Saturday, April 20, 2024

Integrasi Kelapa dan Padi Gogo di Sukabumi : Sudah Tanam di 17.090 Hektare

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan menargetkan penanaman 500 ribu hektare (ha) padi gogo pada 2024 di lahan perkebunan sawit dan kelapa seluruh Indonesia.

Kegiatan itu merupakan implementasi program terobosan dalam mendukung akselerasi peningkatan produksi padi nasional. Integrasi penanaman padi gogo  dengan tanaman kelapa itu misalnya di lahan 1 ha di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. 

Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan Ditjen Perkebunan Kementan, M. Rizal Ismail menuturkan target penanaman padi gogo di Sukabumi 4.165 ha. Realisasi musim tanam Oktober – Februari 2024 sebesar 17.090 ha.

Penanaman padi gogo itu dilakukan kelompok tani Simpur Mekar yang didukung Koramil Surade dan Polsek Surade. Kegiatan itu juga dihadiri oleh anggota kelompok tani, penyuluh pertanian dan jajaran staf Dinas Pertanian Sukabumi.

Pada Penanaman padi gogo (9/03) itu dilakukan penyerahan bantuan benih padi gogo sebesar 150 kg varietas Inpari 42. Penanaman itu sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mengakselerasi peningkatan produksi beras nasional.

Rizal menuturkan Kementan sangat fokus meningkatkan produksi padi gogo integrasi dengan tanaman perkebunan yakni sawit dan kelapa. Maka Kementan menyiapkan bantuan gratis untuk petani yakni benih, alat mesin pertanian (alsintan), pupu, dan lainya bahkan pendampingan untuk penanganan masalah dannpenerapan teknologi.

Sambil menghaturkan rasa terima kasih Ketua Kelompok Tani Simpur Mekar, Abeng Mulyani juga menyampaikan bahwa selama ini yang menjadi kendala petani adalah kebutuhan benih, pupuk dan Alsintan.

“Tapi dengan hadirnya program Kementerian Pertanian, masalah bibit dan lainya terselesaikan sehingga petani bisa mempercepat tanam,”  ujar Abeng dilansir pada laman Ditjenbun.

Program tanam padi gogo di lahan perkebunan jenama Kesatria (Kelapa Sawit dan Kelapa Tumpang Sari Tanaman Pangan) merupakan kegiatan kolaborasi Direktorat Jenderal Perkebunan bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dengan stake holder perkebunan baik perkebunan rakyat maupun perkebunan besar negara dan swasta.

“Program ini sebagai upaya mengoptimalkan lahan perkebunan sawit dan kelapa serta menambah penghasilan bagi pekebun selama masa peremajaan sawit dan kelapa. Lahan yang dapat ditumpangsarikan dengan padi gogo seluas 540 ribu hektar yang dapat ditumpangsarikan dengan padi lahan kering (Padi Gogo). Program Kesatria ini diharapkan memberi tambahan produksi 1 juta ton Gabah Kering Panen,” ujar Dirjen Perkebunan, Andi Nur Alam Syah.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Resep Khusus Atasi Wereng pada Tanaman Padi

Trubus.id—Serangan wereng berulah, petani terancam gagal panen. Serangga itu hidup dengan mengisap cairan padi sehingga tanaman mengering dan mati....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img