Thursday, December 8, 2022

Jangan Salah Pilih Ketakung

Rekomendasi

Kejadian serupa kerap dialami hobiis lain. Kantong beruk pertama yang Meilfin Roza peroleh dari Gunung Singgalang di Sumatera Barat hanya bertahan 2 bulan. Untung, Meilfin tak kapok merawat kantong semar. Berkali-kali mencoba, akhirnya ia sampai pada kesimpulan, Kalau kita tinggal di dataran rendah, jangan coba-coba memelihara nepenthes dataran tinggi. Tanaman mungkin saja hidup, tapi mogok berkantong. Sebaliknya juga begitu, kata pria yang mengoleksi N. bicalcarata setinggi 2 m seharga Rp12-juta itu.

Secara garis besar, kantong semar dibedakan dalam 3 kategori. Dataran tinggi – highland, sedang, dan rendah – lowland. Yang disebut pertama, hidup pada ketinggian di atas 700 m dpl. Contohnya N. adrianii, N. adnata, dan N. lowii. Jenis dataran sedang, antara 300 – 700 m dpl. Misalnya, N. papuana dan N. pervillei. Sedangkan jenis dataran rendah, 0 – 300 m dpl, seperti N. thorelii dan N. ampullaria.

Suhu

Habitat ketakung yang tumbuh di gunung jelas berbeda dengan yang hidup di pinggir pantai. Perbedaan suhu dan kelembapan bak bumi dan langit. Nepenthes dataran rendah sampai sedang membutuhkan suhu sekitar 27 – 35?C di siang hari dan 21 – 27?C pada malam hari. Sedangkan jenis dataran tinggi, 21 – 29?C pada siang hari dan 12 – 18?C di malam hari.

Para penyuka suhu panas dan kelembapan rendah tidak akan tahan jika dipelihara di pegunungan. Kalaupun hidup, biasanya tidak mengeluarkan kantong atau kantong mengecil, ujar Ir Uhan Suhanta, hobiis nepenthes di Bandung Selatan. Begitu juga sebaliknya, memelihara ketakung dataran tinggi di dataran rendah akan sangat sulit, kecuali dengan perlakuan khusus.

Sebut saja N. gymnamphora asal Gunung Slamet, Purwokerto, yang berketinggian 3.432 m dpl. Ia termasuk jenis kantong semar paling rewel. Daya adaptasinya (di dataran rendah, red) kurang bagus, ujar Adrian Yusuf Wartono, ketua Divisi Nepenthes Indonesia di Malang, Jawa Timur. Kalaupun hidup, ukuran kantong tidak maksimal. Karenanya hobiis pemula tidak dianjurkan untuk memelihara N. gymnamphora. Kecuali mereka tinggal di ketinggian lebih dari 500 m dpl. Syarat lain, kelembapan udara harus lebih dari 80%. Jika kurang, kantong tidak terbentuk, daun menggulung dan mengering.

Kalau tetap ngotot ingin memelihara ketakung gunung di dataran rendah, perlu rekayasa lingkungan. Malesiana Tropical, di Kuching, Serawak, merawat N. alata yang tumbuh di ketinggian 400 – 2.400 m dpl di ruangan cool house. Suhu di ruangan ber-AC 1 PK itu 26?C pada siang hari.

Pantas bila lebih mudah untuk memelihara ketakung asal dataran rendah. Sebut saja N. campanulata, N. danseri, N. masoalensis, dan N. rowanae. Pilihan lain, memilih nepenthes yang memiliki daya adaptasi tinggi, misal N. hirsute dan N. veitchi. Di Malesiana Tropical, N. sumaterana yang berasal dari ketinggian 0 – 1.000 m dpl diletakkan di rumah plastik biasa. Rumah plastik cukup dilengkapi dengan jaring penaung 55% dan atap plastik pencegah hujan.

Jenis

Dari 103 spesies nepenthes yang terdata, 61 jenis tumbuh di dataran tinggi. Sedangkan sisanya hidup di dataran rendah dan menengah sampai tinggi. Sebagian besar kantong semar di Sumatera, Sabah, dan Sarawak tumbuh di pegunungan. Sementara di Kalimantan lebih banyak nepenthes yang adaptif tumbuh di dataran rendah sampai tinggi.

