Tuesday, February 27, 2024

Inovasi Kopi Biji Pepaya, Pembuatannya Sangat Mudah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Daging buah pepaya menjadi bagian yang paling banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Adapun bagian buah pepaya yang sering dibuang yakni bagian biji. Uniknya, agar biji pepaya bisa dimanfaatkan ada sebuah inovasi kopi yang dibuat dari biji pepaya.

Kopi biji pepaya itu kreasi mahasiswa KKN UNY di Dukuh Karang Duwet, Mranggen, Jatinom, Klaten. Menurut Listia Nur Ramadhani, Ketua KKN UNY, Dukuh Karang Duwet, inovasi pembuatan kopi biji pepaya ini karena melihat potensi alam yang melimpah di Desa Mranggen yakni tanaman pepaya yang berjumlah banyak. 

“Konsumsi yang tinggi, yang sering dimanfaatkan yaitu daging buah pepayanya, sementara itu biji pepaya sering dibuang oleh masyarakat. Padahal dari biji pepaya tersebut memiliki khasiat yang bagus,” kata Listia seperti dikutip dari laman Universitas Negeri Yogyakarta.

Frederico Yohanes Weruin, peracik kopi biji pepaya, mengatakan, dalam pembuatan kopi biji pepaya bahan dan alat yang dibutuhkan antara lain biji pepaya, nampan, wajan, blender, sendok makan dan sendok teh, serta saringan dan coffee bag.

Cara membuatnya, kupas buah pepaya yang sudah matang, lalu ambil biji pepaya yang berwarna kehitaman. Cuci biji pepaya hingga kulit luarnya terkelupas. Selanjutnya, letakkan biji yang sudah dicuci di atas nampan, lalu jemur di bawah terik sinar matahari selama 2–3 hari hingga kondisi biji menjadi kering.

Setelah itu, lakukan penyangraian dengan api kecil selama kurang lebih 10 menit hingga biji pepaya berwarna cokelat kehitaman dan memiliki bau yang khas seperti bau kopi. Dinginkan biji pepaya di suhu ruangan selama kurang lebih 30 menit.

Haluskan biji pepaya menggunakan blender jika jumlah banyak atau ulekan jika jumlah sedikit hingga menjadi bubuk, lalu disaring. Masukkan bubuk kopi biji pepaya ke kantong filter (coffee bag) agar ampasnya tidak ikut larut bersama ekstrak atau sarinya, kopi biji pepaya siap dinikmati.

“Kopi ini herbal dan bebas kafein,” kata Frederico, mahasiswa prodi Kimia FMIPA UNY tersebut.

Menurut Istiqomah, salah seorang warga, kopi biji pepaya murni memiliki rasa yang sedikit pahit seperti kopi hitam, setelah ditambah penambah rasa (jahe) dan pemanis alami (madu) rasa yang tadinya agak pahit menjadi manis dan hangat.

Bau kopi biji pepaya murni baunya menyengat, tetapi setelah ditambah jahe dan madu bau menyengatnya hilang dan memiliki bau yang harum. Selain itu, warnanya lumayan menarik seperti kopi berwarna coklat.

“Pembuatannya praktis dan mudah dipraktikkan di rumah karena hanya memakai alat yang sederhana, bisa menjadi minuman herbal untuk ibu-ibu,” kata Istiqomah.

Produk inovatif kopi biji pepaya ini dikenal dengan nama COPAS (Coffee from Papaya Seed).Diharapkan dengan adanya kopi biji pepaya dapat menunjang perekonomian masyarakat Mranggen, sekaligus menjadi ikonik Desa Mranggen.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Konsumsi Jamur dari Hasil Budidaya Organik

Trubus.id— Prinsip dasar pertanian atau budidaya jamur organik memang meminimalkan penggunaan bahan dari luar lingkungan seperti penambahan zat tumbuh...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img