Monday, August 8, 2022

Emas dan Perak

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Tim pracetak Majalah Trubus (kiri-kanan: Budi Putra Kharisma, Edi, Antonius Riyadi, Agus Untung Suropati, Bahrudin) berperan penting dalam capaian prestasi di IPMA Award
Tim pracetak Majalah Trubus (kiri-kanan: Budi Putra Kharisma, Edi, Antonius Riyadi, Agus Untung Suropati, Bahrudin) berperan penting dalam capaian prestasi di IPMA Award

Indonesia Print Media Award kembali digelar. Hajatan tahunan Serikat Perusahaan Pers (SPS) itu pada 2015 diadakan di Batam, Provinsi Riau, pada Sabtu, 7 Februari 2015. Perhelatan IPMA Award 2015 menjadi bagian dari kegiatan peringatan Hari Pers Nasional dengan tema Pers Sehat, Bangsa Kuat.

Pembaca terhormat, puji syukur kami sampaikan ke hadirat Allah SWT bahwa pada acara itu majalah kesayangan Anda, Trubus, kembali menorehkan prestasi. Majalah Trubus menyabet 2 penghargaan pada kategori the Best of Special Interest Local Magazine. Masing-masing silver winner untuk Majalah Trubus edisi Januari 2014 dan gold winner untuk edisi Juli 2014. Sampul muka kedua edisi itu menampilkan teknologi hidroponik yang kini tengah tren di masyarakat.

Inilah tahun keenam berturut-turut sejak 2010 Majalah Trubus meraih penghargaan itu. Gelar gold winner misalnya diraih untuk Majalah Trubus edisi Januari dan April 2011, Mei dan November 2012, serta Juni dan Desember 2013. Kami berharap penghargaan yang ditabalkan untuk sampul muka media cetak itu menjadi pemacu untuk terus memberikan yang terbaik untuk Anda, pembaca setia Majalah Trubus.

Pada edisi ini misalnya kami menampilkan tulisan utama tentang peluang mengusahakan lebah tanpa sengat Heterotrigona itama. Para peternak pioner menyebutkan jenis itama berpotensi sebagai pundi-pundi rupiah. Pengusahaannya mudah, bisa dilakukan di halaman rumah—yang penting sumber nektar seperti bunga-bungaan tersedia. Produksi utama itama berupa madu dan propolis. Saat ini madu itama berharga Rp1.200.000 per kg. Dari setiap log—tempat itama bersarang—dapat dipanen 0,5 kg madu setiap bulan pada musim kemarau. Pengusahaan di kebun menghasilkan produksi lebih tinggi.

Tulisan tentang itama itu kami lengkapi dengan gaya hidup para pencinta satwa kelangenan jenis burung, reptil, dan mamalia yang semakin tren. Tulisan lain tentang semangat berhidroponik yang kian meluas didukung munculnya teknologi baru. Kami berharap sajian kami terus menginspirasi Anda. ***

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img