Penggolongan periuk monyet di atas berdasarkan sebaran di alam. Hal itu tidak berlaku bila nepenthes telah dibudidayakan. Contohnya N. anamensis. Dulu kantong semar itu digolongkan sebagai spesies highland oleh Borneo Exotics – nurseri di Srilanka. Kini N. anamensis dinobatkan sebagai jenis lowland. Perubahan penggolongan dilakukan karena ketakung itu ternyata setelah dibudidayakan bisa tumbuh bagus di dataran rendah.

Nah, kini Anda tinggal menentukan jenis nepenthes yang cocok dengan tempat tinggal. Itu supaya kejadian yang dialami Sofjan tidak terulang. (Rosy Nur Apriyanti/Peliput: Lastioro Anmi Tambunan)

Spesies Nepenthes Adaptif di Dataran Rendah sampai Tinggi

No

Nama

Tempat Asal

Ketinggian ( m dpl)

1.

N. alata

Filipina

400 – 2400

 

 

 

 

2.

N. albomarginata

Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya

0 – 1100

3.

N. ampullaria

Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya, papua

0 – 2100

4.

N. belii

Filipina

250 – 800

5.

N. bicalcarata

Kalimantan

0 – 950

6.

N. clipeata

Kalimantan

600 – 800

7.

N. eustachya

Sumatera

0 – 1600

8.

N. gracilis

Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya, Sulawesi

0 – 800

9.

N. hirsuta

Kalimantan

200 – 1100

10.

N. insignis

Papua

80 – 850

11.

N. longifolia

Sumatera

300 – 1100

12.

N. mirabilis

 

0 – 1500

13.

N. northiana

Sarawak

0 – 850

14.

N. rafflesiana

Sumatera, Kalimantan, Semenanjung Malaya

0 – 1000

15.

N. reindwardtiana

Sumatera, Kalimantan

0 – 2100

16.

N. sanguinea

Semenanjung Malaya

300 – 1800

17.

N. stenophylla

Kalimantan

400 – 2600

18.

N. thorelii

Thailand

0 – 200

19.

N. truncata

Filipina

230 – 600

20.

N. veitchii

Kalimantan

0 – 1800

Sumber: dari berbagai sumber, diolah

Spesies Nepenthes Adaptif Dataran Tinggi

 

No

Nama

Tempat Asal

Ketinggian (m dpl)

1.

N. adnata

Sumatera

700 – 1000

2.

N. adrianii *

Jawa

>1100

3.

N. aristolochioides

Sumatera

2000 – 2200

4.

N. bongso

Sumatera

1000 – 2700

5.

N. copelandii

Filipina

700 – 1200

6.

N. fusca

Sabah

800 – 2500

7.

N. gracilima

Semenanjung Malaya

1300 – 2100

8.

N. hamata

Sulawesi

1400 – 2500

9.

N. khasiana

India

1000

10.

N. lowii

Sabah

1800 – 2000

11.

N. macrophylla

Sabah

2200 – 2400

12.

N. maxima

Sulawesi, Maluku, papua

800 – 2500

13.

N. pectinata

Sumatera

950 – 2750

14.

N. pilosa

Kalimantan

1000 – 1800

15.

N. rajah

Sabah

1500 – 2650

16.

N. ramispina

Semenanjung Malaya

900 – 2000

17.

N. spathulata

Sumatera

1100 – 2900

18.

N. spectabilis

Sumatera

1450 – 2000

19.

N. tobaica

Sumatera

300 – 2750

20.

N. ventricosa

Filipina

1200 – 1500

*) data Juli 2006, spec.nova, spesies baru yang belum diresmikan,

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Lengkap! Budidaya Cacing Sutra Sistem Apartemen Hemat Tempat dan Air

Trubus.id — Peningkatan tren ikan hias diikuti dengan permintaan pakan tinggi. Cacing sutra menjadi salah satu pakan ikan hias...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img