Monday, December 15, 2025

Duta Hortikultura Cilik: Menanam Hari Ini, Menuai Masa Depan

Rekomendasi
- Advertisement -

Kegiatan Duta Hortikultura Cilik 2025 menjadi ruang belajar seru bagi anak-anak untuk mengenal dunia tanaman lebih dekat. Ajang ini diselenggarakan oleh Pusat Pengujian dan Sertifikasi Hasil Pertanian (PPSHP) dalam rangka Festival Hortikultura 2025, serta diorganisasi oleh Kelas Trubus. Selama beberapa hari, para peserta mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dikemas menarik, mulai dari mengenal tanaman hias dan buah hingga belajar menjaga keamanan pangan.

Pada hari pertama, anak-anak berkunjung ke Taman Anggrek Ragunan dan Pusat Penangkar Bibit Ragunan (PBR). Di sana mereka belajar mengenal berbagai jenis tanaman serta praktik menanam tabulampot atau tanaman buah dalam pot. “Aku senang banget waktu dapat tanaman mangga, soalnya aku memang suka mangga,” ujar Muhammad Gibraltar Elmalik, siswa kelas 6 homeschooling yang akrab disapa Gibral.

Kecintaan Gibral terhadap tanaman sudah tumbuh sejak kecil. Ia sering membantu ibunya berkebun dan menemani kakeknya yang merupakan petani sayuran di Cianjur. “Aku pernah jadi asisten berkebun ibuku. Waktu panen pare dan ubi bareng kakek juga seru banget,” kenangnya sambil tersenyum.

Pada hari kedua, peserta mempraktikkan keterampilan merangkai bunga handbouquet dan melakukan tur ke Pasar Bunga Rawa Belong. Mereka belajar mengenal berbagai jenis bunga potong dan menyaksikan langsung aktivitas para pedagang bunga. Kegiatan berlanjut ke PPSHP, tempat para peserta mendapat edukasi tentang bahaya makanan berformalin dan cara mendeteksinya. Anak-anak juga diajak berkeliling laboratorium untuk melihat langsung proses pengujian mutu hasil pertanian.

Puncak acara berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025, saat setiap peserta tampil di atas panggung dengan penampilan terbaiknya. Mereka dinilai berdasarkan durasi penampilan enam menit dan sesi wawasan hortikultura selama satu menit. Seluruh peserta menampilkan semangat tinggi dalam memperkenalkan pentingnya tanaman bagi kehidupan sehari-hari.

Penilaian Duta Hortikultura Cilik mencakup tiga aspek utama, yaitu pembekalan, final, dan dukungan di media sosial, dengan porsi dukungan media sosial kurang dari 10 persen dari total nilai. Dalam penilaian tersebut, Gibral meraih skor tertinggi dari dewan juri setelah tampil memukau pada sesi penampilan dan tanya jawab.

Kriteria yang dinilai mencakup pengetahuan tentang tanaman dan hortikultura, kepercayaan diri serta kemampuan komunikasi di atas panggung, kreativitas dalam memperkenalkan tanaman, serta kepribadian dan sikap peserta. Selama sesi pembekalan, Gibral juga dikenal aktif bertanya maupun menjawab, menunjukkan wawasan luas dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap dunia hortikultura.

Dari seluruh rangkaian kegiatan itu, Gibral akhirnya dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Hortikultura Cilik 2025. Prestasi ini menjadi bukti semangatnya dalam mengenalkan pentingnya menanam sejak dini. “Tanaman menghasilkan oksigen, bisa jadi obat alami seperti jahe dan kunyit, dan memberi makanan untuk manusia maupun hewan,” ujarnya penuh antusias.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya membawa pulang bibit dan buket bunga, tetapi juga semangat menjaga alam. Dari tangan-tangan kecil mereka, tumbuh harapan besar bagi masa depan yang lebih hijau.

(Naya Maura Denisa)

Artikel Terbaru

Dari Rak Depan Rumah ke Pasar Nusantara: Gallery Aglaonema Bertumbuh Bersama Konektivitas Indosat IM3

Rini Nurulita tidak menyangka hobi menanam tanaman hias aglaonema saat pandemi Covid-19 pada 2020, menjadi ladang pendapatan baru. Sebelum...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img