Thursday, August 18, 2022

Duku Top dari Meratus

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Rasa manis lengket di lidah dengan tekstur kenyalDuku manis, kering, dan kenyal dari kaki Pegunungan Meratus.

 

Harga duku padangbatung Rp 25.000 per kgKulit mulus hingga 3 hari pascapetikWilayah di Kaki Meratus subur dengan sinar matahari melimpah dan air yang cukupSentra PadangbatungItulah ciri khas duku padangbatung dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan. Ketika menikmati duku padangbatung, menggigit daging buah yang kering, padat, dan bening, gigi seperti terpantul. Mirip menggigit jelly. Rasa manis pun terasa lebih lama di lidah. Itulah sebabnya para penikmat duku padangbatung rela membayar lebih mahal untuk memperolehnya. Harga Lansium domesticum itu di pasaran Rp20.000-Rp25.000 per kg.

Bandingkan dengan harga langsat tanjung yang hanya Rp12.000-Rp15.000 per kg di pedagang buah. Langsat tanjung-kerabat duku dengan nama botani serupa Lansium domesticum-juga ikon buah di Kalimantan Selatan. Rasanya manis dengan daging buah nan lembut. “Sama-sama manis, tapi ciri khas yang terasa di lidah beda,” kata Ir Muhammad Saleh MS, pemulia di Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Populasi terbatas

Menurut Sodik SP, penilai kultivar dari Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB-TPH) Kalimantan Selatan, kadar kemanisan duku padangbatung setara duku komering, yakni 10-130 briks. Di pasaran, duku komering lebih sohor sebagai duku palembang. “Kami uji dan bandingkan, ternyata manisnya tidak kalah dengan duku asal Sumatera Selatan. Bahkan, duku padangbatung punya ciri khas yang unik,” kata Sodik.

Rasa manis yang khas muncul karena perpaduan sifat varietas yang unggul serta kondisi lahan dan iklim yang cocok. Wilayah lembah di kaki Pegunungan Meratus sohor sebagai daerah subur. Kecamatan Padangbatung di ketinggian hanya 28 m di atas permukaan laut menjadi daerah endapan topsoil atau lapisan tanah bagian atas yang subur dari daerah hulu. Air juga melimpah karena Sungai Amandit yang melintasi Padangbatung tidak pernah kering.

“Tanah subur, sinar matahari berlimpah, air juga cukup. Buah yang dihasilkan tentu berkualitas,” kata Sodik. Sayang, masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, kurang mengenal duku padangbatung. “Jumlah buah terbatas sehingga jarang muncul di pasaran,” kata Sodik. Buah terbatas karena populasi tanaman dewasa di Hulu Sungai Selatan hanya 1.500 pohon. Mereka tersebar di 3 kecamatan yaitu Padangbatung, Loksado, dan Piani. Bandingkan dengan langsat tanjung yang populasinya 3-4 kali lipat.

Itulah sebabnya harga duku padangbatung jauh lebih mahal karena langka. Pantas menurut peneliti di Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra), Ir Noorginawati, duku padangbatung lebih banyak dikirim ke Kalimantan Timur seperti ke Kabupaten Tanahgrogot. “Di sana pelanggan berani beli dengan harga lebih tinggi. Bagi orang Kalimantan Selatan duku padangbatung sekadar oleh-oleh para pejabat atau kerabat dekat,” kata peneliti sosial ekonomi pertanian asli  Hulu Sungai Selatan itu.

Duku padangbatung dapat melenggang hingga ke provinsi jiran karena berkulit tebal sehingga daya simpan lebih lama. Duku yang dipetik matang pohon, kulitnya masih mulus hingga 3 hari kemudian. Ia masih dapat dikonsumi-tanpa berubah rasa-hingga 5 hari meski kulit menjadi kecokelatan. Keistimewaan lain sosok buah umumnya lebih besar dibanding duku lain di Kalimantan Selatan. Bobot per buah 16,5-29,5 g; duku lain rata-rata hanya 17,5 g.

Landa mbou

Asal usul duku padangbatung nan manis itu masih misteri. Drs HM Yusuf Syuai’b, pemilik pohon duku padangbatung, menyebut Lansium domesticum di daerahnya berasal dari bibit okulasi yang dibawa Belanda pada era kolonialisme. Kisah lain menyebut pada zaman perang, ada penduduk Desa Durianrabung yang berhasil meraih gelar sarjana di Belanda dan pulang kampung membawa bibit duku. Namun, tidak jelas darimana tokoh di kedua kisah itu memperoleh bibit.

Mungkin karena lekat dengan Belanda, maka dahulu masyarakat Hulu Sungai Selatan menyebut duku padangbatung sebagai duku landa mbou. Kata itu berasal dari penggalan kata Belanda dan landbouw berarti kebun atau sentra pertanian. Nama duku padangbatung baru disematkan pada 2004 ketika Kementerian Pertanian mengakui duku itu tergolong unggul. Sejak itu penanaman meluas dengan populasi tanaman muda mendapai 6.000 tanaman.

Bibit tanaman muda itu berupa sambung pucuk yang berasal dari 24 pohon induk hasil pengamatan sejak 2001. Kini umur pohon induk lebih dari 86 tahun. “Itu pohon pilihan dari ribuan populasi duku padangbatung,” kata Sodik. Produksinya stabil 300-500 kg per musim dengan kualitas terbaik, manis, kering, kenyal, dan besar.

“Wilayah Hulu Sungai Selatan cocok buat duku. Sayang, jika masyarakat menanam bibit dari biji yang tidak jelas,” kata Ir Erma Budianto, MS, mantan kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Kalimantan Selatan, yang mempelopori pengembangan duku padangbatung. Dengan penanaman itu, 5-6 tahun ke depan bukan tidak mungkin duku padangbatung dapat menyaingi langsat tanjung di pasaran buah Kalimantan Selatan. (Ridha YK, kontributor Trubus di Kalimantan Selatan)

 

Sentra Padangbatung

Sentra duku padangbatung tersebar di 3 kecamatan: Padangbatung, Lohsado, dan Piani-di Kalimantan Selatan

 

Keterangan Foto :

  1. Rasa manis lengket di lidah dengan tekstur Kenyal
  2. Harga duku padangbatung Rp 25.000 per kg
  3. Wilayah di Kaki Meratus subur dengan sinar matahari melimpah dan air yang cukup
  4. Ir Muhammad Saleh MS, duku padangbatung dan langsat tanjung sama-sama manis, tetapi ciri khas beda. Rasa manis duku padangbatung lebih lengket di lidah
  5. Kulit mulus hingga 3 hari pascapetik
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img