Friday, December 2, 2022

Gudang Buah Eksotis

Rekomendasi

 

Gregori Garnadi Hambali hafal benar keistimewaan daerah itu. ‘Lokasi itu bekas kebun koleksi buah-buahan peninggalan pemerintahan Belanda,’ ujar pakar botani di Bogor itu. Buku Fruits and Fruits-culture in the Dutch East Indies karangan J. J. Ochse dan R. C. Bakhuizen van den Brink menyebut sawo, menteng, langsat, manggis, dan namnam tumbuh di sana. Semua buah khas Nusantara.

Waktu Greg melintasi jalan itu-pada 1970-an, mereka tumbuh berdampingan dengan buah introduksi dari berbagai negara. Sebut saja sirsak Anona muricata, alpukat Persea americana, kapulasan Nephelium mutabile, dan kesemek jepang Diospyros kaki. Sayang, sekarang semua tak tersisa. Kenangan akan Pasarminggu yang pernah jadi ‘gudang’ buah membuat Greg ikut berkepentingan mengoleksi tanaman buah: lokal maupun mancanegara.

Itu juga yang dilakukan banyak hobiis dan kolektor lainnya. Florida dan California di Amerika Serikat, Brasil, Australia, dan Thailand jadi incaran. Didapatlah tin, mamey sapote, black sapote, miracle fruit, abiu, lulo, dan jenis lainnya. Dari berbagai penjuru dunia buah-buah itu ‘digudangkan’ antara lain di Jakarta, Bogor, Demak, Wonosobo, Malang, dan Blitar. (Nesia Artdiyasa/Peliput: Destika Cahyana, Imam Wiguna, dan Rosy Nur Apriyanti)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tips Mengatur Pola Pakan Tepat untuk Kuda

Trubus.id — Berbeda dengan sapi, kuda termasuk hewan herbivora yang hanya mempunyai satu lambung (monogastrik) sehingga kuda sangat membutuhkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img