Monday, November 28, 2022

Gubal di Ujung Bedil

Rekomendasi

 

Perang Vietnam (1957-1975) antara tentara Vietkong dan Abang Sam memunculkan kejadian serupa. Berondongan senjata mitraliur dan bom napalm dari pesawat pembom Amerika banyak yang menerobos dinding kulit pohon gaharu. ‘Setelah perang berhenti banyak pohon yang kena tembak berisi gubal gaharu,’ ujar Dr Harry Wiriadinata, peneliti gaharu Puslit Biologi LIPI Cibinong, Bogor. Pantas kejayaan gaharu alam di sana terjadi pascaperang Vietnam.

Duduk perkara timah panas memicu terbentuknya gubal tak luput dari luka yang terjadi. Menurut Dr Ir Mucharromah MSc, luka itu menjadi jalan masuk mikroorganisme ke dalam jaringan pohon. Ini kurang lebih mirip cara tradisional dengan memaku pohon. Nah pohon gaharu yang terpapar bom napalm–seperti semburan api besar-di Vietnam ternyata bergubal juga. ‘Analoginya sama seperti kebakaran hutan. Pohon gaharu yang kena, kulitnya mengelupas. Kalau pohon itu hidup ia akan terinfeksi mikroorganisme,’ kata Mucharromah. Hasilnya tak lain dari gubal. (Dian Adijaya/Peliput: Faiz Yajri dan Tri Susanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id— “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari, Kecamatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img