Thursday, August 18, 2022

Evolusi Perdagangan Peranti Ikan

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Munculnya Cina sebagai raksasa baru penyedia produk-produk aksesori seperti pompa, filter, lampu, dan akuarium sebagai penyebab. Sejak medio 1990-an hingga 2000, pabrik-pabrik aksesori skala menengah dibangun di pusat-pusat bisnis di Cina seperti Beijing, Shanghai, Shantou, dan Guangzhou.

Menjamurnya pabrik-pabrik itu secara langsung menimbulkan evolusi di sektor perdagangan aksesori yang selama 2 dasawarsa dikuasai oleh produsen dari Eropa dan Amerika Serikat. Cina memang serius untuk menguasai pasar. Shanghai saja kini memiliki 500 farm yang memasok 1.600 perusahaan. Bahkan tak kurang dari 200 distributor produk aksesori ada di sana. Untuk kurun 2002 pasar ekspor aksesori Cina mencapai nilai US$4,69-juta. Nilai itu akan terus berkembang seiring pertumbuhan ekonomi Cina yang ratarata mencapai 8% per tahun.

Evolusi perdagangan membuat produsen aksesori di Eropa dan Amerika kini membuat kuota produksi berdasarkan total kapasitas produksi aksesori di Cina. Cina memang memiliki keunggulan. Mereka dapat menghasilkan aksesoris dengan harga lebih murah karena ditunjang kemudahan memperoleh bahan baku dan tenaga kerja. Mereka pun benar-benar serius membangun pabrikasi aksesori dengan menitikberatkan pada 4 sektor, yakni development, modification, pricing, dan sourcing

Kelebihan lain Cina mampu memenuhi tuntutan pasar yang semakin kompetitif dengan meluncurkan beragam produk. Untuk promosi mereka aktif mengikuti pameran-pameran internasional seperti Aquarama di Singapura dan Interzoo di Jerman. Bahkan untuk menyatukan visi Cina Growing Market, mereka menggelar eksibisi dan pameran internasional, Aquaria 2004 di Guangzhou, Cina Selatan.

Puncak dari perdagangan aksesori tak lepas dari tren ikan. Saat demam lou han melanda Asia terjadi peningkatan penjualan aksesori, pakan, dan obat-obatan ikan. Banyak variasi dan merek membanjiri pasar. Mulai dari berkualitas rendah hingga bermutu tinggi. Namun, menginjak pertengahan 2003 saat tren lou han mulai menurun, seleksi pun terjadi. Banyak produk berkualitas rendah tak mampu menggaet pasar lagi. Yang tetap bertahan produk berkualitas yang dihasilkan oleh produsen yang sudah terkenal. Itu bukti pasar tetap menginginkan aksesori bermutu tinggi.

Di bidang obat-obatan ikan sulit bagi produsen Asia menembus pasar barat. Penyebabnya, sudah banyak obat manjur buatan barat yang beredar dan diakui kehandalannya lantaran sudah melalui penelitian farmasi yang panjang. Meskipun demikian dari segi harga secara komparatif produk barat masih lebih mahal ketimbang produk Asia. Peluang itu kini sudah ditangkap oleh pelaku di Asia. Selain turut menciptakan obat murah, riset farmasi juga giat dilakukan. Salah satu bukti, Asia kini mampu membuat obat-obatan ikan berbahan baku tanaman herbal.

Di masa datang produsen aksesori harus mampu menciptakan produk bermutu tinggi, kompetitif, menarik, dan inovatif dalam penampilan desain. Perubahan cara pemasaran mutlak dilakukan. Di masa lalu, produk aksesori seolah berjalan sendiri tanpa promosi iklan melalui media. Namun dalam kaitan dengan banyaknya produk dan kompetisi yang tak terukur, pemilik merek tidak bisa lepas tangan tanpa mengiklankan dan memberi pengetahuan terhadap pentingnya produk yang dibuat. Pameran-pameran internasional juga memberi peluang untuk memperluas pasar.

Konsumen perlu diperlakukan seperti raja. Tuntutan mereka yang erat terkait dengan lifestyle perlu dipenuhi. Itulah tugas dari produsen aksesori untuk menghadirkan beragam produk yang memang dibutuhkan. Oleh karena itu setiap produsen perlu memiliki manajemen handal yang mampu mengerti kebutuhan dan prioritas konsumen. (Alvin Yap, direktur Marketing Ocean Free, produsen perlengkapan aksesori dan pakan Qian Hu Trading Ltd di Singapura)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img