Malang, Jawa Timur, dr Zainal Gani, menuturkan konsumsi daun sirsak dalam bentuk hasil rebusan bahan baku segar paling baik. Sayang umur simpan daun segar hanya 3-5 hari. Lagipula, “Pasien kadang malas membuatnya,” kata Zainal Gani. Itu antara lain yang mendorong produsen herbal memproduksi berbagai olahan daun sirsak yakni berupa bubuk daun sirsak kering dalam kantong seperti teh celup dan kapsul.

Mudah, praktis

Menurut Prof Dr Sumali Wirjowidagdo, farmakolog dari Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, kandungan zat aktif pada simplisia alias bahan baku dalam bentuk kering sama seperti pada daun segar. Simplisia dapat langsung dimanfaatkan dalam bentuk utuh atau diolah lagi menjadi bubuk dan dikemas dalam kantong celup. Cara mengonsumsinya dengan menyeduh atau merebus simplisia, baru pasien meminum airnya. Sediaan lain yang lebih praktis berupa kapsul.

Yusuf Priyanto SSi, farmakolog di sebuah klinik kesehatan di Depok, Jawa Barat, menuturkan olahan kapsul sirsak yang tersedia di pasaran antara lain kapsul berisi serbuk simplisia, hasil ekstraksi, maserasi, dan destilasi. Produk kapsul serbuk relatif banyak karena pembuatannya lebih mudah. Produsen mengeringkan daun, menghancurkan hingga menjadi serbuk, lalu mengapsulkan. “Yang paling baik kapsul hasil ekstraksi karena dengan proses itu hanya zat aktif pada bahan baku yang diambil,” tutur Yusuf. Dalam bentuk ekstrak, tubuh pun lebih mudah menyerap.

Hasil penelusuran Trubus kini setidaknya terdapat tiga produk kapsul ekstrak daun sirsak antara lain Gravila, Gravica, dan Gravia. Saat Trubus pertama kali menulis topik khasiat daun sirsak untuk menggempur kanker pada Januari 2011, hanya satu herbalis yang memproduksi kapsul ekstrak sirsak untuk penggunaan di klinik sendiri. Penambahan itu seiring dengan kian banyaknya masyarakat yang merasakan faedah daun sirsak.

Susiyanti, bagian pemasaran PT Permana Putra Mandiri, produsen Gravila menyebutkan setiap bulan terdapat 30-50% kenaikan produksi. Produsen herbal yang memproduksi kapsul ekstrak daun sirsak sejak 2011 itu mengolah daun yang diperoleh dari Bandung, Sumedang, dan Sukabumi, semua di Jawa Barat.

Aman

Menurut Zainal Gani beragam olahan itu aman dikonsumsi asal kandungan kadar air kurang dari 10%, terutama untuk olahan berbentuk bubuk. Kadar air tinggi berisiko mengundang cendawan misal Aspergillus flavus yang memproduksi aflatoksin. Bila aflatoksin masuk ke dalam tubuh manusia menyebabkan gangguan hati. Cara mudah menurunkan kadar air dengan mengeringkan simplisia di dalam oven. Pengeringan di bawah cahaya matahari masih menyisakan kadar air 12-15%.

Penggunaanya tetap harus dikombinasikan dengan herbal lain. Dr Paulus Wahyudi Halim di Tangerang, Provinsi Banten, menggabungkan ekstrak sirsak dengan ekstrak temuputih dan temulawak. Temuputih Curcuma zedoariza dikenal sebagai herbal antikanker.

Yusuf Priyanto menyarankan konsumsi kapsul daun sirsak dengan kulit manggis. “Kombinasi itu untuk memperkuat daya kerja herbal, terutama pada perawatan pascakemoterapi,” katanya. Daun sirsak sebagai antitumor, sementara antioksidan tinggi kulit manggis mampu meregenerasi sel. Namun, konsumsi keduanya jangan berbarengan karena dikhawatirkan ada zat lain yang bersifat antagonisme sehingga menurunkan efektivitas kerja herbal. Sebaiknya jeda konsumsi keduanya minimal 4 jam. Dengan begitu khasiat pasien mendapat khasiat daun zuurzak, produsen herbal berjalan bisnisnya. (Evy Syariefa/Peliput: Andari Titisari)

 

 

Keterangan Foto :

  1. Beragam olahan daun sirsak aman dikonsumsi
  2. Semula buahnya yang banyak dimanfaatkan, kini8 daun jadi sandaran pasien menggapai kesehatan
  3. Salah satu sudut kebun sirsak Sulaeman Lesmana di Bandung
  4. Penggunaan daun sirsak sebaiknya tetap dikombinasikan dengan herbal lain, misal kulit manggis
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img