IPB University dan UM Kuningan Jajaki Pengembangan Obat Herbal di Gunung Ciremai

Rekomendasi
- Advertisement -

IPB University menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan untuk menggali potensi obat herbal di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Science Techno Park (STP) IPB University, Kampus Taman Kencana, Kota Bogor, pada 7 April 2026.

MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin.

Wawang menyampaikan apresiasi atas peluang kerja sama yang diberikan IPB University. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi UM Kuningan yang baru memasuki tahun kedua setelah penggabungan dari beberapa institusi pendidikan.

“Penandatanganan MoU ini menjadi motivasi bagi kami untuk berkembang menjadi perguruan tinggi yang lebih berkualitas,” ujar Wawang.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa UM Kuningan saat ini memiliki 14 program studi. Termasuk farmasi yang berfokus pada pengembangan obat herbal. Kedekatan wilayah kampus dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai dinilai sebagai peluang besar untuk pengembangan biofarmaka.

Namun, ia menyebut keterbatasan fasilitas penelitian modern masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, pihaknya berharap dapat melakukan kolaborasi riset dengan IPB University. Khususnya di bidang biofarmaka dan hilirisasi produk herbal.

Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan pada pengembangan sektor peternakan. UM Kuningan yang memiliki program studi peternakan melihat potensi besar di wilayah Kuningan dalam pengembangan sapi dan ayam. Kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Alim menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai UM Kuningan memiliki potensi besar untuk berkembang. Terutama dengan program studi yang relevan dengan keunggulan IPB University.

IPB University memiliki 14 fakultas dengan ratusan program studi serta didukung lebih dari 1.500 dosen. Ia juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Mulai dari riset bersama, program pendidikan, hingga skema fast track bagi mahasiswa UM Kuningan untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi di IPB University.

“Kami terbuka untuk berbagai bentuk kerja sama. Termasuk pengembangan riset tematik di bidang pangan, pertanian, dan kesehatan, serta kolaborasi dalam program pengabdian kepada masyarakat,” tutur Alim.

Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pengembangan riset biofarmaka berbasis potensi lokal Gunung Ciremai. Harapan lainnya yakni meningkatkan kapasitas akademik dan kontribusi kedua institusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sumber: https://www.ipb.ac.id/news/index/2026/04/ipb-university-dan-um-kuningan-jalin-kerja-sama-gali-potensi-obat-herbal-di-gunung-ciremai/

https://trubus.id/wp-content/uploads/2026/08/spanduk-roll-banner-website.jpg.jpeg
Artikel Terbaru

Ekspor Udang Indonesia Tembus Rp148,2 Miliar, Karantina Perkuat Pengawasan

Trubus.id — Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperkuat pelayanan karantina untuk mendukung kelancaran ekspor komoditas perikanan Indonesia. Penguatan dilakukan untuk memastikan...

More Articles Like This