Monday, February 26, 2024

Herbal Awet Muda

Rekomendasi
- Advertisement -

Awet muda dengan rutin konsumsi kedelai dan blueberry.

Prof Dr drg Barunawaty Yunus, MKes, SpRKG tengah (K) masygul.Dokter sekaligus konsultan kesehatan itu melihat wajahnya di cermin. Kerutan kulit di sekitar mata mulai bermunculan. Lingkar hitam pada mata dan kantong mata juga membesar. Ketika ia meraba kulit pipi, terasa kasar, kering, elastisitas berkurang, dan pori-pori membesar.

Itulah tanda-tanda penuaan dini yang dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan. Namun, bagi kaum perempuan hal itu sebisa mungkin dihindari. “Apalagi bagi perempuan yang bekerja dan harus berinteraksi dengan banyak orang seperti saya. Penampilan yang segar itu penting dan harus selalu terjaga supaya komunikasi semakin lancar,” ujar Barunawaty. Itulah sebabnya perempuan 52 tahun itu memanfaatkan produk kecantikan penghambat penuaan dini.

Bahan kedelai

Kedelai mengandung isoflavon untuk merangsang kolagen senyawa anti penuaan dini.
Kedelai mengandung isoflavon untuk merangsang kolagen senyawa anti penuaan dini.

Alih-alih mendapatkan hasil wajah cantik, uang ratusan ribu terbuang sia-sia lantaran tidak ada perubahan setelah penggunakan produk. “Padahal, produk itu mengklaim mengandung bahan-bahan yang berkhasiat mengembalikan kondisi kulit menjadi kencang,” ujar guru besar Fakultas Kedoteran Gigi Universitas Hasanuddin itu. Itulah sebabnya Barunawaty berganti produk kecantikan.

Namun, kerutan justru semakin tampak jelas dan kelembapan kulit semakin berkurang. Padahal, dokter gigi itu selektif memilih produk kecantikan berbahan baku alami. Pada November 2015 ia tertarik pada penampilan rekan kerja yang selalu segar dan wajah berseri setelah rutin mengonsumsi minuman berbahan ekstrak kedelai. Bentuknya berupa serbuk yang harus dicampur air sehingga sohor sebagai soya milk.

Sejak Desember 2015 ia menggunakan soya milk. Barunawaty menuangkan 25 gram serbuk kedelai dalam segelas air minum, mengaduk, dan meminumnya. Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sultan Hasanudin, itu mengonsumsi sekali sehari pada malam hari sebelum tidur. Dua pekan kemudian, “Kulit yang semula kering mulai menjadi lembap dan kembali elastistisitasnya,” ujar Barunawaty.

Kini ia masih rutin mengonsumsi soya milk produksi PT Bintang Agneta itu dan semakin banyak merasakan manfaatnya. Keriput yang semula muncul di beberapa bagian wajah sudah hilang, kulit kembali lembut, lembap, dan elastis. Selain membuat kulit sehat dan segar, siklus haid Barunawaty kembali teratur setelah mengonsumsi produk berbahan baku kedelai itu.

Banyak koleganya yang kagum karena perubahan penampilannya yang semakin segar. Bahkan, banyak yang menyangka perempuan 52 tahun itu masih berusia 30 tahunan. Kedelai kaya protein nabati, enak, potensial menyehatkan, dan mengandung isoflavon. Riset Qinglu Wang dari Universitas Shandong, Tiongkok, kandungan isoflavon pada kedelai adalah fitokimia multimanfaat.

Antioksidan kuat

Blueberry kaya antioksidan pelindung sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Blueberry kaya antioksidan pelindung sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.

Salah satu faedah isoflavon adalah merangsang pembentukan kolagen untuk menjaga kesehatan dan elastisitas kulit, sehingga awet muda. Isoflavon juga mengandung zat aktif fitoestrogen. Khasiat isoflavon mirip hormon estrogen. Konsumsi secara rutin isoflavon meningkatkan kekenyalan kulit dan mengurangi efek penuaan dini. Komisaris PT Bintang Agneta, Welly Widadi, mengatakan soya milk juga mengandung glutathione sebagai antioksidan terkuat.

“Jenis super antioksidan itu banyak ditemui di dalam tubuh dan sangat mudah didapat dari asupan makanan sehari-hari. Glutathione menangani radikal bebas, mengusir racun yang masuk ke dalam tubuh sebelum racun itu menimbulkan kerugian,” kata Welly. Kadar glutathione dalam tubuh menurun seiring bertambahnya usia. Soya milk yang mengandung glutathione bersifat membangkitkan kembali potensi tubuh menghasilkan musuh radikal bebas itu.

