Monday, November 28, 2022

Jaring Tebal : Tahan Penyakit dan Lebih Manis

Rekomendasi

Tak hanya digemari penikmat melon, hass jadi andalan pekebun. Sebut saja Andi Wijaya, pekebun di Jawa Timur. Pria yang akrab dipanggil Ko Ming itu langsung mengebunkan 200 tanaman di Turen, Jawa Timur. Hass memang cocok ditanam di dataran rendah sampai menengah, berketinggian 500 m dpl. Waktu panen pun relatif singkat. Setelah 65 hari tanam, buah segar dapat dipetik.

?Hass termasuk jenis bagus. Meski musim hujan, rasa buah tetap manis dengan kadar 14o briks. Yang menarik bobotnya besar, ? ujar pria kelahiran Malang itu. Bukan hanya itu, hass bandel terhadap penyakit layu, downy mildew , dan embun tepung. Musim hujan tidak menjadi penghalang baginya ketika diujicoba Ko Ming pada Oktober 2005. Namun yang tahan di musim hujan bukan hass semata, tapi ada juga boss dan mass.

Boss

Boss tak jauh beda dengan hass. Debutan baru keluaran Inko Seed itu juga sama unggulnya. Jaring tebal dan menyebar rata di permukaan kulit yang berwarna hijau. Untuk menguningkan kulitnya tak perlu diberi zat ethrel seperti yang kerap dilakukan pekebun. Itu salah satu kelebihan boss.

Sosok buah bulat dan padat. Ketika terbelah, tampak daging berwarna kuning ngejreng . Di pasaran boss dijual seharga Rp3. 500 -Rp4. 000/kg. Rasa sama manis dengan penampilannya. Bila diukur, tingkat kemanisan mencapai 15 -16 o briks. Tekstur daging renyah saat sepotong boss digigit. Itu karena berkadar air rendah.

Selain manis, waktu panen tergolong cepat, yakni 36 hari setelah pembungaan. Bobot buah rata-rata mencapai 2 -3 kg. Sosok tanaman kokoh. Jenis ini tahan terhadap penyakit layu, downy mildew , dan powdery mildew . Keunggulan lain, daya simpan boss cukup lama, hampir 2 minggu dari sejak petik. Karena daya tahan itu ia aman dikirim ke tempat jauh.

Mass

Beda lagi dengan mass. Pertumbuhan yang seragam menjadi keunggulan melon satu ini. Daun ditutupi warna hijau gelap dan tebal. Itu membuatnya tahan terhadap penyakit layu, downy mildew, dan embun tepung.

Sosoknya mirip boss. Ketika dibelah, tampak daging buah hijau bersemburat putih. Aroma daging pun menggiurkan. Apalagi saat menikmatinya, ehm. . . manis. Bila diukur, kadar kemanisan melon ini mencapai 150 briks.

Dibanding dua pesaingnya di atas, mass lebih genjah. Anda dapat memanennya 34 hari setelah pembungaan. Cepatnya waktu panen membuat mass menjadi andalan pekebun. Bobot buah rata-rata 2, 5 kg. Daya simpan setelah petik sampai 14 hari. Mass dapat dijumpai di pasar swalayan dengan harga Rp3. 500 -Rp4. 000/kg.

Galuh

Balai Penelitian Tanaman Buah, Solok, Sumatera Barat, pun mengeluarkan varietas melon berjaring tebal. Antara lain galuh, indorif, dan kanaya. Ketiganya dilepas sebagai varietas unggul pada Juli 2005 dan memiliki tingkat kemanisan tinggi.

Galuh bersosok oval, memiliki kadar kemanisan 17,5o briks. Buah berwarna hijau itu berjaring tebal putih. Saat dibelah tampak daging buah berwarna jingga kemerahan. Aroma harum pun menguar. Kress . . . daging berketebalan 5,2 cm itu terasa renyah. Tak perlu lama menunggu hadirnya galuh, karena setelah 65 – 70 hari tanam, buah dapat dipanen. Produksi 20 -25 ton per ha. Setelah panen, galuh tahan disimpan selama 17 – 20 hari pada suhu kamar. Tak hanya itu saja, galuh beradaptasi baik di ketinggian 0 -400 m dpl.

Indorif

Lain lagi indorif. Buah oval berwarna hijau dengan jaring putih itu memiliki tingkat kemanisan 16, 5 0 briks. Meski kemanisan di bawah galuh, tapi aroma buah lebih harum dan kuat. Ketika daging buah terbelah tampak warna putih kehijauan mengkilap. Dengan kadar air 94%, indorif terasa agak renyah dikunyah.

Buah berbobot 1,6 – 2 kg itu beradaptasi baik di ketinggian 0 -400 m dpl. Umur panen sama dengan galuh, 65 -70 hari setelah tanam. Dari tanah seluas 1 ha dapat dipanen 16 -20 ton. Selain itu indorif tahan disimpan 14 -16 hari pada suhu kamar.

Kanaya

Melon hibrida satu ini agak berbeda ketimbang galuh dan indorif. Tekstur daging buah agak lembek. Itu karena kadar air cukup tinggi, 93, 5%. Meski demikian aroma harum tetap menguar, apalagi ketika buah dibelah. Saat itu tampak daging buah berwarna jingga. Kanaya lebih manis dibanding indorif. Buah bersosok oval itu mempunyai kadar kemanisan 17o briks.

Buah berbobot 2, 0 – 2,5 kg itu dapat dipanen 65 – 70 hari setelah tanam. Dalam luasan 1 ha dapat diperoleh 15 -18 ton. Kanaya pun cocok ditanam di ketinggian 0 -400 m dpl. Tak hanya itu saja, setelah panen kanaya tahan disimpan 18 -20 hari. Karena daya tahan itu, ia aman dikirim ke tempat jauh. (Lastioro Anmi Tambunan)

Previous articleSuperred Anda Berdarah Murni?
Next articleBerkat Lumpur
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img