Tuesday, August 9, 2022

Guangzhou

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sentra obat tradisional itu pun menjadi tempat pembelian bahan baku oleh PT Mingxing Pharmaceutical. Pabrik farmasi yang menjadi target liputan 2 wartawan Anda, Karjono dan Sardi itu, mengolahnya jadi 202 merek obat herbal. Atas jasa baik sinshe Yusuf, Vice President Mingxing, Zhang Die Zhong mengizinkan Trubus melihat proses pembuatan obat herba secara mekanis. Semua dikerjakan oleh mesin canggih seharga Y100-miliar. Untuk mencapai ruang itu, Trubus mesti 3 kali berganti jubah dan sandal. “Persis seperti ninja, hanya mata yang kelihatan,” ujar Karjono menceritakan pengalamannya pada temanteman di kantor.

Pembaca yang terhormat, selain Mingxing dan Qing Bing, 2 wartawan itu juga mengunjungi rumah sakit-rumah sakit yang meresepkan obat-obatan herba. Di samping itu mereka menggali informasi dari pengobat dan peneliti di institusi kesehatan sebagai pelengkap kupasan tema obat tradisional. Hasil perjalanan mereka dapat Anda nikmati pada rubrik Laporan Khusus.

Bila pada edisi ini kami menyajikan laporan luar negeri dari Cina, bulan depan giliran Thailand. Pertengahan bulan lalu kami menyelenggarakan tur ke Negeri Gajah Putih itu. Sejumlah 25 peserta keluar-masuk kebun selama 6 hari. Durian, buah naga, lengkeng dataran rendah, jeruk shogun, manggis, duku, umbut, dan kelapa aromatik, jambu bangkok tanpa biji, jambu air, serta anggur adalah sebagian dari komoditas yang mereka lihat di sana. Laporan perjalanannya kami sajikan di edisi Juli 2004. ****

 

Salam,

 

 

Onny Untung

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img