Inovasi Masker Kombinasi Lidah Buaya dan Kopi Robusta

Rekomendasi

Trubus.id – Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil mengembangkan masker wajah berbahan kombinasi lidah buaya dan kopi robusta. Inovasi ini menjadi solusi baru dalam dunia kecantikan berbasis bahan alami dan lokal.

Adalah Apt. M. Fariez Kurniawan, M.Farm., M.M., dosen Program Studi Profesi Apoteker UMY, yang memimpin riset pembuatan masker peel off tersebut. Ia memanfaatkan dua komoditas unggulan Indonesia yang sebelumnya hanya digunakan secara terpisah dalam produk perawatan kulit.

“Selama ini, kosmetik hanya mengandung salah satu—lidah buaya atau kopi. Padahal, keduanya mengandung antioksidan tinggi yang efektif melawan radikal bebas akibat sinar UV,” ujar Fariez, Sabtu (5/7), di Laboratorium Fitomedicine UMY.

Lidah buaya dikenal kaya vitamin C dan E serta mudah dibudidayakan. Sementara kopi robusta mengandung kafein dan antioksidan alami yang berkhasiat menjaga kesehatan kulit.

Kombinasi kedua bahan ini dinilai memberikan efek sinergis dalam menjaga kelembapan dan kecerahan kulit wajah. Terlebih, produksi robusta di Indonesia melimpah, menjadikannya pilihan strategis untuk pengembangan produk massal.

Proses pembuatan masker cukup sederhana dan ramah lingkungan. Ekstrak kopi dibuat melalui pelarut alkohol, sedangkan sari lidah buaya diambil langsung dari dagingnya tanpa bahan kimia.

Melansir pada laman UMY, Fariez menyebut, sari lidah buaya dicampur dengan ekstrak kopi dan bahan kosmetik standar. Hasil akhirnya berupa masker peel off dengan tekstur yang pas dan siap diuji lebih lanjut.

Bersama mahasiswanya, Yusrina Khairani, Fariez melakukan uji stabilitas fisik dan aktivitas antioksidan. Hasilnya, masker ini memiliki daya antioksidan setara dengan produk komersial ternama.

Uji coba juga dilakukan pada 24 responden perempuan dengan berbagai jenis kulit. Seluruh peserta tidak menunjukkan reaksi iritasi, bahkan merasa lebih nyaman dan segar usai pemakaian.

“Setengah dari responden langsung mencoba di wajah dan tetap aman,” jelas Fariez. Sensasi dingin dari lidah buaya juga membuat kulit lebih lembap dan tidak kering seperti efek peel off biasa.

Inovasi ini telah didaftarkan untuk memperoleh hak paten, dengan dukungan hibah dari Kemdikbud Ristek. Fariez menargetkan produk ini bisa diproduksi luas dan siap bersaing di pasar kosmetik.

Artikel Terbaru

Distribusi Pangan Pengaruhi Keterjangkauan Harga Beras dan Cabai

TRUBUS.ID – Surplus pangan nasional belum menjamin masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Dosen Ekonomi Pertanian dan Agribisnis...

More Articles Like This