Saturday, June 22, 2024

Empat Jenis Batu Ginjal dan Khasiat Daun Avokad sebagai Obatnya

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Ada empat jenis batu ginjal. Pertama, batu kalsium oksalat, pemicunya karena banyak mengonsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian yang banyak mengandung kalsium dan oksalat seperti bayam, seledri, dan apel. Kedua, batu asam urat, dipicu oleh senyawa purin yang banyak terdapat di kacang-kacangan dan jeroan.

Ketiga, batu struvit, dipicu oleh bakteri yang menginfeksi saluran kencing. Bakteri menghasilkan enzim yang memicu peningkatan jumlah amonia di urine yang pada akhirnya amonia itu akan mengkristal. Keempat, batu sistin dan xantin, dipicu oleh kelainan genetik dan langka terjadi.

Batu ginjal umumnya diderita oleh pria dan tidak menimbulkan kematian. Tingkat keparahannya bergantung pada posisi batu itu, bukan ukurannya. Artinya, bila posisi batu tidak menyumbat ureter meski berukuran besar sampai 1–2 cm, tidak menimbulkan masalah.

Ureter merupakan saluran yang mengalirkan air kemih dari pelvis renalis (bagian ginjal tempat berkumpulnya air kemih, red) ke dalam kandung kemih. Masalah muncul saat posisi batu menyumbat ureter bahkan pelvis renalis.

Penyumbatan itu menyebabkan nyeri punggung dan kolik renalis atau nyeri hebat di antara tulang punggung dan tulang pinggang yang menjalar ke perut, kemaluan, hingga paha dalam. Hal itu disebabkan oleh ureter berkontraksi sebagai respons terhadap kehadiran batu.

Kontraksi menyebabkan rasa nyeri dan kram yang hebat di perut. Batu ginjal yang menyumbat itu bila dibiarkan dapat merusak kerja ginjal atau gagal ginjal. Padahal, ginjal sepanjang 12,5 cm dengan tebal 2,5 cm itu memiliki 1 juta–4 juta nefron yang berperan menyaring 170 liter darah dalam 24 jam.

Ginjal juga penting menyaring limbah metabolik, kelebihan garam dan air dari darah, serta mengatur tekanan darah di tubuh. Kelebihan garam dalam aliran darah akibat menumpuknya zat tertentu yang memicu terjadinya batu ginjal. Garam berlebihan itu menjadi kristal.

Daun avokad

Daun avokad atau alpukat memiliki manfaat bagus untuk mengatasi batu ginjal. Daun avokad berkhasiat seperti keji beling, meniran, dan kumis kucing yang lebih dahulu populer mengatasi batu ginjal.

Daun avokad Persea americana terbukti tokcer mengatasi batu ginjal. Bukti empiris itu sejalan dengan hasil penelitian Anggara Hernas Saputra pada 2009. Periset dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor itu membuktikan daun avokad memiliki sifat antilithiasis atau menghambat pembentukan batu ginjal yang merupakan kristal kalsium oksalat.

Dalam riset tersebut tikus yang mendapat 3 ml/200 gram bobot badan (BB) ekstrak etanol daun avokad yang diasupkan melalui air minum memiliki kadar kalsium sebesar 0,060. Nilai itu lebih rendah 0,079 daripada tikus tanpa perlakuan dengan kadar kalsium 0,139.

Riset lain oleh Roby Oktaberan pada 2012 semakin mempertegas khasiat tanaman anggota famili Lauraceae itu sebagai peluruh batu ginjal. Periset dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran itu membuktikan ekstrak daun avokad mampu menurunkan kadar kalsium dalam urine tikus.

Namun, senyawa yang berperan sehingga kadar kalsium urine menurun belum tersibak. Hasil penelitian Sri Maryati dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung pada 2007 menyebutkan daun avokad memiliki sederet senyawa seperti tanin, flavanoid, kuinon, saponin, dan steroid.

Untuk teknis pengobatan, Anda bisa mengonsumsi air rebusan daun avokad. Rebus 7–8 daun avokad dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas setiap hari. Air rebusan diminum 2 kali, yaitu pagi dan sore hari.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Atasi Serangan Kumbang Tanduk dan Rontok pada Bunga Anggrek

Trubus.id—Kumbang tanduk Oryctes rhinoceros kerap membuat para hobiis anggrek geram. Pasalnya, menggerek pucuk bunga dan bagian tanaman anggrek lainnya...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img