Berkurangnya radikal bebas akan mengembalikan kecerahan warna kulit di seluruh badan, melembutkan dan menghaluskan tekstur kulit, kulit kembali kenyal, menghambat serta memudarkan kulit berkerut. Herbal antipenuaan dini lainnya adalah blueberry. Buah kecil berwarna biru tua itu lazim tersedia dalam bentuk olahan. James Joseph PhD dari Laboratorium Neuroscience, Tufts University, Amerika Serikat, menyebut blueberry buah ajaib.

Buah yang kini dibudidayakan di Indonesia itu membantu menyelesaikan masalah kulit, berperan melawan penyakit berat seperti jantung dan kanker. James Joseph menyimpulkan blueberry memiliki kandungan antioksidan tertinggi per porsi makan. Periset itu membandingkan blueberry dengan 24 jenis buah segar, 23 sayuran, 16 bumbu, dan rempah-rempah, 10 jenis kacang, dan 4 buah-buahan kering.

Penuaan dini semakin mudah diatasi karena sudah tersedia produk alami yang berperan sebagai antiaging.
Penuaan dini semakin mudah diatasi karena sudah tersedia produk alami yang berperan sebagai antiaging.

Blueberry mengandung senyawa antosianin, pigmen tanaman yang bersifat antioksidan. Kandungan antosianin, proantosianidin, resveratrol, flavonol, dan tanin yang terkandung dalam buah blueberry menghambat kerusakan sel, perkembangan sel kanker, dan inflamasi atau radang.

Wani (40 tahun) di Cipayung, Jakarta Timur, merasakan khasiat blueberry. Pada Desember 2015 jerawat memenuhi wajahnya. Atas saran rekan ia mengonsumsi sebotol Blueberry Concentrate produksi Green World Indonesia setiap hari. Pada hari ke-15, jerawat berkurang. Tepat pada hari ke 20, jerawatnya hilang dan wajahnya yang semula kering kembali segar. Saat ini ia tetap mengonsumsi, tetapi dosisnya dikurangi menjadi 1 botol untuk 2 hari.

Kulit kenyal

Prof Barunawaty memiliki kulit yang lembap dan segar berkat rutin konsumsi soya milk.
Prof Barunawaty memiliki kulit yang lembap dan segar berkat rutin konsumsi soya milk.

Radikal bebas menjadi penyebab utama proses penuaan dini pada era modern. Menurut ahli herbal dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Dr Agung Endro Nugroho MSi. Apt, paparan berbagai polutan di sekitar seperti asap tembakau, radiasi, asap kendaraan, makanan berpengawet, dan makanan berlemak tinggi adalah sumber radikal bebas. Produksi radikal bebas berlebihan dapat menyebabkan premature aging atau penuaan dini.

Cara mengatasinya dengan mengonsumsi makanan sumber antioksidan tinggi seperti blueberry. Antioksidan yang terkandung dalam blueberry membantu mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Radikal bebas bertanggung jawab atas penuaan tubuh. Makanan yang kaya antioksidan dengan demikian menciptakan efek antipenuaan. Tingginya kandungan vitamin C dalam blueberry juga membantu memperlambat proses penuaan.

“Antioksidan dapat menangkal perusakan sel oleh radikal bebas, melindungi dan meregenerasi kerusakan sel pada organ-organ tubuh, termasuk  sel kulit dan mata,” ujar Dr Tommy, konsultan kesehatan PT Green World. Sebagai anti-aging, kandungan antioksidan dalam blueberry memperbaiki kondisi orang yang sudah mengalami gejala penuaan dini. blueberry dapat meregenerasi kerusakan sel kulit sehingga kulit menjadi halus dan sehat.” Produk antiaging lain adalah Blueberry Soybean Milk Drink, sebuah inovasi baru menggabungkan khasiat antioksidan penangkal kerusakan sel dan kolagen dari kedelai untuk menjaga keremajaan kulit, menyamarkan kulit keriput, dan menjaga elastisitas jaringan ikat pada kulit.

Menurut Agung Endro Nugroho untuk mencegah penuaan dini rutin mengonsumsi sayuran dan buah-buahan segar sebagai sumber antioksidan alami dan sumber nutrisi bagi kulit. Sempatkan untuk berolahraga secara teratur, karena mampu membantu membentuk sel-sel kulit baru dan memperbaiki sel-sel kulit mati. Tidur yang cukup untuk menghilangkan ketegangan otot setelah seharian beraktivitas. Biasakan selalu berpikir positif untuk mencegah dan menghindari penuaan dini. (Muhammad Hernawan Nugroho)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Inovasi Pakan Itik: Riset Ilmiah Membuktikan Eceng Gondok Terfermentasi Meningkatkan Bobot Itik

Trubus.id—Riset ilmiah membuktikan eceng gondok terfermentasi meningkatkan bobot itik. Siska Fitriyanti, S.Si, M.P., peneliti muda di Badan Penelitian dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img