Tuesday, January 13, 2026

Inovasi BRIN Hadirkan Tekstil Antibakteri Jeruk Nipis dan Pelapis Tahan Erosi untuk Industri Energi

Rekomendasi
- Advertisement -

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material (ORNM) mendorong lahirnya inovasi berbasis riset yang berdampak langsung bagi kesehatan masyarakat dan efisiensi industri nasional. Dua inovasi terbaru yang dikembangkan meliputi tekstil antibakteri berbasis mikrokapsul minyak atsiri jeruk nipis serta pelapis komposit nikel–kromium (Ni–Cr) untuk meningkatkan ketahanan erosi komponen boiler pembangkit listrik.

Tekstil antibakteri tersebut memanfaatkan minyak atsiri Citrus aurantifolia yang ramah lingkungan dan efektif sebagai agen antibakteri. Teknologi mikrokapsul memungkinkan pelepasan senyawa aktif secara bertahap sehingga fungsi antibakteri lebih tahan lama dan optimal.

Produk tekstil fungsional ini berpotensi diaplikasikan pada pakaian medis, olahraga, militer, hingga berbagai produk fungsional lainnya. Inovasi tersebut juga dapat dipadukan dengan bahan hidrofobik sehingga bersifat kedap air serta memiliki fungsi tambahan seperti perlindungan sinar ultraviolet, tahan api, dan pengatur suhu.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN, Tatang Wahyudi, menyatakan bahwa pengembangan tekstil antibakteri kian relevan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap higienitas. Tren publikasi global di bidang ini tumbuh sekitar 26–27 persen per tahun, terutama sejak pandemi Covid-19.

Selain sektor kesehatan, BRIN juga mengembangkan pelapis komposit Ni–Cr menggunakan metode high velocity oxy-fuel (HVOF) untuk meningkatkan ketahanan erosi komponen boiler pembangkit listrik tenaga uap. Teknologi ini dinilai strategis karena kebutuhan listrik nasional diproyeksikan terus meningkat hingga 2050, sementara batu bara masih menjadi sumber energi beban dasar.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Komposit dan Biomaterial BRIN, Erie Martides, menjelaskan bahwa pelapis Ni–Cr berketahanan erosi tinggi mampu memperpanjang umur pakai komponen boiler. Lapisan tersebut diharapkan menekan biaya perawatan sekaligus meningkatkan efisiensi dan keandalan pembangkit listrik.

Kepala ORNM BRIN, Prof. Ratno Nuryadi, mengapresiasi berbagai inovasi yang dipaparkan dalam webinar ORNAMAT ke-78 yang digelar secara daring pada Selasa (23/12). Menurutnya, ORNAMAT menjadi wadah diseminasi riset dan dialog ilmiah untuk mempertemukan gagasan serta membuka peluang kolaborasi lintas disiplin dan institusi.

Artikel Terbaru

Mengenal Superflu: Benarkah Ini Penyakit Baru?

Belakangan ini istilah "superflu" mendadak ramai dibicarakan. Menurut dosen dari Fakultas Kedokteran, Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. dr. Desdiani,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img